Geely kembali menarik perhatian pasar mobil listrik lewat kehadiran Galaxy A7 EV, sedan listrik murni yang diposisikan sebagai model global. Mobil ini hadir dengan jarak tempuh hingga 550 km dan mengusung kombinasi desain aerodinamis, kabin digital, serta efisiensi yang menjadi fokus utama kendaraan listrik modern.
Kehadiran Galaxy A7 EV juga memperluas lini Galaxy A7 yang sebelumnya sudah tersedia dalam varian plug-in hybrid. Langkah ini menunjukkan strategi Geely untuk menawarkan pilihan elektrifikasi yang lebih lengkap, sekaligus memperkuat posisinya di segmen sedan listrik yang kini semakin kompetitif.
Desain Eksterior yang Lebih Kalem dan Aerodinamis
Secara tampilan, Galaxy A7 EV membawa pembaruan yang cukup jelas dibanding versi hybrid. Bagian depan memakai grille tertutup khas mobil listrik, sementara dekorasi vertikal di area lampu kabut memberi sentuhan yang lebih tegas.
Dimensinya juga tergolong besar untuk kelas sedan listrik. Mobil ini punya panjang 4.935 mm, lebar 1.905 mm, tinggi 1.500 mm, dan wheelbase 2.845 mm.
Proporsi tersebut membuat Galaxy A7 EV terlihat lebih kokoh di jalan. Di bagian belakang, lampu model through-type yang menyambung membantu memberi kesan modern sekaligus memperkuat identitas visual mobil ini pada malam hari.
Kabin Digital dengan Fitur Cerdas
Masuk ke interior, Geely menempatkan teknologi sebagai nilai jual utama. Panel instrumen digital berukuran 10,2 inci hadir bersama layar sentuh pusat yang tersedia dalam opsi 14,6 inci atau 15,4 inci.
- Panel instrumen digital 10,2 inci
- Layar sentuh pusat 14,6 inci atau 15,4 inci
- Sistem kokpit cerdas Galaxy Flyme Auto
- Interaksi Suara AI 4 Zona
- Dukungan CarPlay, HiCar, ICCOA, dan Flyme Link
Sistem Galaxy Flyme Auto menjadi inti pengalaman berkendara di kabin ini. Fitur Interaksi Suara AI 4 Zona memungkinkan penumpang di beberapa posisi mengirim perintah suara secara independen, sehingga interaksi terasa lebih praktis dan personal.
Geely juga menambahkan dukungan konektivitas lintas perangkat. Integrasi CarPlay, HiCar, ICCOA, dan Flyme Link membuat mobil ini lebih mudah disambungkan ke berbagai ekosistem ponsel pintar.
Performa dan Pilihan Jarak Tempuh
Di sektor tenaga, Galaxy A7 EV menggunakan motor listrik 160 kW atau setara 215 hp. Sumber dayanya berasal dari baterai Lithium Iron Phosphate atau LFP yang dikenal stabil dan tahan lama untuk penggunaan harian.
Geely menawarkan dua opsi baterai pada model ini. Kapasitas 49,52 kWh diklaim mampu menempuh jarak hingga 470 km, sedangkan baterai 58,05 kWh menjadi varian tertinggi dengan jarak tempuh sampai 550 km.
Pilihan tersebut memberi fleksibilitas bagi konsumen. Pengguna perkotaan bisa menimbang varian dengan jarak lebih pendek, sementara pengemudi yang sering bepergian jauh dapat memilih baterai terbesar untuk mengurangi frekuensi pengisian daya.
Fitur Kenyamanan yang Menambah Nilai Jual
Galaxy A7 EV tidak hanya fokus pada efisiensi, tetapi juga kenyamanan. Model ini dibekali pengisian daya ponsel nirkabel 50W, pencahayaan ambien 256 warna, kontrol iklim otomatis dua zona, dan pencitraan panoramik 5 derajat untuk membantu manuver di ruang sempit.
Sistem audio Flyme Sound dengan 16 speaker juga memperkuat kesan premium di dalam kabin. Salah satu detail menariknya adalah speaker yang tertanam di sandaran kepala pengemudi, yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman audio lebih personal.
Posisi Harga dan Arah Pasar
Harga resmi Galaxy A7 EV belum diumumkan secara global. Namun, versi plug-in hybrid sebelumnya dijual di kisaran 13.000 hingga 18.200 USD atau sekitar Rp221 juta hingga Rp309 jutaan di pasar domestik.
Patokan harga itu membuat Galaxy A7 EV berpeluang masuk sebagai sedan listrik yang cukup kompetitif jika Geely menjaga strategi banderolnya. Dengan kombinasi jarak tempuh 550 km, kabin digital, dan fitur kenyamanan yang lengkap, Galaxy A7 EV berpotensi menjadi salah satu model yang diperhatikan di pasar mobil listrik global.
