
Mohammad Zaki Ubaidillah, atau yang akrab disapa Ubed, berhasil mencatatkan namanya dalam sejarah bulu tangkis Indonesia setelah menjuarai nomor tunggal putra di Asia Junior Championships (AJC) 2025. Gelar ini menjadi yang pertama kali diraih atlet tunggal putra Indonesia dalam 24 tahun terakhir, sebuah prestasi yang sebelumnya belum pernah terulang sejak Taufik Hidayat merebutnya pada 1997.
Bonus Puluhan Juta sebagai Apresiasi Prestasi
Atas pencapaian spektakuler tersebut, PB Djarum memberikan penghargaan khusus kepada Ubed berupa bonus deposito senilai Rp45 juta dan satu unit televisi Polytron 43 inci. Penyerahan bonus ini berlangsung dalam acara bertajuk "Penghargaan Atlet PB Djarum Juara Asia Junior Championships 2025" yang diadakan di Jakarta pada Rabu, 13 Agustus 2025. Selain Ubed, empat atlet PB Djarum lain yang meraih prestasi di AJC 2025 juga menerima penghargaan berupa televisi Polytron 43 inci, yakni pasangan Ikhsan Lintang Pramudya dan Rinjani Kwinnara Nastine (runner-up ganda campuran), Richie Duta Richardo (semifinalis tunggal putra), serta pasangan Riska Anggraini dan Rinjani Kwinnara Nastine (semifinalis ganda putri).
Pentingnya Gelar Juara AJC 2025 bagi PB Djarum dan Indonesia
Yoppy Rosimin, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum, menegaskan bahwa pemberian penghargaan ini merupakan bentuk konsistensi klub dalam mendukung dan mengapresiasi atlet yang mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Menurut Yoppy, kemenangan Ubed membuka harapan besar bagi bulu tangkis tunggal putra Indonesia untuk kembali bersaing di level tertinggi.
"Kami ingin memberikan apresiasi atas perjuangan atlet karena menjadi juara di ajang Asia Junior bukan hal mudah dicapai. Khusus di sektor tunggal putra, Indonesia sudah lama sekali tidak bisa menjadi juara, dan baru kali ini mencapainya," kata Yoppy. Ia juga menambahkan bahwa gelar ini menjadi batu loncatan penting untuk tujuh tahun ke depan, khususnya menjelang Kejuaraan Dunia Junior 2025 di India.
Perjalanan Gemilang Ubed di AJC 2025
Turnamen yang berlangsung di GOR Manahan, Solo, Jawa Tengah, diwarnai penampilan luar biasa Ubed yang mampu memecah dominasi pebulu tangkis asal Tiongkok. Ia melalui babak demi babak dengan kemenangan atas atlet dari Thailand, Vietnam, Korea Selatan, dan Tiongkok. Pada babak semifinal, Ubed mengalahkan rekan setimnya, Fardhan Rainanda Joe, dengan skor 21-16 dan 21-17. Puncaknya, di final, Ubed menundukkan wakil Tiongkok, Liu Yang Ming Yu, 21-12, 21-17, menegaskan posisinya sebagai juara tunggal putra.
Pelatih Tunggal Putra PB Djarum, Fung Permadi, memberikan pujian tinggi kepada Ubed. Fung mengatakan bahwa Ubed memiliki kualitas teknik, kekuatan fisik, mental juara, dan konsistensi yang sangat dibutuhkan untuk meraih prestasi di level internasional. "Kami menaruh harapan besar kepada Ubed agar terus berkembang dan menorehkan prestasi lebih baik di masa depan," ujar Fung.
Jejak Karier dan Target Masa Depan
Lahir di Sampang, Madura, pada tahun 2007, Ubed bergabung dengan PB Djarum Kudus sejak 2019. Sebelum menjuarai AJC 2025, Ubed telah mengukir beberapa prestasi penting seperti juara Indonesia International Junior Challenge 2024 dan juara tunggal putra Indonesia Masters 2024. Selain itu, ia juga berperan penting dalam kemenangan Indonesia di Piala Suhandinata 2024 pada BWF World Junior Championships di Nanchang, Tiongkok.
Dalam kesempatan yang sama, Ubed menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada PB Djarum dan Bakti Olahraga Djarum Foundation atas dukungan penuh yang selama ini diterimanya. Ia mengaku bahwa motivasi dari klub sangat membantu dalam mempersiapkan diri menghadapi pertandingan selanjutnya.
Adapun target selanjutnya bagi Ubed adalah meraih gelar juara di World Junior Championships (WJC) 2025 yang akan digelar di Guwahati, India, pada akhir tahun ini. Ia bertekad untuk terus mempertahankan performa dan berlatih dengan disiplin demi mengharumkan nama Indonesia di tingkat dunia.
Mencari Penerus Ubed Melalui Audisi Umum PB Djarum 2025
Menjadi inspirasi bagi generasi muda, keberhasilan Ubed memacu PB Djarum untuk terus mencari talenta berbakat guna melanjutkan tradisi kejayaan bulu tangkis Indonesia. Salah satu langkah konkret adalah penggelaran Audisi Umum PB Djarum 2025 yang akan berlangsung di GOR Djarum, Jati, Kudus, pada 8 hingga 12 September 2025. Audisi ini terbuka untuk kategori usia U-11, KU11, dan KU12, baik putra maupun putri.
Yoppy Rosimin menegaskan pentingnya regenerasi dalam dunia bulu tangkis Indonesia. "Ubed adalah contoh nyata kaderisasi atlet yang berjalan di PB Djarum. Kami berharap akan banyak bermunculan lagi calon penerus yang bisa mengikuti jejak Ubed mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia," tutup Yoppy.
Dengan dukungan penuh dari PB Djarum, prestasi Ubed di AJC 2025 menjadi tonggak baru bagi bulu tangkis tunggal putra Indonesia. Langkah berikutnya menghadapi WJC 2025 semakin menantang, sekaligus membuktikan kecemerlangan talenta muda Indonesia di kancah bulu tangkis internasional.





