Rekayasa lalu lintas arus balik Lebaran mulai berlaku siang ini untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan menuju Jakarta dan wilayah sekitarnya. Skema yang diterapkan mencakup one way, contraflow, dan ganjil genap di sejumlah ruas tol utama.
Kebijakan ini diberlakukan karena volume kendaraan arus balik diperkirakan meningkat tajam dalam beberapa hari ke depan. Kementerian Perhubungan juga mengingatkan pemudik agar menghindari waktu puncak perjalanan supaya tidak terjebak kepadatan panjang.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan, sebelumnya memprediksi puncak arus balik terjadi pada 24 Maret. Dalam keterangan resminya yang dikutip dari Kompas.com, Aan mengimbau masyarakat tidak kembali pada waktu puncak tersebut bila masih memiliki fleksibilitas jadwal.
Imbauan itu penting karena arus kendaraan dari arah timur menuju Jabodetabek biasanya menumpuk dalam waktu berdekatan. Rekayasa lalu lintas pun disiapkan untuk menjaga kecepatan rata-rata kendaraan dan mengurangi antrean di titik-titik rawan.
Jadwal one way arus balik
Sistem one way atau satu arah mulai berlaku pada 23 Maret pukul 12.00 WIB hingga 29 Maret pukul 24.00 WIB. Skema ini diterapkan dari Km 421 Tol Semarang-Solo sampai Km 70 Tol Jakarta-Cikampek.
Pola satu arah dipilih untuk memprioritaskan arus kendaraan yang bergerak ke barat. Dengan skema ini, ruang jalan dipusatkan untuk perjalanan menuju Jakarta agar distribusi kendaraan lebih lancar.
Jadwal contraflow yang berlaku
Selain one way, contraflow juga diberlakukan di ruas strategis Tol Jakarta-Cikampek. Contraflow dari Km 70 Cikampek sampai Km 47 Karawang Barat berlaku mulai 23 Maret pukul 14.00 WIB hingga 29 Maret pukul 24.00 WIB.
Skema ini membuka lajur tambahan dengan memanfaatkan sebagian jalur berlawanan arah secara terbatas dan terkontrol. Tujuannya adalah menambah kapasitas saat arus kendaraan mendekati Jakarta meningkat.
Contraflow juga diterapkan di ruas Jagorawi pada waktu tertentu. Rekayasa ini berlaku di Km 21 hingga Km 8 Jagorawi pada 24 Maret pukul 14.00 sampai 19.00 WIB dan kembali diberlakukan pada 29 Maret pukul 14.00 sampai 19.00 WIB.
Penerapan di Jagorawi menunjukkan bahwa kepadatan tidak hanya dipantau di koridor Trans Jawa. Arus kendaraan menuju kawasan penyangga Jakarta juga masuk dalam perhatian operator jalan tol dan kepolisian.
Lokasi ganjil genap arus balik
Sistem ganjil genap mulai diberlakukan lebih awal, yakni sejak 23 Maret pukul 00.00 WIB hingga 29 Maret pukul 24.00 WIB. Aturan ini menyasar kendaraan yang melintas di dua koridor tol utama arus balik.
Berikut lokasi ganjil genap yang perlu diperhatikan pemudik:
- Km 414 Tol Semarang-Batang hingga Km 47 Tol Jakarta-Cikampek.
- Km 98 hingga Km 31 Tol Tangerang-Merak.
Pengendara perlu memastikan angka terakhir pelat nomor kendaraan sesuai dengan tanggal keberangkatan. Jika tidak sesuai, kendaraan berisiko diarahkan keluar atau diminta menyesuaikan rute perjalanan.
Rincian lengkap rekayasa lalu lintas
Agar lebih mudah dipantau, berikut jadwal ringkas rekayasa arus balik yang berlaku:
| Skema | Waktu | Lokasi |
|---|---|---|
| One way | 23 Maret 12.00 WIB – 29 Maret 24.00 WIB | Km 421 Tol Semarang-Solo hingga Km 70 Tol Jakarta-Cikampek |
| Contraflow | 23 Maret 14.00 WIB – 29 Maret 24.00 WIB | Km 70 Cikampek hingga Km 47 Karawang Barat |
| Contraflow | 24 Maret 14.00-19.00 WIB dan 29 Maret 14.00-19.00 WIB | Km 21 hingga Km 8 Jagorawi |
| Ganjil genap | 23 Maret 00.00 WIB – 29 Maret 24.00 WIB | Km 414 Tol Semarang-Batang hingga Km 47 Tol Jakarta-Cikampek, serta Km 98 hingga Km 31 Tol Tangerang-Merak |
Kebijakan ini dapat berubah mengikuti diskresi kepolisian berdasarkan kondisi lapangan. Karena itu, pengendara disarankan memantau informasi resmi dari Korlantas Polri, Jasa Marga, dan Kementerian Perhubungan sebelum berangkat.
Hal yang perlu disiapkan pengendara
Pengguna jalan tol sebaiknya menyiapkan perjalanan lebih matang selama masa arus balik. Langkah sederhana bisa membantu perjalanan tetap aman dan efisien.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:
- Cek kecocokan pelat nomor dengan aturan ganjil genap.
- Isi saldo uang elektronik sebelum masuk tol.
- Pastikan bahan bakar cukup dan kondisi kendaraan prima.
- Gunakan rest area seperlunya agar tidak memperparah antrean.
- Ikuti arahan petugas di lapangan saat rekayasa diberlakukan.
Pemudik juga disarankan memilih waktu perjalanan di luar jam puncak siang hingga malam. Imbauan ini sejalan dengan peringatan Kementerian Perhubungan yang memprediksi puncak arus balik terjadi pada 24 Maret.
Dari sisi keselamatan, pengemudi perlu menjaga kondisi fisik tetap fit selama perjalanan jauh. Jika lelah, berhenti di tempat aman menjadi pilihan yang lebih penting dibanding memaksakan waktu tempuh.
Dokumentasi Jasa Marga yang ditampilkan Kompas.com juga memperlihatkan bahwa rekayasa lalu lintas sudah disiapkan di titik krusial seperti Gerbang Tol Cikampek Utama dan ruas Jakarta-Cikampek. Dengan kombinasi one way, contraflow, dan ganjil genap, otoritas berharap arus balik Lebaran tetap terkendali meski volume kendaraan meningkat tinggi sepanjang koridor menuju Jakarta.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: otomotif.kompas.com