Hyundai Stop Sale 2026 Palisade Teratas, Kursi Pintar Malapetaka Tersembunyi Bawa Tragedi Fatal

Author: Qoo Media

Hyundai Motor North America telah mengeluarkan perintah penghentian penjualan untuk dua varian tertinggi Palisade 2026, yakni trim Limited dan Calligraphy. Langkah ini diambil akibat masalah serius pada kursi baris kedua dan ketiga yang dilengkapi fungsi power seat.

Masalah utama ditemukan pada sistem pendeteksi penghuni kursi yang tidak berfungsi dengan baik saat menggunakan fitur power. Kondisi ini membuat kursi dapat bergerak meski tidak ada penumpang yang terdeteksi, sehingga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.

Masalah Keselamatan dan Dampaknya
Hyundai mengonfirmasi setidaknya dua kejadian cedera akibat masalah ini, termasuk satu kasus fatal yang menimpa seorang anak kecil. Perusahaan menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga korban dan menyatakan insiden masih dalam tahap investigasi.

Berdasarkan pengaduan yang tercatat di dokumen National Highway Traffic Safety, terdapat 26 keluhan terhadap Hyundai Palisade model 2026. Dari jumlah tersebut, empat keluhan secara spesifik mengarah pada masalah kursi dan dua di antaranya terkait cedera korban pada Desember.

Salah satu laporan mencatat bahwa seorang penumpang pada kursi baris kedua mengalami cidera saat tombol lipat kursi tidak sengaja tertekan. Kursi tersebut bergerak maju dan menjepit penumpang di antara kursi tersebut dan sandaran kursi depan. Korban ketakutan dan terluka, dan kondisi akan bertambah parah jika pintu terkunci sehingga penumpang tidak bisa dibantu keluar.

Laporan lain menyebutkan bahwa penumpang baris ketiga terjepit karena kursi baris kedua yang dapat direbahkan bergerak tanpa kontrol yang memadai. Beberapa laporan dealer menegaskan bahwa tidak ada sensor yang mampu menghentikan gerakan reclining tersebut, walaupun Hyundai menyatakan kursi seharusnya dapat mendeteksi keberadaan penumpang.

Recall Meliputi Puluhan Ribu Unit
Hyundai berencana melakukan recall untuk memperbaiki masalah ini. Recall akan mencakup sekitar 68.500 unit Palisade, dengan lebih dari 60.000 unit berada di Amerika Serikat. Perbaikan masih dalam tahap pengembangan sehingga perusahaan mengimbau pemilik agar tidak menggunakan fungsi power seat saat ada penumpang berada di kursi, terutama anak-anak.

Ini merupakan langkah penting untuk mencegah cedera lebih lanjut sebelum solusi resmi tersedia. Hyundai sangat menekankan pentingnya kewaspadaan konsumen selama masa penangguhan penggunaan tersebut.

Tanggapan dan Pemeriksaan Pihak Terkait
Kia, sebagai afiliasi dari Hyundai, mengeluarkan pernyataan terkait masalah ini. Kia menyatakan memahami keputusan Hyundai untuk melakukan recall karena isu pendeteksi penghuni kursi pada Palisade. Meskipun Kia tidak memiliki kendaraan dengan kursi baris ketiga berbasis power seat, perusahaan sedang mengevaluasi apakah fitur kursi baris kedua di kendaraan mereka memiliki kesamaan fungsi yang bisa menimbulkan risiko serupa.

Hingga kini, Kia belum menerima laporan insiden cedera yang berkaitan dengan masalah tersebut pada kendaraannya. Pernyataan ini menunjukkan upaya kedua produsen dalam mengutamakan keselamatan konsumen dan kesiapan menindaklanjuti isu penting ini secara cepat.

Perhatian bagi Konsumen Palisade 2026
Bagi pemilik Hyundai Palisade 2026 dengan trim Limited dan Calligraphy, sangat dianjurkan untuk tidak menggunakan fungsi power seat hingga perbaikan resmi dilakukan. Penggunaan fitur ini saat ada penumpang di kursi dapat menyebabkan gerakan yang tidak terduga dan berpotensi membahayakan keselamatan.

Dealer Hyundai pun diharap dapat memberikan edukasi dan informasi yang jelas kepada konsumen sehubungan dengan pembatasan sementara ini. Memastikan penanganan yang tepat dan komunikasi terbuka menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan pelanggan dan menghindari risiko kecelakaan lebih lanjut.

Dengan recall massal ini dan komitmen perusahaan terhadap keselamatan, Hyundai menunjukkan langkah responsif yang penting untuk menanggulangi isu teknis berpotensi fatal di model terbarunya. Namun, investigasi lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan penyebab dan solusi permanen guna menghindari kejadian serupa di masa depan.

Terbaru