Turun Sekitar 42% dalam 5 Tahun, Nilai Nissan GT-R 2021 Tetap Terbilang Stabil di Pasar Mobil Bekas

Author: Qoo Media

Dalam lima tahun terakhir, nilai Nissan GT-R 2021 mengalami penurunan sekitar 42%. Model tersebut yang awalnya dibanderol sekitar $172,000 kini bisa ditemukan di pasar bekas dengan harga sekitar $100,000. Penurunan harga ini berlaku khususnya pada kendaraan dengan rata-rata penggunaan tinggi, sekitar 13,000 mil per tahun.

Nissan GT-R R35, yang diproduksi selama 18 tahun sejak 2007, menjadi salah satu supercar legendaris yang mampu menyaingi Ferrari, Porsche, dan Lamborghini. Meski begitu, total penjualan GT-R R35 hanya mencapai sekitar 48,000 unit di seluruh dunia, dengan penjualan menurun drastis sampai hanya 228 unit pada tahun 2021.

Performanya Tetap Menggoda

GT-R dilengkapi mesin 3.8-liter twin-turbo V6 yang menghasilkan tenaga 480 daya kuda pada model awalnya. Sistem penggerak all-wheel drive dan transmisi dual-clutch enam percepatan mampu membuat GT-R melesat dari nol ke 60 mph dalam 3,3 detik. Di Nürburgring, mobil ini mencatat waktu putaran sangat kompetitif, yaitu 7 menit 38 detik, menandakan performa kelas dunia.

Seiring waktu, Nissan meningkatkan tenaga dan kelengkapan GT-R, sehingga harga untuk versi terbaru meningkat signifikan. Pada 2021, harga dasar GT-R mencapai $113,450, sementara varian NISMO yang performanya paling tinggi dibanderol hingga $210,740. Hal ini membuat nilai jualnya kurang bersaing dibandingkan era awal peluncurannya.

Harga Bekas dan Nilai Aset

Meskipun nilai pasar GT-R bekas turun hingga 42% dalam lima tahun, kendaraan ini masih dianggap memiliki daya tahan nilai cukup baik. Contohnya, sebuah GT-R T-Spec 2021 yang nyaris original dan memiliki kilometer rendah sempat terjual di lelang dengan harga $163,000. Versi NISMO dengan performa terbaik bahkan bisa mencapai harga di atas $200,000 di pasar bekas, nyaris setara harga barunya.

Faktor lain yang memengaruhi harga bekas GT-R adalah kondisi mobil dan jumlah kilometer yang telah ditempuh. Model yang tidak dimodifikasi dan dirawat dengan baik akan cenderung memiliki harga jual lebih tinggi dibandingkan yang sudah dioprek ringan maupun berat. Selain itu, lokasi penjualan juga dapat berpengaruh terhadap harga akhir di pasar.

Apa yang Membuat GT-R Tetap Dicari?

GT-R dikenal sebagai “halo car” yang membawa citra performa tinggi sekaligus teknologi canggih dari Nissan. Karena itu, mobil ini memiliki komunitas penggemar setia dan pengoleksi yang terus mempertahankan minat terhadap tiap unit yang ada. Selain itu, masa produksinya yang panjang turut menciptakan nilai historis yang membedakan dengan supercar lain yang jumlahnya lebih sedikit.

Pengaruh performa mesin, sistem penggerak yang handal, dan rekam jejak kecepatan membuat GT-R masih dianggap sebagai investasi menarik bagi para pemiliknya, terutama jika menjaga kondisi kendaraan tetap prima. Harga GT-R bekas yang stabil bahkan menandakan model ini layak dipertimbangkan selain sebagai kendaraan sehari-hari juga sebagai koleksi masa depan.

Berbeda dengan banyak mobil high-performance yang nilainya turun drastis, Nissan GT-R menonjol sebagai salah satu supercar yang nilai jual kembalinya cukup kuat. Ini menjadi pertimbangan penting bagi konsumen yang mengharapkan nilai investasi seiring dengan pengalaman mengendarai salah satu ikon otomotif Jepang tersebut.

Terbaru