Nio Inc melalui sub-brand Onvo dilaporkan kembali menggerakkan pengembangan dua model baru, masing-masing sebuah sedan dan SUV, untuk memperluas jajaran produk sekaligus mendongkrak penjualan. Langkah ini muncul setelah proyek tersebut sempat dihentikan sementara saat reformasi cell business unit atau CBU yang dijalankan Nio lebih awal di tahun lalu.
Menurut laporan LatePost yang dikutip dari orang yang mengetahui proyek tersebut, kedua model anyar itu dibidik untuk pasar massal di kisaran 200.000 yuan atau setara sekitar $28,930. Fokus utamanya adalah konsumen yang mencari mobil listrik dengan harga lebih terjangkau dibanding model premium Nio, tanpa meninggalkan ruang bagi kebutuhan penggunaan keluarga kecil dan skenario komersial.
Fokus ke pasar massal yang lebih luas
Sedan baru Onvo disebut akan diarahkan terutama untuk keluarga kecil, tetapi juga diposisikan agar cocok untuk kebutuhan operasional bisnis. Strategi ini menandakan Onvo tidak hanya mengejar volume, tetapi juga mencoba masuk ke segmen yang lebih praktis dan serbaguna di pasar kendaraan listrik Tiongkok.
SUV baru yang sedang dikembangkan juga masuk ke segmen harga yang sama, sehingga Onvo tampak ingin membangun portofolio yang lebih seimbang. Dengan hanya mengandalkan desain dan teknologi yang sudah ada di grup Nio, perusahaan dapat menekan waktu pengembangan dan menjaga efisiensi biaya.
Mengapa proyek ini dihidupkan lagi
Kedua model itu sebelumnya sudah memiliki arah pengembangan yang jelas, tetapi kemudian ditahan saat Nio melakukan reformasi internal pada awal tahun lalu. Penghentian sementara tersebut kini berakhir, dan pengembangan resmi disebut kembali berjalan pada akhir Agustus 2025.
Dorongan utamanya datang dari performa model Onvo yang sudah beredar di pasar. Laporan itu menyebut keberhasilan Onvo L90 setelah peluncuran pada akhir Juli 2025 menjadi salah satu alasan penting mengapa Nio memutuskan untuk mempercepat penguatan lini produk.
Berikut rangkuman alasan utama yang mendorong restart proyek tersebut:
- Permintaan pasar yang lebih kuat pada segmen mass market.
- Respons positif terhadap Onvo L90 sejak mulai dijual.
- Kebutuhan Nio untuk memperluas pilihan produk agar penjualan lebih stabil.
- Tekanan kompetisi yang tinggi di kelas harga utama.
Penjualan Onvo memberi sinyal penting
Onvo saat ini hanya memiliki dua model yang dijual, yaitu L60 sebagai SUV listrik ukuran menengah dan L90 sebagai SUV listrik besar. Dengan portofolio yang masih terbatas, Nio menilai target pertumbuhan penjualan akan sulit tercapai jika hanya mengandalkan dua atau tiga model.
Data pengiriman bulanan menunjukkan alasan mengapa ekspansi produk terasa mendesak. Pada bulan pertama di pasar, L90 terjual lebih dari 10.000 unit dan ikut mendorong total penjualan Nio Inc tumbuh 55.2% secara tahunan pada bulan itu.
Performa Nio secara grup juga ikut terbantu oleh momentum produk baru. All-new ES8 bahkan mencatat kapasitas produksi 2025 sebanyak 40.000 unit yang habis dipesan hanya dalam dua hari sejak peluncuran, memberi sinyal bahwa pasar masih merespons positif lini SUV Nio.
Tekanan di pasar menengah membuat strategi produk jadi krusial
Laporan LatePost menilai model premium seperti Nio ES8 cenderung memiliki pola penjualan yang naik-turun secara siklikal. Artinya, model kelas atas sulit menjaga volume tinggi dalam jangka panjang jika tidak diimbangi produk yang berada di jantung pasar.
Kondisi itu membuat Onvo menjadi sangat penting bagi Nio untuk mengejar profitabilitas berkelanjutan. Karena Onvo memanfaatkan riset, pengembangan, dan rantai pasok yang sudah dimiliki grup, setiap unit tambahan yang terjual dapat membantu menyebarkan beban investasi awal ke volume penjualan yang lebih besar.
Nio juga disebut siap menambah model baru lain di segmen mass market jika kondisi pasar mendukung. Di saat yang sama, perusahaan memperluas ofensif di pasar SUV lewat ES9 milik Nio dan L80 milik Onvo, yang akan diumumkan harganya dan mulai dikirim pada Mei ini menurut pernyataan co-founder sekaligus president Qin Lihong pada Februari.
Onvo juga menyiapkan versi L60 dengan LiDAR, yang menandai pergeseran strategi dari pendekatan pure-vision ke sensor-fusion berdasarkan dokumen regulasi terbaru. Perubahan ini memperlihatkan bahwa Onvo tidak hanya mengejar jumlah model, tetapi juga menambah diferensiasi teknologi untuk memperkuat daya saing di pasar kendaraan listrik yang semakin padat.
Source: cnevpost.com