Klarifikasi Lepas Indonesia Soal Insiden Lepas L8 Saat Test Drive, Fokus Perbaikan Produk dan Keselamatan

Author: Qoo Media

Lepas Indonesia menggelar sesi media first drive yang bertajuk Lepas L8 Driving Control Challenge guna memberikan pengalaman berkendara yang berbeda bagi para awak media. Dalam sesi ini, para jurnalis diajak menguji Lepas L8 di kondisi ekstrem, termasuk kecepatan tinggi, permukaan jalan tidak rata, dan melewati speed bump secara berulang.

Namun, dalam sesi yang digelar pertengahan Januari tersebut, terdapat insiden pada salah satu unit Lepas L8 yang mengalami kerusakan komponen. Unit itu harus dihentikan dari lintasan karena patah pada as penggerak atau CV Joint akibat perlakuan pada speed bump yang dilakukan berulang kali.

Klarifikasi Pihak Lepas Indonesia
Deputy Director Lepas Indonesia, Ricky He, menyatakan bahwa masalah yang terjadi hanya pada satu unit dari lima kendaraan yang diuji. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak mencerminkan karakter dan kualitas seluruh lini produk Lepas. “Kondisi tersebut bersifat individual dan tidak merepresentasikan kondisi maupun karakter lini produk,” ungkapnya dalam siaran pers.

Ricky He juga menyampaikan bahwa kejadian ini menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran untuk melakukan penyempurnaan. “Kami sangat menghargai perhatian, masukan dan insight yang disampaikan. Lepas mendukung dialog terbuka untuk meningkatkan kualitas produk,” tambahnya.

Fokus pada Peningkatan Mutu dan Keselamatan
Dalam proses pengembangan produk, Lepas menegaskan komitmennya menjaga standar kualitas dan keselamatan tertinggi. Tujuannya adalah memberikan pengalaman berkendara terbaik kepada konsumen Indonesia. Pengujian dengan kondisi jalan yang menantang dianggap sebagai langkah penting dalam memastikan durabilitas dan performa kendaraan.

Patah as penggerak pada unit yang diuji menunjukkan bahwa meskipun produk sudah dirancang sesuai standar, ada potensi perbaikan terutama pada komponen yang terkena beban berlebih. Input dari media ini diharapkan membantu Lepas memperkuat daya tahan produk sebelum peluncuran resmi.

Rencana Pemasaran Lepas L8 di IIMS 2026
Lepas L8 akan resmi dipasarkan pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Mobil ini hadir sebagai kendaraan PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) dengan klaim kemampuan tempuh hingga 1.300 km dalam satu kali pengisian bahan bakar dan baterai.

Dalam mode EV (Electric Vehicle), kendaraan ini dapat menempuh jarak sekitar 100 km. Harga yang dipatok untuk Lepas L8 adalah sekitar Rp 589 juta, menjadikannya pilihan kompetitif di segmen kendaraan ramah lingkungan.

Uji Coba dan Pembelajaran Produk
Acara first drive dengan kondisi uji yang sengaja dibuat menantang bertujuan agar Lepas dapat mengidentifikasi titik-titik lemah pada produk secara nyata. Dari hasil pengujian ini, Lepas memperoleh data penting untuk meningkatkan desain dan komponen kendaraan. Hal ini juga membuktikan bahwa Lepas berkomitmen menerima masukan eksternal demi pengembangan berkelanjutan.

Berikut beberapa poin penting dari klarifikasi Lepas:

  1. Kerusakan terjadi pada satu unit dari lima unit yang diuji.
  2. Patah CV Joint akibat perlakuan speed bump berulang.
  3. Masalah bersifat individual dan tidak mencerminkan seluruh lini produk.
  4. Lepas menerima masukan untuk perbaikan produk.
  5. Komitmen pada kualitas dan keselamatan tetap menjadi prioritas utama.

Pengalaman berkendara yang diberikan kepada awak media pun menjadi sarana dialog terbuka antara Lepas dan konsumen potensial. Proses tersebut diharapkan memperkuat kepercayaan pasar terhadap produk sebelum diluncurkan resmi.

Dengan demikian, kejadian dalam sesi test drive Lepas L8 tidak menggambarkan kegagalan produk secara menyeluruh. Sebaliknya, insiden ini menjadi bagian dari proses pengujian ketat dan evaluasi produk. Lepas Indonesia terus berusaha memperbaiki dan memastikan kendaraan yang siap dipasarkan memiliki performa optimal dan dapat diandalkan dalam berbagai kondisi jalan.

Terbaru