
Jaecoo Indonesia memasang target ambisius selama perhelatan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di Jakarta. Selama 11 hari pameran, mereka menargetkan bisa meraih sekitar 3.000 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). Target ini didasarkan pada catatan penjualan yang cukup menggembirakan dari model sebelumnya, khususnya Jaecoo J5 EV yang telah mendapatkan respons positif dari pasar sejak diperkenalkan.
Head of Sales Jaecoo Indonesia, Willy Winawan, menyatakan optimisme tersebut dengan percaya diri. Menurutnya, tren positif ini akan terus berlanjut di IIMS 2026 sehingga mendorong peningkatan pemesanan secara signifikan. Sementara itu, Business Director Jaecoo Indonesia, Jim Ma, mengungkapkan bahwa sejak peluncuran, model J5 EV berhasil mencatat lebih dari 12.000 SPK hingga awal tahun ini. Bahkan, dalam dua hari pertama setelah diluncurkan, pemesanan sudah melewati angka 2.000 unit.
Pilihan Produk Jaecoo yang Dihadirkan di IIMS 2026
Jaecoo membawa berbagai lini produk dengan teknologi mesin beragam untuk memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia. Produk yang dipamerkan terdiri dari kendaraan dengan mesin bensin (Internal Combustion Engine/ICE), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), hingga Battery Electric Vehicle (BEV) alias mobil listrik murni. Varian andalan meliputi model J5, J7, dan J8 yang dirancang untuk menawarkan pilihan sesuai preferensi masyarakat Indonesia.
Antusiasme pasar terhadap Jaecoo J5 EV dinilai sangat tinggi. Jim Ma menuturkan bahwa respons luar biasa dari publik tersebut memperlihatkan adanya potensi pasar yang besar untuk kendaraan listrik di Tanah Air. Hal ini juga semakin memperkuat langkah Jaecoo untuk tidak hanya fokus menjual, tapi juga melibatkan konsumen dalam proses pengembangan produk.
Inovasi melalui Program Co-Creation
Lewat program "JAECOO Co-Creation", perusahaan mengajak pengunjung pameran dan calon pembeli agar dapat berpartisipasi secara langsung dalam menentukan fitur dan spesifikasi SUV listrik terbaru. Head of Marketing Jaecoo Indonesia, Ilham Pratama, menegaskan bahwa pendekatan ini bertujuan memastikan produk akhir yang diluncurkan benar-benar sesuai dengan keinginan dan kebutuhan masyarakat Indonesia.
Menurut Ilham, co-creation memberikan kesempatan bagi konsumen untuk merasakan peran penting sebagai mitra bisnis dan bukan sekadar pengguna pasif. Dengan keterlibatan ini, Jaecoo berharap dapat memperkuat loyalitas pelanggan serta meningkatkan kepuasan pengguna mobil listrik. Strategi ini sekaligus mencerminkan komitmen perusahaan dalam membangun merek yang berbasis pada aspirasi konsumen.
Rangkaian Target dan Capaian Jaecoo
Berikut rincian target dan capaian pemesanan Jaecoo yang relevan dengan partisipasi mereka di IIMS 2026:
- Target SPK selama IIMS 2026: 3.000 unit dalam periode 11 hari pameran.
- Capaian pemesanan awal model J5 EV: 2.000 unit dalam 2 hari setelah peluncuran.
- Total SPK J5 EV hingga awal tahun: lebih dari 12.000 unit.
Rangkaian data ini menunjukkan bahwa Jaecoo memiliki posisi yang kompetitif di pasar otomotif Indonesia, khususnya segmen kendaraan listrik. Tingginya angka pemesanan menunjukkan kepercayaan konsumen terhadap produk dan teknologi yang ditawarkan Jaecoo.
Dalam menghadapi perkembangan pasar otomotif yang kian dinamis, Jaecoo juga berkomitmen untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan kebutuhan pasar lokal. Keterlibatan aktif konsumen dalam proses pengembangan produk menjadi salah satu kunci strategis dalam upaya memenuhi harapan pembeli dan memperkuat daya saing merek.
Dengan performa penjualan yang positif dan target ambisius di pameran, Jaecoo berpotensi memperluas penetrasi pasarnya di Indonesia. Program co-creation konsumen pun menjadi langkah strategis dalam membangun hubungan yang lebih erat antara produsen dan pelanggan di era transformasi kendaraan listrik.









