Merek Jaecoo yang sebelumnya dikenal luas dengan julukan ‘Temu Range Rover’ kini memperkenalkan model terbaru bertajuk Jaecoo 8 yang menghadirkan varian tengah Mercedes GLS. Kehadiran Jaecoo 8 ini menandai langkah penting bagi brand asal Tiongkok yang sukses merambah pasar Inggris hanya dalam waktu singkat. Jaecoo 8 tampil lebih besar, lebih mewah, dan dilengkapi dengan tiga baris kursi yang menjadikan SUV ini pilihan menarik di segmen premium.
Jaecoo yang merupakan sub-brand dari Chery ini mulai dikenal di Inggris dengan model Jaecoo 7 yang memiliki tampilan mirip Range Rover. Kesuksesan tersebut melahirkan Jaecoo 8, SUV dengan desain yang lebih mencerminkan perpaduan gaya Inggris dan sentuhan kemewahan ala Jerman. Jaecoo 8 hadir dengan dua tipe: Luxury dengan konfigurasi tujuh kursi dan Executive yang menawarkan enam kursi berupa kursi kapten berlapis kulit Nappa dengan fitur pemanas, ventilasi, dan pijat.
Performa Mesin dan Efisiensi
Jaecoo 8 dibekali dengan Super Hybrid System yang menggabungkan mesin bensin turbo 1,5 liter dan penggerak all-wheel drive. Total tenaga yang dihasilkan mencapai 422 hp (428 PS) dengan torsi 580 Nm. Tenaga ini memungkinkan SUV besar tersebut mencapai 0-100 km/jam hanya dalam waktu 5,8 detik, mengungguli beberapa mobil hot hatchback dan SUV keluarga lainnya. Selain performa, efisiensi juga diklaim tinggi dengan jarak tempuh listrik murni mencapai 134 km dan total jarak berkendara hingga lebih dari 1.127 km dengan kombinasi tangki bensin dan baterai.
Pengisian daya cepat DC sebesar 40 kW memungkinkan baterai terisi dari 30 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 20 menit. Hal ini mendukung perjalanan jauh menjadi lebih nyaman dan efisien. Selain itu, Jaecoo 8 dilengkapi fitur teknologi canggih seperti layar ganda 12,3 inci, konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto nirkabel, pengisian daya nirkabel dengan pendingin, serta sistem audio Sony 14-speaker lengkap dengan speaker di sandaran kepala untuk pengalaman mendengarkan musik secara privat.
Fitur Off-road dan Kenyamanan Berkendara
SUV ini juga memperkenalkan fitur baru bagi Jaecoo, yaitu diferensial yang dapat dikunci dan sistem medan adaptif pertama di lini produk mereka. Suspensi adaptif meningkatkan kenyamanan berkendara di berbagai kondisi jalan mulai dari jalan tol hingga trek berlumpur. Hal ini menegaskan positioning Jaecoo 8 sebagai kendaraan ready for adventure namun tetap nyaman untuk kebutuhan sehari-hari.
Harga dan Posisi di Pasar
Untuk pasar Inggris, Jaecoo 8 ditawarkan mulai dari £45.500 untuk model Luxury tujuh kursi, dan £47.500 untuk Executive enam kursi. Harga tersebut jauh lebih terjangkau dibandingkan SUV pesaing seperti Land Rover Discovery Sport PHEV yang dimulai dari £51.000 atau Hyundai Santa Fe PHEV dengan harga mulai £49.000. Bahkan Mercedes GLS sebagai titik perbandingan kelas atas dihargai lebih dari £110.000 dan tidak menawarkan sistem plug-in hybrid seperti Jaecoo. Hal ini membuat Jaecoo 8 menjadi salah satu opsi yang menawarkan nilai luar biasa terutama untuk kelas SUV premium dengan teknologi hibrida.
Ringkasan Fitur Utama Jaecoo 8
- Kapasitas tiga baris kursi (7 kursi Luxury / 6 kursi Executive)
- Mesin 1,5 liter turbo dengan sistem hybrid dan penggerak AWD
- Tenaga 422 hp dan torsi 580 Nm
- Akselerasi 0-100 km/jam dalam 5,8 detik
- Jarak tempuh listrik hingga 134 km, total hingga 1.127 km
- Pengisian daya DC cepat 40 kW (30% ke 80% dalam 20 menit)
- Fitur teknologi multimedia canggih (layar ganda, wireless CarPlay/Android Auto)
- Sistem audio Sony 14-speaker dengan speaker sandaran kepala
- Diferensial terkunci, sistem medan adaptif, dan suspensi adaptif
- Harga kompetitif mulai £45.500
Keberadaan Jaecoo 8 memperkuat posisi Jaecoo sebagai merek yang serius memasuki pasar otomotif Eropa dengan produk berkualitas tinggi dan harga kompetitif. Momen ini juga menunjukkan pertumbuhan kepercayaan konsumen terhadap kendaraan asal Tiongkok yang tidak hanya mengandalkan harga murah tetapi juga mengusung teknologi mutakhir dan desain yang memenuhi kebutuhan konsumen kelas atas. Suksesnya Jaecoo 8 di pasar Inggris mungkin akan menjadi contoh bagi strategi ekspansi merek otomotif serupa ke wilayah lain.
