Nissan Navara generasi terakhir hadir dalam ajang IIMS 2026 dengan varian tertinggi Navara Pro-4X. Model ini tampil dengan warna abu-abu muda dan sentuhan aksen hitam serta merah yang memberi kesan segar dan sporty. Wajah depan Navara Pro-4X menyerupai Nissan Titan, pikap full-size yang populer di pasar Amerika Utara.
Navara Pro-4X tidak hanya menonjol dalam tampilan, tapi juga menawarkan kemampuan off-road yang mumpuni serta kenyamanan berkendara di jalan raya. Mobil ini dilengkapi fitur modern seperti sistem infotainment layar sentuh yang mendukung Apple CarPlay dan Android Auto. Panel instrumen digital juga melengkapi pengalaman berkendara dengan menampilkan berbagai informasi kendaraan secara real-time.
Meskipun tampil segar, platform D23 yang dipakai Navara ini sudah cukup tua. Pertama kali diperkenalkan pada 2014, generasi D23 sudah lebih dari satu dasawarsa beredar di Indonesia sejak 2015. Umur platform yang sudah matang ini menjadi salah satu alasan Nissan segera menggantinya dengan generasi terbaru.
Generasi berikutnya, Navara D27, sudah diperkenalkan secara global di Australia pada November lalu. Model ini merupakan generasi keempat Navara yang bukan lagi produk asli Nissan. D27 merupakan hasil kolaborasi dengan Mitsubishi, terutama platform yang diadaptasi dari Mitsubishi Triton generasi keenam.
Dalam generasi terbaru tersebut, nyaris tidak ada unsur desain dan teknologi Nissan asli. Seluruh komponen mulai dari rangka sasis, sistem kaki-kaki, hingga mesin diambil dari Mitsubishi Triton. Mesin yang dipakai adalah jenis 4N16, menggantikan mesin famili YD yang selama ini dikenal di kalangan konsumen Navara di Indonesia.
Kemunculan Navara Pro-4X di IIMS 2026 ini bisa jadi merupakan penampilan terakhir Nissan Navara dengan darah murni Jepang. Model ini menjadi perayaan sebuah era dengan suspensi belakang multi-link dan pegas coil yang berbeda dari kebanyakan pikap lain. Suspensi ini memberi kenyamanan berkendara lebih baik dan menjadi keunggulan khas Navara dibandingkan kompetitor.
Selain itu, Navara D23 menggunakan pola baut roda dengan PCD 6×114,3 yang tergolong unik di pasar Indonesia. Sebagian besar pikap di Indonesia memakai PCD 6×139,7. Hal ini menjadi salah satu ciri khas teknis yang sulit ditemukan pada mobil pikap lain saat ini.
Platform Y23 yang dipakai Navara juga menjadi basis untuk kendaraan dari pabrikan lain. Mercedes-Benz pernah menggunakan platform ini pada model X-Class. Selain itu, platform ini juga diaplikasikan pada Renault Alaskan dan DongFeng Rich 6. Ini menunjukkan bahwa platform Navara D23 cukup fleksibel dan andal untuk berbagai model pikap di pasar global.
Melihat kebijakan Nissan yang mengandalkan kolaborasi dengan Mitsubishi untuk generasi Navara berikutnya, konsumen bisa mengantisipasi perubahan besar pada model baru. Meski teknologi baru tentu membawa keunggulan tersendiri, keunikan Navara dengan ciri khas Nissan dipastikan akan hilang.
Navara generasi terakhir di IIMS 2026 bukan sekadar produk otomotif, tetapi simbol dari era berakhirnya sebuah model legendaris. Sebuah tonggak penting bagi dunia pikap di Indonesia yang selama ini mengenal Navara sebagai pilihan yang tangguh dan nyaman.
Dengan hadirnya generasi D27 yang berbasis Triton, pasar kendaraan pikap akan menyaksikan transisi desain dan teknologi yang lebih terintegrasi antar merek. Hal ini sekaligus membuka diskusi tentang masa depan pikap Nissan di Indonesia dan global, terutama dari sisi inovasi dan strategi kolaborasi antar produsen otomotif besar.
