Motul melalui PT Motul Indonesia Energy (MIE) resmi memperkenalkan lini pelumas terbaru yang sudah mengantongi standar API SQ untuk pasar Indonesia. Kehadiran produk ini menegaskan arah baru industri pelumas yang kini harus mengikuti karakter mesin modern, terutama mesin turbo, kendaraan berteknologi downsizing, dan mobil yang menuntut efisiensi lebih tinggi.
API SQ menjadi spesifikasi performa terbaru dengan persyaratan yang lebih ketat dibanding generasi sebelumnya. Standar ini dirancang agar pelumas mampu menjawab kebutuhan mesin masa kini yang bekerja lebih panas, lebih efisien, dan lebih sensitif terhadap perlindungan komponen internal.
Jawaban untuk mesin modern
Perkembangan teknologi otomotif membuat peran pelumas tidak lagi sekadar menjaga gesekan antarkomponen. Pelumas kini juga harus membantu efisiensi bahan bakar, menahan panas, dan melindungi mesin dari risiko seperti Low Speed Pre-Ignition atau LSPI yang kerap menjadi perhatian pada mesin turbo bensin modern.
Managing Director PT Motul Indonesia, Welmart Purba, menegaskan bahwa standar pelumas harus ikut berevolusi seiring perkembangan mesin. “Seiring perkembangan teknologi mesin kendaraan yang semakin modern, mulai dari penerapan downsizing, penggunaan turbocharger, hingga tuntutan perlindungan terhadap fenomena Low Speed Pre-Ignition (LSPI), standar performa pelumas juga harus terus berevolusi,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Welmart menambahkan bahwa API SQ hadir sebagai jawaban atas kebutuhan mesin terkini yang bekerja pada tekanan dan efisiensi lebih tinggi. Pernyataan itu sejalan dengan tren global di mana pabrikan mobil terus mengecilkan kapasitas mesin, tetapi tetap mengejar tenaga besar lewat turbocharger dan sistem pembakaran yang lebih presisi.
Deretan produk yang sudah ditingkatkan
Motul tidak hanya membawa satu produk, tetapi memperbarui sejumlah lini pelumas Passenger Car Motor Oil atau PCMO. Langkah ini menunjukkan bahwa perusahaan ingin menjangkau lebih banyak segmen kendaraan di Indonesia, dari mobil harian hingga kendaraan berperforma tinggi.
Berikut lini PCMO Motul yang sudah ditingkatkan ke standar API SQ:
- Multigrade Plus
- Multipower Plus
- H-Tech 100 Plus
- NGEN Hybrid
- Motul 300V
Lini tersebut dirancang untuk kebutuhan kendaraan yang berbeda. Mobil harian bermesin konvensional, LCGC, MPV modern, hingga SUV bermesin turbo bisa menjadi target utama dari produk-produk ini.
Motul juga tetap memisahkan kebutuhan kendaraan performa tinggi melalui 300V. Produk ini ditujukan untuk penggunaan yang lebih ekstrem, termasuk balap, sehingga karakter pelumasnya berbeda dari lini harian.
Mengapa API SQ penting bagi pemilik mobil
Bagi pemilik mobil, kehadiran standar baru ini penting karena mesin modern tidak lagi hanya menuntut tenaga. Kendaraan saat ini juga harus hemat bahan bakar, rendah emisi, dan tetap awet dalam penggunaan jangka panjang.
Berikut faktor yang membuat API SQ relevan untuk pengguna mobil masa kini:
| Faktor | Dampak pada kendaraan |
|---|---|
| Downsizing | Mesin kecil tetap butuh perlindungan tinggi |
| Turbocharger | Suhu dan tekanan kerja lebih tinggi |
| LSPI | Risiko pada mesin bensin turbo perlu ditekan |
| Efisiensi bahan bakar | Pelumas harus membantu kerja mesin lebih ringan |
| Emisi rendah | Pelumas mendukung target efisiensi dan emisi |
API SQ hadir sebagai solusi untuk kondisi tersebut. Pelumas dengan standar ini dituntut lebih stabil, lebih tahan terhadap beban kerja tinggi, dan lebih sesuai untuk mesin modern yang semakin kompleks.
Posisi Motul di pasar pelumas
Dengan membawa API SQ ke Indonesia, Motul memperkuat citranya sebagai pemain global yang mengikuti perkembangan teknologi otomotif. Perusahaan juga menunjukkan bahwa pasar Indonesia mendapat perhatian khusus karena pertumbuhan kendaraan modern terus meningkat.
Welmart menyebut pelumas API SQ cocok untuk mobil keluaran terbaru. Ia juga menegaskan bahwa pelumas kini menjadi elemen penting untuk mendukung performa, efisiensi, dan keandalan kendaraan secara keseluruhan.
Di tengah meningkatnya penggunaan mobil turbo dan hybrid di Indonesia, langkah Motul ini berpotensi memperluas pilihan pelumas yang sesuai dengan karakter mesin terkini. Kehadiran lini API SQ juga menegaskan bahwa kebutuhan pelumas kini bergerak seiring dengan perubahan desain mesin, bukan sekadar mengikuti jadwal servis rutin.






