
Scout Motors kembali menjadi sorotan setelah laporan baru menyebut jadwal produksi dua model andalannya mundur cukup jauh. Berdasarkan laporan AutoForecast Solutions yang dikutip Autoline, SUV Traveler disebut baru masuk produksi pada 1 September, sedangkan pickup Terra baru menyusul pada 1 Maret 2030.
Kabar ini memperlebar jarak dari rencana awal yang sempat diumumkan Scout. Saat peletakan batu pertama pabrik baru di South Carolina pada Februari 2024, produsen milik Volkswagen itu mengatakan produksi kendaraan akan dimulai pada 2026, lalu bergeser ke 2027 ketika Traveler dan Terra diperkenalkan delapan bulan kemudian.
Penundaan yang terus melebar
Selama sekitar satu setengah tahun terakhir, Scout memang masih aktif memamerkan mobil konsepnya. Namun, perusahaan belum memperlihatkan test mule atau prototipe publik, sementara pabriknya juga masih dalam tahap pembangunan.
Laporan terbaru dari AutoForecast Solutions menyebut waktu start of production Traveler dan Terra kini jauh lebih lambat dari perkiraan sebelumnya. Jika data itu tepat, Traveler akan menjadi model pertama yang diproduksi, tetapi jeda menuju Terra bisa mencapai hampir dua tahun.
Tabel berikut merangkum pergeseran waktu yang muncul sejauh ini:
| Sumber informasi | Traveler SUV | Terra pickup |
|---|---|---|
| Pengumuman awal Scout | 2026 | 2026 |
| Pembaruan saat debut konsep | 2027 | 2027 |
| Laporan Der Spiegel | musim panas 2028 | musim panas 2028 |
| Laporan AutoForecast Solutions | 1 September 2028 | 1 Maret 2030 |
Fokus awal ada pada versi EREV
Scout juga disebut akan meluncurkan model EREV atau range-extender lebih dulu dibanding versi listrik murni. Perusahaan sebelumnya menyampaikan bahwa lebih dari 87% dari sekitar 160.000 pemegang reservasi memilih powertrain Harvester tersebut.
Pilihan itu menunjukkan minat pasar yang besar pada opsi jarak tempuh jauh. Scout mengklaim versi listrik penuh akan menargetkan jarak tempuh hingga 350 mil, sedangkan versi EREV ditargetkan mencapai 500 mil.
Di sisi lain, laporan tersebut juga menyinggung adanya tantangan teknis pada pengembangan EREV. Komponen generator empat silinder yang ditempatkan di bawah lantai, di belakang poros roda belakang, disebut menjadi salah satu sumber masalah rekayasa yang paling berat.
Beda antara situs utama dan halaman bantuan
Menariknya, nada resmi Scout belum sepenuhnya berubah di semua saluran. Situs utama perusahaan masih menampilkan bahasa lama bahwa produksi awal “ditargetkan untuk 2027”.
Namun, halaman FAQ di situs bantuan yang diperbarui beberapa minggu lalu menuliskan informasi yang berbeda. Isinya menyebut produksi awal ditargetkan mulai pada 2027, kendaraan validasi awal akan dibuat pada 2026, dan pelanggan diperkirakan mulai menerima unit baru pada 2028.
Saat dimintai komentar, juru bicara Scout menegaskan kembali pernyataan itu. Pihak perusahaan juga mengatakan tidak memiliki komentar tambahan mengenai laporan AutoForecast Solutions dan “tidak memiliki sesuatu yang bisa dibagikan lebih lanjut terkait waktu di luar yang sudah diumumkan.”
Apa arti penundaan ini bagi Scout
Bagi pasar, penundaan panjang ini bisa berdampak pada daya saing produk Scout saat akhirnya tiba di jalan raya. Saat konsep Traveler dan Terra pertama kali tampil pada akhir 2024, segmen pickup listrik sudah lebih ramai, dengan beberapa model dari Rivian dan General Motors telah menawarkan jarak tempuh di atas 400 mil.
Persaingan diperkirakan makin berat karena produsen lain juga menyiapkan truk berjangka tempuh jauh. Ram dikabarkan akan membawa REV dengan jarak tempuh 690 mil, sementara Ford disebut menyiapkan Lightning generasi berikutnya sebagai EREV dengan jarak tempuh lebih dari 700 mil.
Selain urusan pengembangan produk, Scout juga menghadapi tekanan hukum dari para dealer Volkswagen terkait strategi penjualan langsung. Meski begitu, perusahaan tetap melanjutkan pembangunan pabrik dan rutin merilis pembaruan bulanan mengenai progres fasilitas tersebut.
Dengan peta waktu yang terus bergeser, sorotan kini tertuju pada apakah Scout mampu menyelesaikan tantangan teknis, menjaga relevansi spesifikasi produknya, dan benar-benar membawa Traveler serta Terra ke jalur produksi sesuai jadwal terbaru yang beredar.









