Bridgestone Indonesia bukan hanya fokus pada sisi bisnis, tetapi juga berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Melalui dua program utama, yaitu bantuan kemanusiaan untuk korban bencana hidrometeorologi di Aceh dan Sumatra, serta Road Safety School Program (RSSP) 2025 di Kota Bekasi, Bridgestone menunjukkan upaya konkret untuk mendukung keberlanjutan dan keselamatan.
Program bantuan kemanusiaan disalurkan kepada lebih dari 3.000 jiwa yang terdampak bencana di tiga daerah dengan kerusakan parah: Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Tapanuli Tengah, dan Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Total nilai bantuan yang diberikan mencapai hampir Rp 300 juta dan diserahkan melalui Dompet Dhuafa sebagai mitra pelaksana.
Jenis bantuan yang diberikan bersifat komprehensif, mencakup kebutuhan langsung dan pemulihan jangka panjang. Berikut rincian bantuan tersebut:
1. Layanan kesehatan dan operasional dapur umum untuk 2.600 orang.
2. 100 paket sembako untuk keluarga terdampak.
3. 40 paket kebutuhan ibu dan anak, termasuk susu dan popok.
4. 30 paket hygiene kit berisi sabun, sampo, dan perlengkapan kebersihan lainnya.
5. 29 paket darurat keluarga berisi pakaian, selimut, dan alas tidur.
6. Pembangunan dua sekolah darurat.
7. Instalasi air bersih dan sanitasi di dua lokasi.
8. Pembangunan hunian sementara sebanyak dua unit.
9. Paket usaha kecil bagi bengkel motor setempat.
10. Pembuatan satu sumur bor sebagai sumber air bersih.
Director Human Resources & General Affairs Bridgestone Indonesia, Yunus Triyonggo, menyatakan bahwa bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan mempercepat proses pemulihan. Ia menekankan bahwa aksi nyata dalam bentuk kepedulian sosial menjadi bagian penting dari nilai kemanusiaan Bridgestone.
Selain bantuan bencana, Bridgestone juga fokus memperbaiki keselamatan jalan bagi pelajar melalui Road Safety School Program (RSSP) 2025. Program ini berlanjut setelah keberhasilan edisi sebelumnya di SMP Negeri 2 Bekasi. Kali ini, SMP Negeri 1 Bekasi menjadi lokasi penerima bantuan berupa infrastruktur keselamatan jalan.
Terdapat 15 jenis infrastruktur keselamatan yang dibangun dan diserahkan di sekolah tersebut. Infrastruktur ini termasuk:
– Rambu lalu lintas dan rambu kawasan sekolah.
– Zona Selamat Sekolah (ZOSS) sebagai area pengaman mobilitas siswa.
– Marka zebra cross dan rumble strip untuk penanda jalur pejalan kaki.
– Perlengkapan keselamatan seperti kerucut lalu lintas, stick lamp, dan rompi keselamatan (safety vest).
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Negeri 1 Bekasi, Sriyati, menyampaikan apresiasi atas manfaat program ini yang menjangkau sekitar 1.124 siswa, guru, dan orang tua. Ketua OSIS, M. Fathir A., menilai program ini tidak hanya meningkatkan pemahaman keselamatan berkendara tetapi juga mengajarkan peserta didik menjadi agen perubahan di lingkungan sekitar.
RSSP 2025 diharapkan menjadi investasi penting bagi masa depan yang lebih aman dalam mobilitas pelajar dan komunitas sekolah. Bridgestone menegaskan komitmennya untuk memberdayakan semua pihak agar sadar akan risiko dan pentingnya keselamatan di jalan.
Melalui kedua inisiatif ini, Bridgestone Indonesia membuktikan bahwa perusahaan global dapat tumbuh bersama masyarakat dengan dampak positif langsung. Bantuan kemanusiaan dan edukasi keselamatan jalan menjadi wujud nyata tanggung jawab sosial perusahaan yang berfokus pada pemberdayaan, ekologi, dan kemudahan — pilar utama dalam komitmen Bridgestone E8.
Upaya berkelanjutan ini diharapkan meningkatkan kualitas hidup masyarakat terdampak, memperkuat ketahanan komunitas, dan menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman sekaligus mendukung kemajuan Indonesia secara sosial dan ekonomi. Bridgestone terus memprioritaskan tindakan yang bermakna di luar keuntungan bisnis semata guna menjaga kepercayaan dan kontribusi positif kepada masyarakat luas.
