Arus Lebaran 2026 Diprediksi Melonjak 6 Persen, Tol Makassar Siapkan Strategi Darurat Hadapi Puncak Mudik dan Balik

Author: Qoo Media

Mobilitas kendaraan di Kota Makassar diperkirakan mengalami kenaikan signifikan saat arus Lebaran 2026. Data dari pengelola Jalan Tol Makassar menunjukkan trafik tol akan naik sekitar 6 persen selama periode H-7 hingga H+7 Lebaran dibanding hari biasa. Lonjakan ini terjadi di seluruh ruas tol yang dikelola oleh PT Makassar Metro Network (MMN) dan PT Makassar Airport Network (MAN).

Tol Makassar menghubungkan pusat bisnis, kawasan pemukiman, hingga Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Arus kendaraan pada masa Lebaran ini memiliki pola yang berbeda dibanding tol antar kota di Pulau Jawa. Pada awal periode menjelang Lebaran, kendaraan cenderung masuk ke Makassar untuk belanja dan distribusi logistik. Namun, memasuki Hari Raya, arus lebih dominan keluar kota.

Prediksi Puncak Lalu Lintas

Menurut proyeksi pengelola, puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret dengan volume kendaraan mencapai 118.906 unit per hari. Sedangkan arus balik puncaknya diprediksi pada 28 Maret dengan sekitar 117.853 kendaraan. Angka ini merupakan total kendaraan yang melintasi ruas tol yang dikelola MMN dan MAN secara gabungan.

Untuk mengantisipasi lonjakan volume tersebut, operator tol menyiapkan fasilitas tambahan berupa Toll Lane Portable. Sistem ini bisa difungsikan sebagai lajur darurat saat kepadatan meningkat. Selain itu, petugas tambahan disiapkan selama 24 jam agar layanan tetap berjalan optimal.

Fasilitas dan Keamanan di Jalan Tol

Jalan Tol Makassar memiliki panjang total 24,85 kilometer dengan 41 gardu tol otomatis dan hybrid yang siap melayani pengguna. Armada pendukung seperti kendaraan derek, ambulans, dan unit patroli juga turut disiapkan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas.

Pantauan lalu lintas dilakukan secara real-time melalui sistem CCTV terintegrasi. Strategi ini mempercepat respons operator terhadap potensi gangguan. Dengan kesiapan seperti ini, pengelola memastikan aktivitas ekonomi tak terganggu saat momentum Lebaran berlangsung.

Kebijakan Tarif dan Pengelolaan Arus

Berbeda dengan beberapa ruas tol yang mendapat diskon tarif selama mudik, Jalan Tol Makassar tidak termasuk dalam kebijakan tersebut. Hal ini dikarenakan fungsi tol ini lebih sebagai jalan tol dalam kota yang didominasi pengguna komuter. Pengelola mengikuti arahan pemerintah dengan memastikan tidak ada pekerjaan konstruksi selama masa Lebaran.

Direktur Utama PT Makassar Metro Network, Ismail Malliungan, menyatakan bahwa tim teknik dan stok material perbaikan darurat tersedia siaga. “Seluruh sistem pengawasan berjalan optimal agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap lancar,” ujarnya. Sedangkan Direktur PT Makassar Airport Network, Anton Sujarwo, menekankan pentingnya memberikan pengalaman berkendara nyaman selama mudik.

Digitalisasi dan Keterlibatan Masyarakat

Kesiapan arus Lebaran juga menjadi bagian dari kampanye #TolnyaMakassar untuk meningkatkan keterlibatan warga kota. Penggunaan aplikasi NITA menjadi fokus utama untuk mempermudah transaksi dan memantau kondisi lalu lintas. Pada 2025, aplikasi ini telah menunjukkan tren peningkatan pengguna dan trafik tol.

Pengelola mengimbau para pengguna tol agar memastikan saldo uang elektronik mencukupi sebelum perjalanan. Selain itu, kondisi kendaraan harus prima, dan pengemudi wajib mematuhi batas kecepatan demi keselamatan bersama. Langkah-langkah ini merupakan upaya untuk menghadirkan arus mudik dan balik yang aman dan nyaman bagi semua pihak.

Persiapan dan Strategi Lalu Lintas di Masa Mendatang

Berikut beberapa poin penting terkait arus kendaraan dan pengelolaan Tol Makassar selama Lebaran 2026:

  1. Proyeksi kenaikan volume kendaraan sebesar 6 persen dari kondisi normal.
  2. Puncak arus mudik dan balik terjadi pada tanggal 18 dan 28 Maret.
  3. Penyiapan fasilitas Toll Lane Portable untuk mengatasi kepadatan.
  4. Operasional 41 gardu tol otomatis dan hybrid sepanjang 24,85 km.
  5. Pemantauan lalu lintas real-time dengan CCTV terintegrasi.
  6. Larangan konstruksi selama Lebaran untuk kelancaran arus.
  7. Kampanye digital #TolnyaMakassar dan pemakaian aplikasi NITA.
  8. Imbauan pemenuhan saldo elektronik dan kepatuhan aturan lalu lintas.

Peningkatan trafik tol menunjukkan kesiapan Kota Makassar menghadapi arus mudik Lebaran sekaligus memastikan berbagai aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar. Pengelola terus mengoptimalkan layanan untuk menunjang mobilitas yang aman dan efisien di wilayah ini.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.kabarbursa.com
Terbaru