Song Ultra EV Meledak Di Awal Penjualan, Isi Daya 5 Menit Bikin Pembeli Berbondong-bondong

Produsen kendaraan listrik China, BYD, kembali menarik perhatian pasar lewat Song Ultra EV yang langsung mencatat penjualan awal kuat di negaranya. Model ini diminati karena menawarkan harga yang relatif terjangkau, teknologi pengisian cepat, serta pilihan varian dengan jarak tempuh yang lebih panjang.

Dalam laporan yang dikutip Electrek, Song Ultra EV mengantongi 21.586 reservasi hanya dalam 20 hari masa pre-order yang dimulai 6 Maret. Dalam pekan pertama setelah masuk pasar, mobil ini juga membukukan tambahan 10.000 pesanan, lalu total order menembus 37.000 unit pada 2 April.

Charging 5 menit jadi daya tarik utama

Salah satu alasan terbesar di balik sambutan pasar adalah baterai Blade generasi kedua milik BYD yang bisa mengisi daya dari 10% ke 70% hanya dalam lima menit. Kecepatan ini menjadi nilai jual penting bagi calon pembeli yang ingin pengalaman penggunaan lebih praktis, terutama di pasar yang mulai menuntut mobil listrik dengan waktu isi ulang singkat.

Baterai tersebut juga diklaim tetap bekerja baik di suhu rendah. Selain itu, performanya tidak turun drastis saat mendekati pengisian penuh, yang selama ini menjadi salah satu keluhan umum pada kendaraan listrik.

Harga masuk akal, tetapi banyak pembeli memilih varian lebih mahal

Song Ultra EV dibuka dengan harga 151.900 yuan atau sekitar $22.000. Namun, menurut riset pihak ketiga dari CarFans yang dikutip Electrek, sekitar 70% pembeli memilih membayar lebih untuk varian dengan jarak tempuh hingga 710 km atau 440 miles.

Varian dasar memang menawarkan harga yang lebih rendah, tetapi jarak tempuhnya jauh lebih pendek, sekitar 65 miles. Kondisi ini menunjukkan bahwa konsumen tidak hanya mengejar harga murah, tetapi juga mempertimbangkan kenyamanan dan fleksibilitas pemakaian harian.

Pilihan teknologi juga ikut memengaruhi pembelian

Hampir separuh pembeli disebut memilih trim yang lebih mahal dengan teknologi navigasi BYD God’s Eye B. Angka ini memperlihatkan bahwa fitur bantuan berkendara dan sistem pintar mulai mendapat tempat penting di kalangan konsumen EV di China.

Minat yang tinggi pada varian berfitur lengkap juga menegaskan strategi BYD yang tidak sekadar menjual mobil listrik murah. Pabrikan ini mencoba menggabungkan harga kompetitif dengan teknologi yang biasanya ditemukan di segmen yang lebih mahal.

Trafik ke diler ikut melonjak

Dampak peluncuran Song Ultra EV tidak berhenti pada angka pemesanan. Laporan yang sama menyebut lalu lintas konsumen ke toko BYD di China naik 40% dalam tiga hari setelah peluncuran.

Lonjakan ini menunjukkan bahwa daya tarik model baru tersebut tidak hanya mendorong pembelian online atau reservasi awal. Produk itu juga berhasil memancing rasa ingin tahu konsumen untuk datang langsung melihat unit dan membandingkan varian yang tersedia.

Posisi BYD di pasar EV global semakin kuat

Song Ultra EV masuk ke dalam strategi inti BYD yang menawarkan mobil listrik dengan teknologi pengisian mutakhir dan harga yang tetap terjangkau. Pendekatan ini ikut membantu BYD melampaui Tesla sebagai pemimpin global di pasar kendaraan listrik.

  1. Harga awal yang kompetitif membuat model ini mudah diakses konsumen luas.
  2. Sistem pengisian cepat lima menit memberi keunggulan nyata dalam penggunaan sehari-hari.
  3. Varian jarak jauh dan fitur navigasi pintar mendorong pembeli naik kelas.
  4. Respons pasar terlihat dari tingginya reservasi dan trafik showroom.

Di tengah persaingan EV yang semakin ketat, kombinasi harga, kecepatan isi daya, dan fitur pintar membuat Song Ultra EV menjadi salah satu model BYD yang paling diperhatikan saat ini. Jika tren reservasi dan minat konsumen bertahan, model ini berpotensi memperkuat dominasi BYD di segmen mobil listrik massal sekaligus menaikkan standar baru untuk kendaraan listrik berharga terjangkau.

Terkait