Changan Perkuat Pasar Mobil Listrik Indonesia dengan Dukungan Jaringan Manufaktur Global

Changan, produsen otomotif asal Tiongkok, kini mempertegas komitmennya dalam memperluas pasar mobil listrik di Indonesia. Pendekatan ini menyasar langsung kebutuhan mobilitas ramah lingkungan di kota-kota besar yang sedang tumbuh pesat. Langkah strategis ini turut didukung oleh kekuatan jaringan manufaktur global yang dimiliki Changan selama lebih dari empat dekade.

Kehadiran Changan di Indonesia tidak sekedar menambah pemain di industri otomotif nasional. Perusahaan membawa visi jangka panjang, ingin mendukung transisi menuju transportasi hijau lewat teknologi yang telah teruji secara internasional.

Komitmen Jangka Panjang dan Visi Transportasi Hijau

CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya, secara tegas menyatakan bahwa perusahaan tidak hanya fokus menjual kendaraan. Mereka ingin menjadi bagian dari ekosistem transportasi masa depan yang berkelanjutan di Indonesia. “Melalui semangat Sharing the Future, kami berkomitmen menghadirkan teknologi yang telah teruji secara global, kualitas dan keandalan yang dapat dipercaya, serta inovasi yang relevan untuk mendukung masa depan mobilitas yang lebih cerdas dan berkelanjutan,” ujarnya di Jakarta.

Fokus Changan tertuju pada pengembangan solusi transportasi ramah lingkungan dengan mengedepankan keamanan dan kemudahan. Inovasi teknologi Advanced Driver Assistance System (ADAS) menjadi bukti keseriusan ini, sudah tersemat pada model unggulan seperti Deepal S07 yang akan masuk ke pasar nasional.

Pengalaman Global dan Kekuatan Manufaktur

Changan membawa pengalaman manufaktur lebih dari 40 tahun di pasar dunia. Saat ini perusahaan mengoperasikan sebanyak 21 basis manufaktur dan 76 pabrik yang tersebar di berbagai negara. Dukungan riset dan pengembangan juga dilakukan melalui pusat R&D berkelas global yang terletak di Italia, Jepang, Inggris, Amerika Serikat, Jerman, hingga Tiongkok.

Model-model Changan dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen masa kini yang semakin memperhatikan kualitas dan fitur kendaraan. Pabrikan ini menargetkan mampu menyajikan kualitas global ke level konsumen Indonesia yang dikenal kritis dan selektif dalam memilih produk otomotif.

Fokus pada Inovasi Keamanan Baterai

Salah satu keunggulan dari mobil listrik Changan terletak pada inovasi baterai Golden Shield Battery. Sistem baterai ini dikembangkan khusus untuk menjamin efisiensi, keselamatan, serta keandalan penggunaan kendaraan listrik di berbagai kondisi lingkungan. Changan terus memperkuat riset untuk memastikan bahwa teknologi baterai mereka aman dan tahan lama, demi mengantisipasi kekhawatiran umum masyarakat terhadap kendaraan listrik.

Strategi Kolaborasi dan “Sharing the Future”

Melalui filosofi Sharing the Future, Changan mengedepankan pendekatan kolaboratif dalam membangun inovasi. Perusahaan membuka diri untuk berpartner dengan berbagai pemangku kepentingan, baik pada tingkat industri, pemerintah, maupun komunitas otomotif. Program kolaborasi ini diperkuat dengan adopsi fitur-fitur canggih serta jaringan distribusi yang diperluas untuk memastikan aksesibilitas produk.

Changan di Indonesia: Langkah-langkah Nyata

Langkah awal Changan di Indonesia ditandai dengan peluncuran produk-produk unggulan di sejumlah pameran otomotif nasional. Selain memperkenalkan dua model mobil listrik bersaing di GJAW 2025, perusahaan menetapkan target jangka menengah untuk membangun jaringan layanan purna jual dan distribusi suku cadang yang andal.

Berikut beberapa pilar utama strategi Changan di Indonesia:

  1. Meningkatkan kepercayaan pasar lewat teknologi pendukung keselamatan berkendara.
  2. Menghadirkan layanan purna jual terintegrasi dan jaringan distribusi suku cadang.
  3. Menawarkan kendaraan listrik berstandar global dengan harga kompetitif.

Dukungan Infrastruktur R&D dan Ekosistem Otomotif Nasional

Keterlibatan Changan dalam riset dan pengembangan turut bertujuan membangun ekosistem otomotif nasional yang lebih matang. Koneksi riset internasional di berbagai negara memberikan peluang alih teknologi serta peningkatan sumber daya manusia dalam bidang otomotif listrik di Indonesia.

Ke depan, strategi Changan diprediksi akan memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu basis manufaktur kendaraan listrik di kawasan Asia Tenggara. Dalam era kendaraan ramah lingkungan, langkah proaktif Changan diyakini akan mempercepat adopsi teknologi serta transformasi industri otomotif tanah air ke arah yang lebih berkelanjutan.

Baca selengkapnya di: www.suara.com

Berita Terkait

Back to top button