Pertumbuhan pesat BYD membuatnya menembus posisi enam besar produsen mobil global, menggantikan Ford. Pada tahun lalu, BYD berhasil menjual 4,6 juta unit kendaraan di seluruh dunia, meningkat 7,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, Ford mengalami penurunan penjualan sebesar 2 persen menjadi 4,4 juta unit. Pencapaian BYD ini menandai momen bersejarah karena merek otomotif asal China tersebut mengalahkan Ford secara global, sesuatu yang dianggap tidak mungkin beberapa tahun lalu.
Posisi Pasar BYD dan Ford
BYD kini berada di posisi keenam di dunia, melampaui Ford yang sebelumnya menduduki peringkat tersebut. General Motors tetap memimpin dengan penjualan 6,18 juta kendaraan, naik 6,8 persen dari tahun sebelumnya, sementara Toyota memperkuat posisi teratas dengan penjualan 11,32 juta unit.
Ford sebenarnya mencatatkan pertumbuhan di pasar Amerika Serikat, namun penurunan terjadi di Eropa dan China. Di pasar China, Ford menghadapi persaingan ketat dengan merek lokal seperti BYD, Xiaomi, dan Geely.
Strategi dan Tantangan Ford
Ford tengah menjalani transformasi besar-besaran menuju era kendaraan listrik. Perusahaan mencatat biaya restrukturisasi hingga 19,5 miliar dolar AS dalam proses ini. Meski demikian, tekanan dari merek lokal China yang menawarkan kendaraan listrik (EV) dan plug-in hybrid (PHEV) dengan harga kompetitif mulai menggerus pangsa pasar Ford di Cina, yang merupakan pasar terbesar kendaraan listrik dunia.
Pertumbuhan Ekspor BYD
Salah satu faktor utama keberhasilan BYD adalah ekspansi ekspornya. Tahun lalu, ekspor BYD menembus angka 1,05 juta unit. Pasar ekspor meningkat ke berbagai wilayah seperti Eropa, Amerika Selatan, dan Asia.
Rencana BYD ke depan adalah terus meningkatkan ekspor tersebut, dengan target mencapai 1,3 juta unit tahun ini. Strategi ini krusial mengingat permintaan domestik BYD di China mulai melambat.
Penurunan Penjualan di China
Data terbaru menunjukkan penurunan penjualan BYD di pasar China menjadi 205.518 unit pada Januari, dibandingkan 300.538 unit pada Januari tahun sebelumnya. Penurunan ini terutama terjadi pada segmen EV dari 125.377 ke 83.249 unit dan PHEV dari 171.069 ke 122.269 unit.
Salah satu penyebabnya adalah kebijakan pemerintah China yang kembali memberlakukan pajak pembelian 5 persen untuk kendaraan energi baru, yang sebelumnya sudah ditangguhkan selama lebih dari satu dekade.
Posisi Produsen Mobil Global Tahun Terakhir
Berikut ini peringkat penjualan kendaraan global pada tahun terakhir:
- Toyota – 11,32 juta unit
- Volkswagen – 8,98 juta unit
- Hyundai-Kia – 7,28 juta unit
- General Motors – 6,18 juta unit
- Stellantis – 5,48 juta unit
- BYD – 4,6 juta unit
- Ford – 4,4 juta unit
Dominasi Toyota tetap kuat, dengan Volkswagen, Hyundai-Kia, dan General Motors mengikuti di posisi atas. Keberhasilan BYD memperlihatkan bagaimana merek asal China dapat mendobrak dominasi produsen mobil tradisional.
Dampak Perubahan Lanskap Otomotif
Transformasi industri otomotif semakin terasa di era elektrifikasi. BYD, dengan fokus pada inovasi dan penetrasi pasar global, berhasil meraih posisi signifikan dalam persaingan internasional. Ford dan beberapa produsen lama menghadapi tekanan untuk beradaptasi cepat terhadap perubahan teknologi dan preferensi konsumen baru.
Peningkatan ekspor dan pengembangan produk BYD di luar China menjadi sinyal kuat bahwa perusahaan ini tidak hanya mengandalkan pasar domestik. Hal ini memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam industri otomotif global yang berfokus pada kendaraan ramah lingkungan.
Posisi BYD yang sekarang berada di atas Ford menunjukkan perubahan dinamika pasar otomotif dunia. Perusahaan China ini diharapkan terus memperkuat langkah internasionalnya sekaligus menghadapi tantangan perubahan kebijakan di pasar dalam negeri.





