68.500 Hyundai Palisade Ditarik Ulang, Jok Elektrik di Baris Kedua Jadi Biang Masalah

Author: Qoo Media

Sebanyak 68.500 unit Hyundai Palisade hybrid ditarik ulang dari peredaran setelah ditemukan potensi masalah pada sistem power seat atau jok elektrik di baris kedua dan ketiga. Masalah ini membuat kursi berisiko tetap bergerak atau terlipat secara elektrik meski ada penumpang atau objek di atasnya.

Hyundai menyebut langkah ini sebagai bagian dari investigasi keselamatan konsumen yang dijalankan bersama otoritas terkait. Dalam keterangan yang dikutip dari The Korean Car Blog, perusahaan menegaskan akan memprioritaskan penanganan masalah ini demi memulihkan kepercayaan pelanggan.

Apa yang menjadi penyebab recall

Masalah utama terletak pada sistem deteksi jok elektrik yang gagal mengenali keberadaan penumpang di area kursi. Jika fungsi deteksi ini tidak bekerja sebagaimana mestinya, kursi dapat bergerak dalam kondisi yang seharusnya tidak aman.

Kondisi tersebut dinilai berisiko menimbulkan cedera pada penumpang, terutama jika kursi melipat saat ada tubuh atau benda di sekitarnya. Karena itu, Hyundai memilih menghentikan sementara penjualan dan melakukan penarikan ulang unit yang terdampak.

Insiden yang memicu tindakan cepat

Langkah recall ini tidak muncul tanpa latar belakang. Sebelumnya, penjualan varian Limited dan Calligraphy dari Palisade lebih dulu dihentikan setelah terjadi satu insiden fatal yang melibatkan anak berusia dua tahun.

Laporan yang beredar menyebut anak tersebut tewas setelah terjebak di jok elektrik baris kedua Hyundai Palisade. Peristiwa itu membuat isu keselamatan pada sistem kursi mendapat perhatian besar dari Hyundai dan regulator.

Jumlah unit terdampak cukup besar

Berdasarkan laporan The Korean Car Blog, keputusan recall berlaku untuk kendaraan yang diproduksi hingga periode 11 Maret 2026. Jumlah kendaraan yang berpotensi terdampak diperkirakan mencapai 74.965 unit di Amerika Utara dan 57.474 unit di Korea Selatan.

Untuk memudahkan pembaca, berikut ringkasan data yang disebut dalam laporan tersebut:

Wilayah Perkiraan unit terdampak
Amerika Utara 74.965
Korea Selatan 57.474
Total yang disebut media 68.500 unit SUV hybrid Hyundai Palisade

Angka di atas menunjukkan bahwa masalah ini tidak bersifat kecil, karena menyentuh pasar utama Hyundai di dua kawasan besar. Besarnya jumlah unit terdampak juga menandakan bahwa penanganannya perlu dilakukan cepat dan terkoordinasi.

Langkah perbaikan yang disiapkan Hyundai

Hyundai berkoordinasi dengan National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) di Amerika Serikat dan Kementerian Transportasi Korea Selatan. Salah satu solusi yang disiapkan adalah pembaruan perangkat lunak secara over-the-air atau OTA pada akhir Maret.

Pembaruan itu ditujukan untuk memperbaiki kinerja jok elektrik di baris kedua dan ketiga. Selain itu, diler resmi disebut akan menyediakan mobil pengganti sementara bagi pemilik yang memilih menunggu solusi akhir.

Dampaknya ke Indonesia masih belum jelas

Hyundai Palisade generasi kedua juga dipasarkan di Indonesia dalam status Completely Built Up atau CBU dari Korea Selatan. Namun hingga saat ini, PT Hyundai Motors Indonesia belum mengumumkan apakah unit yang beredar di dalam negeri ikut terdampak recall.

Belum ada keterangan resmi mengenai langkah pengecekan, penarikan ulang, atau pembaruan sistem untuk Palisade yang telah dijual di Indonesia. Kondisi ini membuat pemilik di dalam negeri masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari pabrikan.

Hal yang perlu dicermati pemilik Palisade

  1. Memeriksa informasi resmi dari Hyundai atau diler terkait status kendaraan.
  2. Menanyakan nomor rangka untuk memastikan apakah unit termasuk daftar terdampak.
  3. Menghindari penggunaan jok elektrik secara berlebihan sampai ada arahan perbaikan.
  4. Menunggu pemberitahuan pembaruan OTA atau jadwal penanganan dari diler resmi.

Kasus ini kembali menegaskan bahwa teknologi kenyamanan di mobil modern tetap harus diuji ketat pada sisi keselamatan. Pada Hyundai Palisade, fokus utama kini berada pada perbaikan sistem jok elektrik agar risiko terhadap penumpang bisa ditekan semaksimal mungkin.

Source: otomotif.katadata.co.id
Terbaru