Harga Pertamax Naik Drastis 10 Maret 2026, Waspada Beban Biaya Baru Pengguna BBM RON 92 di Seluruh Indonesia!

Harga Pertamax mengalami kenaikan pada hari ini, 10 Maret. Informasi ini sangat penting diketahui oleh pengguna BBM dengan kadar oktan RON 92 agar dapat melakukan perencanaan saat mengisi bahan bakar. PT Pertamina resmi menaikkan harga beberapa jenis Pertamax di berbagai wilayah Indonesia sebagai respons terhadap perubahan harga minyak dunia dan kebijakan pemerintah.

Pada wilayah Jabodetabek, harga Pertamax naik sekitar Rp500 per liter menjadi Rp12.300 dari sebelumnya Rp11.800. Kenaikan ini juga dialami oleh Pertamax Turbo yang kini menjadi Rp13.100 per liter, serta Pertamax Green 95 yang naik menjadi Rp12.900 per liter. Penyesuaian harga ini berlaku tidak hanya di Jabodetabek melainkan juga di sebagian besar wilayah Jawa dan Bali.

Daftar Harga Pertamax Hari Ini di Beberapa Wilayah

  1. Jawa, Bali, Nusa Tenggara

    • DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur:
      Pertamax Rp12.300/liter, Pertamax Turbo Rp13.100/liter, Pertamax Green 95 Rp12.900/liter.
    • Bali dan Nusa Tenggara Barat:
      Pertamax Rp12.300/liter, Pertamax Turbo Rp13.100/liter.
    • Nusa Tenggara Timur:
      Pertamax Rp12.100/liter, Pertamax Turbo Rp13.000/liter.
  2. Sumatera

    • Aceh dan Sumatera Utara:
      Pertamax Rp12.600/liter, Pertamax Turbo Rp13.350/liter.
    • Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau:
      Pertamax Rp12.900/liter, Pertamax Turbo Rp13.650/liter.
    • Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung:
      Pertamax Rp12.100/liter, Pertamax Turbo Rp13.000/liter.
    • Jambi dan Bangka Belitung:
      Pertamax Rp12.600/liter, Pertamax Turbo Rp13.350/liter.
    • FTZ Batam:
      Pertamax Rp11.750/liter, Pertamax Turbo Rp12.400/liter.
    • FTZ Sabang:
      Pertamax Rp11.550/liter.
  3. Kalimantan

    • Kalimantan Barat, Tengah, Timur:
      Pertamax Rp12.600/liter, Pertamax Turbo Rp13.350/liter.
    • Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara:
      Pertamax Rp12.900/liter, Pertamax Turbo Rp13.650/liter.
  4. Sulawesi

    • Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Gorontalo:
      Pertamax Rp12.600/liter, Pertamax Turbo Rp13.360/liter.
  5. Maluku dan Papua
    • Maluku dan Maluku Utara:
      Pertamax Rp12.600/liter.
    • Papua:
      Pertamax Rp12.600/liter, Pertamax Turbo Rp13.350/liter.
    • Papua Barat, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Barat Daya:
      Pertamax Rp12.600/liter.

Kenaikan harga di berbagai wilayah dipengaruhi oleh beberapa faktor utama. Pertama, biaya distribusi dan logistik ke daerah tujuan yang berbeda-beda. Selanjutnya, kondisi geografis turut menentukan harga karena akses dan transportasi BBM memerlukan biaya khusus. Selain itu, besar kecilnya pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) tiap provinsi menimbulkan perbedaan harga. Wilayah dengan status tertentu, seperti Free Trade Zone (FTZ), biasanya punya harga lebih rendah, seperti yang terjadi di Batam dan Sabang.

Penetapan harga Pertamax mengikuti formula yang telah diatur dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022. Regulasi ini mengatur dasar harga jual eceran BBM non-subsidi berdasarkan beberapa komponen, yakni harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, serta biaya distribusi dan margin badan usaha. Maka dari itu, fluktuasi harga minyak dunia dan nilai tukar mata uang memengaruhi perubahan harga harian yang diterapkan Pertamina.

Kenaikan harga Pertamax memberikan dampak signifikan bagi pengguna mobil pribadi, terutama dalam hal biaya operasional harian. Pengguna harus menganggarkan lebih untuk bahan bakar, terutama yang sering melakukan perjalanan jauh atau menggunakan kendaraan dengan konsumsi BBM tinggi. Hal ini juga mendorong pengemudi agar lebih hemat dan efisien dalam berkendara. Meski harganya naik, Pertamax tetap direkomendasikan untuk mesin mobil berkompresi tinggi karena membantu menjaga performa mesin agar tetap optimal dan efisien.

Untuk menghemat konsumsi Pertamax, ada beberapa tips yang bisa diikuti. Pertama, pastikan tekanan angin ban selalu pada kondisi ideal. Hindari akselerasi mendadak agar mesin tidak boros bahan bakar. Rutin melakukan servis kendaraan juga membantu menjaga performa terbaik. Terakhir, gunakan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan agar efisiensi tetap maksimal.

Dengan mengikuti informasi harga terkini serta tips hemat konsumsi, pengguna bisa lebih bijak dalam mengelola pengeluaran BBM meskipun terjadi penyesuaian harga. Pastikan selalu cek harga terbaru sebelum mengisi bahan bakar agar tidak kaget dan memperhitungkan budget dengan tepat. Penyesuaian harga BBM non-subsidi seperti Pertamax merupakan hal yang harus dipahami sebagai bentuk respons terhadap situasi global dan kebijakan energi nasional.

Berita Terkait

Back to top button