Yamaha tampaknya belum meninggalkan ambisi besar di segmen motor sport listrik. Dokumen paten terbaru memberi petunjuk kuat bahwa pabrikan asal Jepang itu masih mengembangkan motor listrik untuk jalan raya, dengan arah desain yang mirip keluarga sport Yamaha.
Yang menarik, sinyal ini muncul saat motor listrik belum benar-benar menggantikan dominasi mesin bensin di pasar. Yamaha memang sudah menjual kendaraan listrik lebih dari dua dekade, tetapi sebagian besar masih berupa skuter untuk pasar Asia dan Eropa, sementara riset motor sport listrik terus berjalan di balik layar.
Arah Desain yang Lebih Dekat ke Jalan Raya
Paten tersebut memperlihatkan motor listrik dengan garis besar yang mengingatkan pada Proto BEV, konsep yang pernah dipamerkan di Tokyo Mobility Show. Namun, wujudnya tidak tampak seperti motor khusus lintasan, melainkan lebih mengarah ke penggunaan jalan raya.
Dimensi motor itu juga terlihat mendekati Yamaha YZF-R7. Petunjuk ini membuat posisinya terasa lebih serius sebagai kandidat motor sport listrik produksi, bukan sekadar konsep pameran.
Rangka yang digunakan adalah model beam, yaitu rangka utama yang membentang dari depan ke belakang motor dan mengapit baterai besar. Skema seperti ini memberi ruang bagi paket baterai sekaligus menjaga proporsi motor tetap kompak.
Rem Belakang Dipindah ke Setang
Bagian yang paling teknis justru ada di sistem pengereman. Yamaha tidak menempatkan pedal rem belakang di kaki kanan, melainkan memindahkannya ke tuas kiri di setang.
Posisi itu biasanya dipakai tuas kopling pada motor bensin. Karena motor ini tidak menggunakan kopling manual, tuas kiri dialihkan untuk mengoperasikan rem belakang.
Langkah ini menunjukkan Yamaha sedang menyesuaikan tata letak kontrol khas motor listrik dengan ergonomi motor sport. Pendekatan tersebut bisa membantu transisi pengendara yang terbiasa dengan motor konvensional.
ABS Dipasang Lebih Dekat ke Kepala Kemudi
Paten itu juga menyorot posisi unit ABS. Pada banyak motor, unit hidrolik ABS dipasang di bawah jok, tetapi Yamaha memilih menaruhnya tepat di belakang kepala kemudi.
Penempatan ini membuat selang rem ke silinder utama depan dan belakang lebih pendek. Menurut dokumen paten, selang yang lebih pendek bisa membuat respons ABS lebih cepat.
Klaim itu menarik, meski bukan ide yang sepenuhnya baru. Pabrikan lain juga pernah memakai posisi serupa untuk mengejar efisiensi jalur rem.
Petunjuk Kuat dari Sistem Pengisian
Sinyal lain datang dari bagian pengisian daya. Paten Yamaha menampilkan soket Mennekes atau Type 2, standar colokan pengisian kendaraan listrik yang banyak dipakai di Eropa.
Soket yang sama juga digunakan Honda WN7. Karena itu, WN7 layak menjadi pembanding penting untuk membaca arah pengembangan motor sport listrik Yamaha.
Sistem pengisian tersebut terhubung ke pengendali pengisian yang dipasang di atas baterai besar berbentuk persegi panjang. Sementara itu, pengendali motor ditempatkan di bagian bawah bodi, tepat di depan motor penggerak listrik.
Baterai Jadi Bagian Struktur Motor
Rumah baterai dibuat dari aluminium cetak. Fungsinya bukan hanya melindungi baterai, tetapi juga menjadi bagian struktur penopang komponen lain.
Pendekatan ini penting di motor listrik, karena baterai tidak lagi sekadar menjadi sumber tenaga. Baterai ikut menentukan bobot, kekakuan, dan karakter motor secara keseluruhan.
Kehadiran port pengisian cepat AC juga menunjukkan arah spesifikasi yang lebih serius. Motor ini berpeluang memakai pengisi daya 7,4 kW untuk listrik satu fase dan hingga 22 kW untuk sistem tiga fase.
Jika konfigurasi itu benar diterapkan, pengisian baterai bisa jauh lebih cepat dibanding colokan listrik rumah biasa. Saat ini, sistem seperti itu belum umum di motor listrik, meski sudah dipakai pada beberapa model seperti Zero, Can-Am Pulse dan Origin, serta Honda WN7.
Bila Honda WN7 berhasil tampil sebagai motor listrik besar berperforma tinggi dari Big Four Jepang, Yamaha masih punya ruang untuk masuk sebagai pesaing. Patennya belum berarti motor itu siap dijual dalam waktu dekat, tetapi satu hal sudah jelas: pengembangan motor sport listrik Yamaha masih terus bergerak.
