Alonso Masih Berburu Pemain Baru Meski Kuota Tim Sudah Penuh

Author: Qoo Media

Xabi Alonso, pelatih Real Madrid, masih aktif berburu pemain baru meski kuota skuad saat ini sudah penuh. Menjelang dimulainya musim La Liga 2025/2026, Alonso tetap menginginkan tambahan amunisi untuk sektor lini tengah dan pertahanan demi memperkuat tim dan mengembalikan kejayaan Los Blancos.

Real Madrid baru saja menuntaskan satu laga uji coba pramusim dengan hasil kemenangan 4-0 atas WSG Tirol di Innsbruck, Austria. Meski meraih kemenangan besar, Alonso mengaku belum sepenuhnya puas atas komposisi pemain saat ini. Dalam evaluasinya, masih ada beberapa kekurangan yang perlu diisi agar skuad lebih tajam dan siap bersaing di musim baru.

Alonso secara khusus menyoroti kebutuhan di lini tengah dan belakang. “Kami masih membutuhkan pemain baru untuk memperkuat posisi-posisi vital tersebut,” ujar sumber internal klub yang dikutip dari laporan Mario Cortegana, The Athletic. Upaya ini juga didukung oleh fakta bahwa Real Madrid sudah mendatangkan empat pemain baru di awal bursa transfer musim panas kali ini, yaitu Trent Alexander-Arnold, Dean Huijsen, Franco Mastantuono, dan Alvaro Carreras, dengan total investasi mencapai 167 juta euro.

Namun, manajemen klub terkesan lebih berhati-hati dan cenderung enggan melakukan penambahan pemain lagi. Menurut sumber yang dekat dengan klub, setiap posisi saat ini sudah memiliki dua pemain dan kuota maksimal yang diperbolehkan oleh regulasi La Liga, yakni 25 pemain, telah terpenuhi penuh. Oleh karena itu, peluang untuk mendatangkan wajah baru hanya terbuka jika salah satu pemain yang ada memutuskan hengkang terlebih dahulu.

Sejauh ini belum ada kepastian mengenai pemain yang akan dilepas. Beberapa nama seperti Rodrygo, Dani Ceballos, David Alaba, dan Ferland Mendy menjadi bahan spekulasi, namun belum ada pernyataan resmi soal transfer kepergian mereka. Situasi ini membatasi kelonggaran Alonso untuk menambah daya gedor tim secara signifikan dalam waktu dekat.

Dalam laga uji coba melawan WSG Tirol, Alonso juga melakukan eksperimen dengan menempatkan David Alaba sebagai gelandang bertahan, padahal posisi alami Alaba adalah bek. Langkah ini menunjukkan bagaimana Alonso berupaya memaksimalkan fleksibilitas pemain untuk mengatasi keterbatasan skuad serta menambah kedalaman di lini tengah. Alaba sendiri mengaku siap dengan peran barunya dan pernah menjalani posisi tersebut saat memperkuat Bayern Muenchen.

Selain itu, Real Madrid juga dikabarkan memantau situasi bek tengah Liverpool, Ibrahima Konate, serta tertarik pada gelandang muda Porto, Rodrigo Mora. Namun, seperti dijelaskan sebelumnya, kedatangan pemain anyar tersebut sangat bergantung pada ramainya gerakan keluar-masuk pemain.

Disisi lain, sorotan terbesar Real Madrid kini masih tertuju pada Kylian Mbappe. Meski mendapatkan tawaran besar dari Liga Pro Arab Saudi senilai 350 juta euro, Madrid menegaskan bahwa mereka tidak berniat melepas sang bintang. Presiden Florentino Perez menilai peran Mbappe sangat penting, baik secara teknis di lapangan maupun nilai komersial yang dimiliki pemain asal Prancis itu. Mbappe sendiri juga menolak pindah dan bertekad membuktikan prestasi bersama Real Madrid.

Memasuki musim baru, Real Madrid menghadapi tantangan besar baik dari sisi kompetisi maupun manajemen skuad. Dengan persaingan ketat di La Liga dan turnamen Eropa, kebutuhan untuk memperkuat skuad tetap menjadi prioritas Alonso. Namun, hambatan administrasi berupa kuota pemain serta kurangnya pemain yang dilepas membuat strategi transfer jadi terbatas. Real Madrid harus menemukan solusi kreatif agar tetap kompetitif di tengah situasi ini.

Berbagai opsi, mulai dari penyesuaian posisi pemain hingga potensi transfer keluar dari beberapa pemain, akan menjadi perhatian utama dalam beberapa pekan ke depan. Alonso dan jajaran manajemen klub diharapkan dapat menemukan jalan tengah agar ambisi juara tetap terjaga tanpa harus melanggar aturan skuad dan anggaran yang ada.

Terbaru