Mercedes Recall EQB Lagi, Ganti Baterai Setelah Software Gagal Cegah Risiko Kebakaran EV

Mercedes-Benz kembali menghadapi masalah besar terkait keselamatan kendaraan listriknya. Setelah sebelumnya melakukan dua penarikan produk karena risiko kebakaran, kini produsen asal Jerman itu mengumumkan penarikan ketiga untuk crossover listrik EQB. Penarikan ini melibatkan total 11.895 unit model tahun 2022-2024 yang berpotensi mengalami kegagalan pada baterainya.

Masalah Baterai dan Kebakaran

Penarikan ini disebabkan adanya risiko kegagalan baterai yang dapat menimbulkan korsleting internal pada sel baterai. Kondisi ini bisa menyebabkan kebakaran saat kendaraan sedang diparkir maupun dalam kondisi berjalan. Menurut laporan National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), baterai yang digunakan dipasok oleh Farasis Energy, produsen baterai asal China. Penyebab utamanya ialah adanya penyimpangan pada proses produksi yang membuat baterai kurang tahan terhadap berbagai faktor tekanan selama masa pakai kendaraan.

Sebelumnya, Mercedes sempat mencoba mengatasi masalah ini dengan pembaruan perangkat lunak (software fix). Namun, nyata bahwa pembaruan tersebut tidak cukup efektif. Tahun lalu, dua unit EQB yang telah menerima pembaruan itu tetap mengalami kebakaran. Penyelidikan selanjutnya memastikan bahwa solusi berbasis software itu tidak dapat sepenuhnya menghilangkan risiko tersebut.

Langkah Perbaikan dan Penarikan Terbaru

Mercedes kini memutuskan untuk mengganti seluruh paket baterai bermasalah sebagai langkah pencegahan utama. Program penarikan terbaru dengan kode 26V073 ini meliputi model EQB 300 4MATIC (2022-2024), EQB 350 4MATIC (2022-2024), dan EQB 250+ (2023-2024). Sebelumnya, program penarikan tahun lalu telah melibatkan 7.531 kendaraan, tetapi pemilik yang telah mendapat perbaikan sebaiknya tetap mengikuti instruksi terbaru ini.

Saran untuk Pemilik Kendaraan

Sampai baterai pengganti tersedia, Mercedes memberikan beberapa rekomendasi penting demi mengurangi risiko kebakaran. Pemilik dianjurkan untuk mengecas baterai kendaraan hanya sampai 80 persen dari kapasitas penuh. Selain itu, kendaraan sebaiknya diparkir di tempat terbuka dan jauh dari bangunan maupun struktur yang berisiko menimbulkan kerugian lebih besar jika terjadi insiden. Sayangnya, pemberitahuan resmi kepada pemilik akan dibagikan dalam beberapa minggu ke depan. Surat kedua mengenai jadwal penggantian baterai akan dikirim setelah suku cadang siap.

Implikasi untuk Industri dan Konsumen

Kasus berulang ini menunjukkan bahwa perbaikan perangkat lunak tidak selalu menjadi solusi sempurna untuk masalah teknis pada kendaraan listrik, terutama yang berhubungan dengan hardware kritis seperti baterai. Keselamatan konsumen menjadi faktor utama yang kini memaksa Mercedes melakukan langkah lebih ekstrim. Penarikan ini juga menyoroti tantangan dalam standar produksi baterai dan pentingnya pemantauan ketat selama proses manufaktur.

Daftar Model yang Terkena Penarikan Terbaru

  1. Mercedes EQB 300 4MATIC (2022-2024)
  2. Mercedes EQB 350 4MATIC (2022-2024)
  3. Mercedes EQB 250+ (2023-2024)

Penarikan ini memengaruhi hampir 12 ribu kendaraan elektrik yang secara global dipasarkan oleh Mercedes. Langkah ini diambil demi memastikan keamanan pemilik dan mengurangi risiko kecelakaan akibat kebakaran baterai.

Dengan berbagai langkah yang diambil, Mercedes berupaya memulihkan kepercayaan konsumen dan menjaga reputasi merek sebagai produsen mobil mewah dengan teknologi maju. Namun, rangkaian kejadian ini tetap menjadi peringatan serius mengenai tantangan keamanan dan keandalan pada mobil listrik masa kini. Meskipun sudah ada kemajuan teknologi, pengawasan dan tindak lanjut yang cepat tetap menjadi kunci dalam menghadapi risiko yang muncul.

Exit mobile version