Boros Mana? Perbandingan Biaya Mobil Listrik Wuling Air EV vs Mobil Bensin Honda Brio 5 Tahun 200 KM/Hari

Author: Qoo Media

Perbandingan biaya antara mobil listrik dan mobil bensin untuk pemakaian 200 kilometer per hari selama lima tahun menjadi topik penting bagi konsumen yang ingin menghitung efisiensi biaya jangka panjang. Penggunaan jarak jauh ini mencerminkan kebutuhan mobilitas tinggi yang banyak dialami pekerja dengan mobil pribadi.

Dalam simulasi yang digunakan, mobil listrik Wuling Air EV dan mobil bensin Honda Brio menjadi contoh representatif. Jarak tempuh 200 km per hari setara sekitar 73.000 km setiap tahun dan 365.000 km dalam lima tahun. Data ini digunakan untuk menghitung konsumsi energi, biaya operasional, layanan servis serta total biaya kepemilikan secara komprehensif.

Harga dan Spesifikasi Mobil Listrik Wuling Air EV
Wuling Air EV dipasarkan dengan harga sekitar Rp240 juta dan memiliki baterai berkapasitas 18 kWh. Mobil ini dapat menempuh jarak sekitar 200 km dalam kondisi baterai penuh. Umur baterai diperkirakan antara delapan hingga sepuluh tahun dengan biaya penggantian antara Rp60 juta hingga Rp100 juta. Namun, dalam periode lima tahun simulasi, asumsi baterai masih dalam kondisi optimal tanpa perlu diganti.

Konsumsi listrik mobil ini sekitar 0,09 kWh per kilometer dengan tarif listrik rata-rata Rp1.500 per kWh. Biaya energi selama lima tahun mencapai sekitar Rp49 juta untuk total jarak 365 ribu kilometer. Biaya servis tahunan juga relatif rendah, yakni sekitar Rp2 juta per tahun, sehingga total servis selama lima tahun Rp10 juta.

Harga dan Konsumsi Mobil Bensin Honda Brio
Honda Brio merupakan mobil bensin dengan harga sekitar Rp180 juta dan konsumsi bahan bakar rata-rata 1 liter untuk 15 kilometer. Dengan harga bensin sekitar Rp10.000 per liter, total bahan bakar yang dibutuhkan selama lima tahun mencapai 24.000 liter. Ini berarti biaya bahan bakar selama lima tahun mendekati Rp243 juta. Biaya servis tahunan yang diasumsikan adalah Rp4 juta, sehingga total servis lima tahun mencapai Rp20 juta.

Perbandingan Total Biaya Kepemilikan
Kalau dihitung secara total, biaya kepemilikan Wuling Air EV selama lima tahun adalah:

  1. Harga mobil Rp240 juta
  2. Biaya listrik dan servis Rp59 juta
    Sehingga total biaya mencapai Rp299 juta.

Untuk Honda Brio, total biaya selama lima tahun adalah:

  1. Harga mobil Rp180 juta
  2. Biaya bahan bakar dan servis Rp263 juta
    Sehingga total biaya mencapai Rp443 juta.

Selisih ini menunjukkan bahwa meskipun harga beli awal mobil listrik lebih tinggi, biaya operasional yang jauh lebih rendah membuat mobil listrik secara keseluruhan lebih hemat untuk pemakaian jarak jauh.

Dampak Pemakaian Jarak Jauh terhadap Efisiensi
Mobil listrik memberikan keuntungan signifikan dalam hal efisiensi energi dan perawatan untuk penggunaan harian yang sangat tinggi. Pengeluaran rutin untuk pengisian daya jauh lebih rendah bila dibandingkan dengan biaya bahan bakar bensin yang meningkat seiring dengan jarak tempuh. Selain itu, servis mobil listrik yang minimal karena komponen mekanis lebih sedikit turut menekan biaya pemakaian.

Sebaliknya, penggunaan mobil bensin dalam jarak tempuh sangat jauh seperti 200 km per hari menimbulkan biaya bahan bakar yang meningkat drastis. Biaya servis juga relatif lebih tinggi karena perawatan mesin dan komponen lain yang kompleks.

Analisis ini memberikan gambaran bahwa mobil listrik sangat efektif secara finansial untuk jarak tempuh tinggi selama masa kepemilikan lima tahun. Efisiensi energi dan biaya servis yang rendah menjadi faktor penentu utama penghematan jangka panjang dibanding kendaraan berbahan bakar fosil.

Pemilik kendaraan dengan mobilitas tinggi harus mempertimbangkan aspek ini sebagai bagian dari keputusan membeli kendaraan, terutama jika ingin menekan pengeluaran rutin dan mendapatkan kendaraan dengan biaya total kepemilikan yang lebih ekonomis.

Terbaru