Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Turun, Dexlite dan Pertamina Dex Pangkas Lebih dari Rp 3.000 per Liter

Author: Qoo Media

PT Pertamina Patra Niaga menurunkan harga tiga jenis BBM nonsubsidi mulai Rabu (1/7/2026) pukul 00.00 WIB. Produk yang turun adalah Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Penurunan paling besar terjadi pada Pertamina Dex dan Dexlite, sehingga perubahan ini langsung menjadi perhatian pengguna kendaraan diesel. Di saat yang sama, harga Pertamax, Pertamax Green 95, Pertalite, dan Biosolar tidak berubah.

Kebijakan ini berlaku pada wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen. Pertamina menyebut penyesuaian harga dilakukan setelah evaluasi berkala dan telah dikoordinasikan dengan pemerintah.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia. Penyesuaian itu juga mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku.

Bagi konsumen, dampak paling terasa ada pada produk diesel nonsubsidi. Pertamina Dex kini dijual Rp 21.150 per liter dari sebelumnya Rp 24.800 per liter.

Artinya, harga Pertamina Dex turun Rp 3.650 per liter. Penurunan itu setara sekitar 15 persen dibanding harga sebelumnya.

Dexlite juga turun signifikan dari Rp 23.000 per liter menjadi Rp 19.700 per liter. Selisihnya mencapai Rp 3.300 per liter atau sekitar 14 persen.

Sementara itu, Pertamax Turbo kini dibanderol Rp 19.300 per liter. Sebelumnya, produk ini dijual Rp 20.750 per liter.

Dengan begitu, Pertamax Turbo turun Rp 1.450 per liter. Penurunan ini setara sekitar 7 persen lebih murah dari harga sebelumnya.

Daftar harga BBM Pertamina per 1 Juli 2026

Berikut daftar lengkap harga BBM Pertamina yang berlaku setelah penyesuaian terbaru. Daftar ini mencakup BBM subsidi dan nonsubsidi.

Jenis BBM Harga per liter
Biosolar Rp 6.800
Pertalite Rp 10.000
Pertamax Rp 16.250
Pertamax Green 95 Rp 17.000
Pertamax Turbo Rp 19.300
Dexlite Rp 19.700
Pertamina Dex Rp 21.150

Di luar tiga produk yang turun, harga bensin nonsubsidi utama tetap bertahan. Pertamax masih dijual Rp 16.250 per liter dan Pertamax Green 95 tetap Rp 17.000 per liter.

Untuk BBM subsidi, tidak ada perubahan harga pada awal Juli ini. Pertalite tetap Rp 10.000 per liter, sedangkan Biosolar masih Rp 6.800 per liter.

Kondisi ini membuat struktur harga BBM Pertamina berubah terutama pada segmen bahan bakar performa tinggi dan diesel nonsubsidi. Jarak harga antara Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex dengan produk lain pun menjadi lebih sempit dibanding sebelumnya.

Pertamina menjelaskan evaluasi harga tidak hanya mempertimbangkan harga minyak dunia. Perusahaan juga memperhitungkan aspek fiskal serta daya beli masyarakat.

Menurut Kitty, Pertamina tetap berupaya menghadirkan harga yang kompetitif. Pertamina juga menyatakan kualitas produk tetap dijaga sesuai spesifikasi.

Ia menambahkan masyarakat diharapkan tetap memperoleh manfaat optimal dari produk yang digunakan. Manfaat itu disebut mencakup performa kendaraan dan efisiensi penggunaan bahan bakar.

Penurunan harga ini menjadi perkembangan penting setelah sebelumnya harga beberapa BBM nonsubsidi sempat berada pada level lebih tinggi. Karena itu, perubahan per 1 Juli 2026 berpotensi memengaruhi pilihan konsumen saat mengisi bahan bakar di SPBU.

Khusus pengguna kendaraan diesel yang memakai Dexlite atau Pertamina Dex, selisih harga terbaru tergolong besar dalam hitungan per liter. Bagi pengguna Pertamax Turbo, penurunan memang tidak sebesar dua produk diesel, tetapi tetap memberi harga baru yang lebih rendah dari periode sebelumnya.

Pertamina menegaskan penyesuaian ini merupakan bagian dari mekanisme berkala untuk BBM nonsubsidi. Dengan skema tersebut, perubahan harga dapat terjadi mengikuti dinamika pasar minyak dunia dan ketentuan yang berlaku.

Source: otomotif.kompas.com
Terbaru