Xpeng G6 Pro masuk daftar peserta Mudik in Style karena menawarkan kombinasi yang jarang ditemui pada SUV listrik di kelas harga ini. Mobil ini dipilih bukan semata-mata karena statusnya sebagai EV, tetapi karena dinilai punya kenyamanan, efisiensi, dan kemampuan pengisian daya yang relevan untuk kebutuhan libur Lebaran.
Di tengah kebutuhan perjalanan keluarga yang menuntut kabin senyap, rasa berkendara stabil, dan waktu istirahat yang efisien, Xpeng G6 Pro tampil sebagai opsi yang menarik. Empat poin utama berikut menjelaskan mengapa SUV listrik ini dianggap layak dipakai sebagai mobil libur Lebaran.
1. Suspensi nyaman untuk perjalanan jauh
Salah satu keunggulan paling menonjol dari Xpeng G6 Pro terletak pada karakter suspensinya. Ayunan suspensi terasa sangat teredam saat mobil melintasi jalan berkontur kasar, termasuk permukaan berlubang yang sering ditemui saat arus mudik.
Redaman yang empuk membuat guncangan di kabin minim, sehingga penumpang tetap nyaman selama perjalanan panjang. Ketenangan ini juga didukung oleh peredaman kabin yang baik, termasuk penggunaan double glass pada kaca samping untuk menekan suara dari luar.
Efeknya, suara ban, gesekan aspal, hingga bising lalu lintas dapat tersaring lebih baik. Kondisi ini penting bagi pengemudi yang harus menempuh rute panjang karena tingkat kelelahan bisa berkurang saat kabin terasa lebih senyap.
2. Tenaga besar, tetapi tetap mudah dikendalikan
Walau suspensinya lembut, Xpeng G6 Pro tetap menawarkan karakter berkendara yang tidak limbung. SUV listrik ini mengandalkan tenaga 281 hp dan torsi 440 Nm, angka yang cukup besar untuk memberi akselerasi spontan di berbagai kondisi jalan.
Pabrikan menyebut akselerasi 0-100 km/jam dapat ditempuh dalam 6,7 detik. Performa seperti ini memberi fleksibilitas saat mobil dipakai di jalan tol, perpindahan lajur, atau saat menghadapi lalu lintas kota yang masih padat sebelum keluar menuju rute mudik.
Karakter bertenaga ini membuat G6 Pro terasa premium tanpa mengorbankan rasa aman. Bagi pengguna keluarga, kombinasi antara kenyamanan dan tenaga besar menjadi nilai tambah yang penting saat perjalanan libur panjang.
3. Efisien sebagai mobil listrik harian dan perjalanan antarkota
Xpeng G6 Pro dibangun sebagai SUV listrik murni, sehingga menawarkan efisiensi yang relevan bagi pengguna yang ingin menekan biaya energi. Xpeng mengklaim konsumsi energinya ada di angka 17,5 kWh/100 km, sementara baterai 80,8 kWh diklaim mampu menempuh jarak hingga 525 km dalam sekali pengisian penuh.
Untuk penggunaan sehari-hari di wilayah perkotaan, khususnya sekitar Jakarta, jarak tempuh itu sudah sangat memadai. Karakter efisien seperti ini membuat G6 Pro cocok sebagai mobil keluarga yang dipakai sebelum, saat, dan setelah periode mudik tanpa harus sering berhenti mengisi daya.
Berikut ringkasan data utama yang relevan untuk pengguna:
| Komponen | Data Xpeng G6 Pro |
|---|---|
| Tenaga | 281 hp |
| Torsi | 440 Nm |
| Akselerasi 0-100 km/jam | 6,7 detik |
| Kapasitas baterai | 80,8 kWh |
| Klaim jarak tempuh | hingga 525 km |
| Konsumsi energi | 17,5 kWh/100 km |
4. Pengisian daya cepat dan desain yang terasa dewasa
Xpeng G6 Pro memakai arsitektur 800 Volt yang mendukung pengisian daya berdaya besar. Xpeng mengklaim mobil ini bisa menerima daya hingga 451 kW dan mengisi baterai dari 10 persen ke 80 persen hanya dalam 12 menit.
Walau infrastruktur ultra fast charging berdaya tinggi masih terbatas, arah pengembangan jaringan pengisian daya di Indonesia memberi sinyal positif untuk masa depan EV. Di sekitar Jakarta, misalnya, sudah ada titik pengisian dengan daya 480 kW di Alam Sutera, Tangerang Selatan, yang menjadi contoh bahwa ekosistem semacam ini terus bertumbuh.
Dari sisi desain, G6 Pro juga mengusung tampilan yang lebih matang. Siluet coupe, bodi minimalis, dan pintu frameless membuat mobil ini terlihat modern tanpa berlebihan, sehingga cocok untuk pengguna yang menginginkan kesan mewah namun tetap sederhana.
Catatan yang tetap perlu diperhatikan
Ada satu kekurangan yang patut dicatat, yakni banyak fungsi yang masih terpusat di layar monitor. Pengaturan dasar seperti AC, lampu, dan spion dinilai bisa terasa kurang praktis karena belum didukung tombol fisik terpisah.
Selain itu, harga Xpeng G6 Pro juga naik mulai tahun 2026 setelah insentif PPN mobil listrik dari pemerintah dihentikan. Jika sebelumnya dibanderol Rp 619 juta, kini harga tipe Long Range menjadi Rp 679 juta.
Dengan kombinasi kenyamanan suspensi, performa yang kuat, efisiensi baterai, dan kemampuan fast charging, Xpeng G6 Pro tetap tampil sebagai SUV listrik yang relevan untuk kebutuhan mobil libur Lebaran. Faktor-faktor itulah yang membuatnya menonjol dalam daftar Mudik in Style dan memberi gambaran bahwa mobil listrik kini semakin siap dipakai untuk perjalanan keluarga jarak jauh.
Source: otodriver.com






