
GIIAS 2026 diproyeksikan menjadi salah satu penyelenggaraan terbesar dalam sejarah pameran otomotif itu. Deretan merek yang sudah dikonfirmasi tampil menunjukkan persaingan akan berlangsung ketat, dari nama mapan seperti Toyota, BMW, Mercedes-Benz, Honda, dan Hyundai hingga pendatang yang agresif seperti BYD, Xpeng, Jaecoo, Jetour, dan VinFast.
Besarnya daftar peserta membuat pameran ini penting dipantau, bukan hanya oleh calon pembeli kendaraan baru, tetapi juga oleh pelaku industri. Indonesia kembali ditegaskan sebagai pasar utama di Asia Tenggara, terutama ketika minat terhadap mobil listrik, hybrid, dan kendaraan pintar terus meningkat.
GIIAS 2026 akan digelar pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026 di ICE BSD City, Tangerang. Selama 11 hari, pameran ini akan menampilkan kendaraan penumpang, kendaraan komersial, dan sepeda motor dalam satu panggung besar.
Deretan merek mobil yang siap tampil
Di kategori kendaraan penumpang, daftar pesertanya sangat panjang dan mencerminkan persaingan lintas segmen. Pengunjung akan menemukan city car, SUV, MPV, sedan premium, sampai kendaraan listrik yang mengusung teknologi masa depan.
Nama-nama besar yang dipastikan hadir antara lain Toyota, Honda, Suzuki, Daihatsu, Mitsubishi Motors, Nissan, Mazda, Subaru, Lexus, dan Hyundai. Merek Eropa seperti BMW, MINI, Mercedes-Benz, Audi, Volkswagen, Volvo, Jeep, Citroen, dan Ford juga masuk dalam daftar peserta.
Sorotan kuat juga datang dari merek-merek China yang belakangan semakin aktif di pasar Indonesia. BYD, Chery, Wuling, Geely, GWM, DFSK, Changan, BAIC, BAW, GAC Indonesia, Maxus, Jaecoo, Jetour, Icar, Leap Motor, Lepas, dan Xpeng akan ikut meramaikan pameran.
Beberapa nama lain yang turut melengkapi kategori ini adalah MG, KIA, VinFast, Aletra, Polytron, dan Xpeng. Komposisi ini memperlihatkan bahwa GIIAS 2026 bukan hanya arena pemain lama, tetapi juga panggung penting bagi merek baru yang ingin memperluas jangkauan di Indonesia.
Persaingan EV dan hybrid makin terasa
Kehadiran banyak merek baru diperkirakan akan membuat perhatian pengunjung mengarah ke kendaraan listrik dan hybrid. Merek-merek asal China disebut berpotensi mencuri perhatian berkat upaya mereka menghadirkan teknologi EV dan hybrid yang kompetitif.
Situasi ini membuat GIIAS 2026 bukan sekadar etalase produk. Pameran tersebut juga menjadi cerminan perubahan selera pasar, ketika konsumen mulai semakin akrab dengan kendaraan berteknologi pintar dan pilihan yang lebih ramah lingkungan.
Indonesia dinilai memegang posisi penting dalam perkembangan itu. Tingginya minat peserta menunjukkan pasar domestik dipandang strategis untuk peluncuran, pengenalan merek, dan perebutan konsumen di kawasan Asia Tenggara.
Kategori niaga ikut bergerak ke arah efisiensi
Bukan hanya mobil penumpang yang akan menjadi pusat perhatian di ICE BSD City. Segmen kendaraan komersial juga mendapat porsi penting karena menyentuh kebutuhan logistik dan transportasi yang terus berkembang.
Merek yang dipastikan hadir di kategori niaga adalah DFSK, Farizon, Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, dan UD Trucks. Kehadiran mereka menandakan bahwa pameran ini juga menjadi ruang untuk melihat arah modernisasi armada operasional.
Tren ramah lingkungan mulai terlihat merambah segmen komersial. Opsi kendaraan niaga berbasis listrik ikut dibawa ke panggung yang sama, seiring dorongan untuk menekan emisi dan biaya operasional.
Motor juga tampil dengan spektrum luas
Sektor roda dua dipastikan tidak kalah ramai. Daftar merek yang akan tampil mencakup motor harian, motor premium, hingga motor listrik yang permintaannya terus tumbuh di Indonesia.
Nama yang sudah masuk daftar peserta antara lain Astra Honda Motor, Harley-Davidson, Royal Enfield, Triumph, Scomadi, Can-am, Alva, Exotic, Kupprum, NUV, Pacific e-bike, dan Polytron. Kombinasi ini memperlihatkan bahwa pangsa roda dua di GIIAS 2026 tidak hanya menyasar pengguna massal, tetapi juga penggemar gaya hidup dan elektrifikasi.
Kehadiran motor listrik dari beberapa merek menunjukkan arah pasar yang serupa dengan segmen mobil. Pengunjung akan mendapat gambaran yang lebih luas tentang transformasi kendaraan pribadi, baik roda empat maupun roda dua, menuju teknologi yang lebih efisien dan rendah emisi.
Pada akhirnya, kekuatan utama GIIAS 2026 ada pada kelengkapan pesertanya. Dari Toyota, BMW, dan BYD hingga Xpeng, lalu dari Hino sampai Astra Honda Motor, pameran ini menjadi barometer penting untuk melihat bagaimana industri otomotif Indonesia bergerak ke era kendaraan yang semakin hijau, pintar, dan kompetitif.









