
Onvo, sub-brand dari Nio Inc., mengumumkan bahwa model SUV menengah L60 akan menghadirkan versi baru yang dilengkapi dengan LiDAR. Langkah ini merupakan perubahan strategi penting, sebab sebelumnya L60 dirancang mengikuti pendekatan murni berbasis visi tanpa sensor LiDAR. Penambahan LiDAR pada L60 ini diumumkan melalui katalog regulasi dari Kementerian Industri dan Teknologi Informasi China yang dirilis pada awal Maret.
Model L60 sendiri resmi diluncurkan pada September lalu dan difokuskan untuk bersaing di segmen SUV elektrik menengah, khususnya melawan rival kuat seperti Tesla Model Y. Sebelumnya, Onvo memilih pendekatan tanpa LiDAR pada L60, berbeda dengan produk utama Nio yang justru mengadopsi LiDAR sebagai fitur standar pada atap kendaraan. Nio beranggapan LiDAR menjadi komponen keamanan penting guna mendukung fungsi bantuan pengemudi canggih.
Mayoritas produsen mobil listrik China kini sudah mengintegrasikan LiDAR pada kendaraan mereka, meskipun ada pengecualian seperti Tesla yang tetap bertahan pada sistem murni berbasis kamera dan radar. Di sisi lain, produsen seperti Xpeng awalnya menggunakan LiDAR namun kemudian beralih ke solusi pengemudian yang hanya mengandalkan penglihatan komputer tanpa sensor laser ini.
Strategi Penambahan LiDAR pada L60 dan L90
Penambahan opsi LiDAR pada Onvo L60 mengikuti jejak serupa dengan SUV Onvo L90 yang lebih besar. Dalam dokumen pengajuan perizinan di bulan Januari, terungkap bahwa L90 juga akan dilengkapi versi dengan sensor LiDAR. Presiden Onvo, Shen Fei, mengonfirmasi lewat aplikasi resmi Nio bahwa versi L90 dengan LiDAR akan diluncurkan pada kuartal kedua tahun ini dan dibanderol dengan harga yang lebih tinggi dibanding varian standar.
Tindakan menyediakan versi LiDAR pada L60 dan L90 merupakan respons fleksibel Onvo terhadap dinamika pasar dan preferensi konsumen di China. Kondisi pasar kendaraan listrik saat ini cukup menantang, terutama setelah penurunan pengiriman yang tajam selama libur Tahun Baru China. Pada Februari, penjualan Onvo merosot ke angka 2.981 unit yang merupakan rekor terendah dalam sebulan penuh sejak mulai pengiriman pada September lalu.
Langkah Onvo untuk Meningkatkan Penjualan
Selain menambah versi dengan LiDAR, Onvo juga mengumumkan kembalinya edisi khusus L60 Black Knight. Tidak seperti sebelumnya yang dijual dalam jumlah terbatas, pada peluncuran ini model edisi Black Knight akan menjadi pilihan reguler dengan harga dasar 211.900 yuan. Tarif ini naik sekitar 5.000 yuan dibanding versi standar L60 dan diposisikan untuk menarik lebih banyak konsumen.
Guna mendorong penjualan, Onvo juga meluncurkan beragam insentif promosi di bulan Maret, termasuk subsidi pajak pembelian penuh hingga 10.262 yuan per unit. Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat daya saing di pasar yang semakin sengit, terutama dalam menghadapi persaingan dari sejumlah merek EV domestik dan internasional.
Dengan hadirnya versi LiDAR pada L60, Onvo menandai pergeseran dari strategi murni visi komputer ke sistem sensor hibrida yang diyakini dapat meningkatkan kemampuan pengemudian otomatis dan keselamatan. Hal ini sekaligus menunjukkan adaptasi perusahaan terhadap tuntutan teknologi dan konsumen di era kendaraan elektrik otonom yang kian kompleks. Monitoring perkembangan lebih lanjut pada peluncuran versi LiDAR L60 dan L90 akan menjadi indikasi kuat tren teknologi kendaraan listrik di pasar China yang terus berevolusi.
Source: cnevpost.com








