Geely Pasang Target Gulingkan BYD di 2026, Ambisi Domestik yang Sulit Diabaikan

Geely Auto tengah menyiapkan langkah besar untuk merebut posisi puncak sebagai merek otomotif Tiongkok terlaris. Target itu bukan sekadar ambisi jangka pendek, tetapi bagian dari strategi perusahaan untuk menantang dominasi BYD di pasar domestik yang sangat kompetitif.

Dalam presentasi laporan keuangan tahunan, eksekutif Geely menyebut penjualan domestik menjadi prioritas utama untuk mencapai posisi nomor satu di Tiongkok. Geely menilai pencapaian itu realistis setelah performa kuat pada periode sebelumnya dan ekspansi produk yang makin luas.

Target besar Geely di pasar domestik

Geely mengincar penjualan domestik agar bisa melampaui para pesaing utama di Tiongkok. Salah satu eksekutif perusahaan menyampaikan target itu secara terbuka, dengan menegaskan bahwa penjualan di dalam negeri harus menjadi mesin utama pertumbuhan.

Pada periode sebelumnya, Geely mencatat penjualan tahunan sekitar 3,55 juta kendaraan. Angka itu menjadi dasar penting untuk memahami seberapa besar lompatan yang perlu dilakukan agar dapat merebut posisi teratas di pasar nasional.

Perusahaan juga telah menetapkan target penjualan global hingga 3,45 juta kendaraan. Namun, sejumlah laporan internal menyebut fokus utama tetap pada kinerja domestik karena persaingan di pasar Tiongkok kini menjadi penentu reputasi dan skala bisnis produsen mobil.

Strategi produk menjadi senjata utama

Keunggulan Geely tidak hanya datang dari target penjualan, tetapi juga dari portofolio produk yang lebih beragam. Perusahaan menawarkan berbagai pilihan powertrain, mulai dari mesin pembakaran internal atau ICE, plug-in hybrid electric vehicle atau PHEV, hingga battery electric vehicle atau BEV.

Diversifikasi ini memberi Geely ruang yang lebih luas dibandingkan BYD yang hanya menjual kendaraan New Energy Vehicle atau NEV. Dalam pasar yang sangat cepat berubah, fleksibilitas produk menjadi nilai tambah karena konsumen Tiongkok masih tersebar pada berbagai preferensi teknologi.

Pendekatan tersebut juga membuat Geely lebih siap menghadapi perbedaan kebutuhan pasar di wilayah yang belum sepenuhnya beralih ke kendaraan listrik penuh. Di sisi lain, strategi itu membantu perusahaan menjangkau konsumen yang masih mempertimbangkan efisiensi biaya, jarak tempuh, dan infrastruktur pengisian daya.

Perbandingan target Geely dan BYD

Berikut gambaran ringkas posisi kedua merek berdasarkan data yang tersedia:

  1. Geely Auto: target penjualan global 3,45 juta kendaraan.
  2. Geely Auto: penjualan tahunan sebelumnya sekitar 3,55 juta kendaraan.
  3. BYD: target penjualan hingga 5 juta kendaraan.
  4. BYD: fokus kuat pada kendaraan NEV dan ekspor.

BYD tetap menjadi lawan paling berat karena skalanya jauh lebih besar dan memiliki kekuatan kuat di kendaraan elektrifikasi. Meski begitu, Geely mencoba menutup jarak dengan kombinasi lini produk yang luas, perbaikan target internal, dan dorongan ekspansi di pasar luar negeri.

Ekspansi global ikut memperkuat posisi Geely

Geely juga mengebut ekspansi global agar tidak hanya bergantung pada pasar domestik. Langkah itu penting karena persaingan di Tiongkok semakin ketat, sementara permintaan kendaraan elektrifikasi terus meningkat di berbagai negara.

Perusahaan sempat menyesuaikan target penjualannya dari 2,71 juta menjadi 3 juta unit pada periode sebelumnya, dan hasil akhirnya melampaui ekspektasi. Catatan itu menunjukkan bahwa Geely punya kemampuan untuk mengoreksi target sekaligus mengeksekusinya dengan lebih baik dari perkiraan awal.

Kinerja tersebut membuat ambisi baru Geely kurang terlihat sebagai slogan semata. Tekanan kini ada pada eksekusi, terutama pada konsistensi pasokan, respons pasar, dan kemampuan menjaga margin di tengah agresivitas kompetitor.

Mengapa persaingan ini penting bagi industri otomotif Tiongkok

Persaingan Geely dan BYD mencerminkan arah industri otomotif Tiongkok yang semakin matang dan tersegmentasi. Persaingan tidak lagi hanya soal volume produksi, tetapi juga soal teknologi, fleksibilitas produk, dan kemampuan membaca perubahan permintaan konsumen.

Jika Geely berhasil mencapai targetnya, struktur persaingan di pasar domestik Tiongkok bisa berubah signifikan. Keberhasilan itu juga akan memperkuat posisi Geely sebagai pemain besar yang mampu bersaing lintas segmen, dari kendaraan bensin hingga listrik murni, saat pasar otomotif global terus bergerak menuju elektrifikasi tanpa mengabaikan kebutuhan konsumen yang masih beragam.

Exit mobile version