Toyota tidak memilih ubahan suspensi untuk meredam kegelisahan Hilux lama di kecepatan tinggi. Pabrikan Jepang itu justru menghadirkan pelat bawah aluminium seharga ¥75,900 atau $470 yang dirancang untuk menstabilkan mobil ketika diterpa angin silang.
Langkah ini datang dari Toyota Upgrade Factory, divisi retrofit dan kustomisasi internal yang menangani penyempurnaan model lama. Fokusnya adalah Hilux generasi sebelumnya, meski truk itu sudah punya penerus baru di pasar.
Pelat bawah yang bekerja seperti aerodinamika
Komponen baru itu bernama Shibetsu Fin Undercover. Bentuknya bukan sekadar skid plate biasa, karena Toyota menambahkan sirip aerodinamika di atas pelat aluminium tersebut.
Fungsinya tetap memberi perlindungan bawah bodi, tetapi Toyota menyebut komponen ini juga meningkatkan stabilitas berkendara dan mengurangi sensitivitas terhadap hembusan angin samping. Efek yang dituju terasa saat menikung, melaju lurus, dan ketika ada gangguan eksternal seperti crosswinds.
Menurut Toyota, pengembangan ini berangkat dari pengujian di Shibetsu Proving Ground, Hokkaido. Para insinyur menemukan bahwa ground clearance yang tinggi memicu getaran kecil di bawah bodi, lalu membuat distribusi tekanan udara tidak seimbang antara sisi kiri dan kanan bagian belakang kendaraan.
Toyota menjelaskan bahwa Shibetsu Fin Undercover “smooths out turbulent airflow around the vehicle, reducing the pressure difference between the left and right rear of the vehicle, and improving driving stability when cornering, driving straight, and during external disturbances like crosswinds”. Klaim itu menempatkan komponen ini sebagai solusi aerodinamis, bukan semata perangkat pelindung.
Klaim pengurangan getaran dan tanpa mengorbankan fungsi dasar
Toyota juga menyebut sirip kecil pada pelat aluminium itu mampu memangkas getaran di bawah 1Hz hingga tinggal sepersepuluh dari level awal. Meski ditujukan untuk stabilitas, akses ke penggantian oli tetap mudah dan sudut pendekatan Hilux diklaim tidak terganggu.
Artinya, komponen ini tidak hanya dirancang untuk mengalirkan udara dengan lebih rapi. Toyota juga menjaga agar fungsi praktis sebuah pikap tetap terpelihara, termasuk saat dipakai di jalan yang menuntut kemampuan off-road dasar.
Produksinya tidak sederhana
Pembuatan pelat ini ternyata menjadi tantangan tersendiri. Toyota mengatakan proses menekan sirip aerodinamika setinggi 5 mm dari lembar aluminium setebal 3 mm sempat ditolak oleh beberapa perusahaan industri.
Untuk mewujudkannya, Toyota bekerja sama dengan pengrajin metal khusus di kawasan Tsubame-Sanjo, Prefektur Niigata. Mereka memadukan proses press molding multi-tahap berpresisi tinggi dengan penyesuaian manual pada mesin bending tradisional.
Untuk Hilux lama, dan bukan hanya itu
Shibetsu Fin Undercover tersedia untuk Hilux yang dibuat antara Agustus 2017 dan Agustus 2022, serta unit produksi Juli 2023 sampai Oktober 2024. Harga tersebut sudah termasuk pajak dan pemasangan di diler resmi.
Menariknya, ini bukan kali pertama Toyota memakai pendekatan Shibetsu Fins. Land Cruiser 250 Series juga mendapat aksesori underbody serupa, dengan kompatibilitas untuk model mulai Maret 2024 dan harga ¥31,680 atau $200 termasuk instalasi.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa Toyota masih melihat nilai pengembangan untuk model yang lebih dulu lahir, bahkan setelah generasi baru hadir. Dalam kasus Hilux, solusi yang dipilih bukan menambah tenaga atau ubahan kaki-kaki, melainkan membenahi aliran udara di bawah bodi untuk membuat truk terasa lebih tenang saat menghadapi angin silang.
