Chery Exeed EX7 Meluncur Hari Ini, Mobil Penumpang Pertama Pakai Rem Elektronik Tanpa Hidrolik!

Chery Exeed EX7 resmi meluncur dan langsung menarik perhatian karena membawa teknologi pengereman yang berbeda dari mobil penumpang listrik pada umumnya. Model ini merupakan versi global dari Exlantix ET dan menjadi salah satu langkah penting Exeed di bawah Chery Group untuk menampilkan inovasi terbaru di segmen SUV listrik.

Sorotan utamanya bukan hanya pada statusnya sebagai SUV elektrifikasi, melainkan pada klaim teknologinya yang disebut bisa mendorong standar baru dalam keselamatan dan efisiensi. Pabrikan menempatkan EX7 sebagai produk yang tidak sekadar mengikuti tren, tetapi juga membawa pendekatan teknis yang lebih maju.

Rem Tanpa Oli Jadi Pembeda Utama

Chery Exeed EX7 disebut sebagai kendaraan penumpang pertama di dunia yang memakai teknologi pure electronic mechanical braking atau EMB dalam produksi massal. Berbeda dari sistem rem konvensional yang masih bergantung pada hidrolik, sistem ini bekerja lewat sinyal elektronik untuk mengaktifkan pengereman.

Cara kerja tersebut membuat respons rem berlangsung lebih cepat dan presisi. Pengembangannya pun tidak singkat karena sistem ini membutuhkan waktu sekitar tiga tahun untuk disempurnakan agar mampu bereaksi dalam hitungan milidetik sekaligus tetap akurat di berbagai kondisi ekstrem.

Teknologi ini diklaim memberi dampak pada efisiensi energi dan keselamatan berkendara. Dalam penggunaan yang tepat, EMB juga berpotensi memperpendek jarak pengereman dan bekerja lebih optimal saat dipadukan dengan Flying Fish Chassis 3.0, sistem cerdas yang berfungsi menjaga stabilitas kendaraan.

Desain Besar dengan Sentuhan Premium

Dari sisi tampilan, EX7 membawa bahasa desain yang modern dan futuristik. Bagian depan tampil dengan lampu terpisah, garis LED horizontal yang memanjang, serta aksen krom yang memberi kesan premium.

Dimensinya juga tergolong besar, dengan panjang hampir 5 meter dan wheelbase mencapai 3 meter. Ukuran ini tidak hanya mempertegas karakter SUV, tetapi juga memberi ruang kabin yang lebih lapang untuk penumpang.

Bagian belakang memakai desain lampu full-width yang menyatu secara visual. Detail tersebut membuat tampilan EX7 terlihat lebih rapi, modern, dan selaras dengan posisinya sebagai SUV premium listrik.

Kabinnya Fokus pada Kenyamanan

Interior Chery Exeed EX7 mengusung pendekatan minimalis dengan pusat perhatian pada layar sentuh 30 inci. Panel besar ini menggabungkan sistem infotainment dan hiburan dalam satu tampilan utama yang mudah diakses.

Fitur kenyamanan lain juga hadir untuk memperkuat nilai jualnya. Mobil ini dilengkapi wireless charging, panoramic sunroof, jok kulit premium, serta ventilasi AC untuk penumpang belakang.

Kombinasi tersebut membuat EX7 tidak hanya menonjol dari sisi teknologi penggerak, tetapi juga dari pengalaman berkendara yang lebih mewah. Pendekatan ini penting karena pasar SUV listrik premium kini menuntut kenyamanan setara dengan inovasi teknis.

Dua Opsi Penggerak untuk Kebutuhan Berbeda

Chery Exeed EX7 disiapkan dengan dua pilihan sumber tenaga agar bisa menjangkau kebutuhan pasar yang lebih luas. Varian pertama adalah REEV atau range-extender yang memakai mesin 1.5T bertenaga 156 PS sebagai generator untuk mengisi baterai 39,8 kWh.

Dalam mode listrik murni, varian REEV ini mampu menempuh jarak 182 km hingga 203 km. Opsi kedua adalah varian EV full electric dengan konfigurasi dual motor, masing-masing 123 kW di depan dan 230 kW di belakang.

Varian listrik penuh ini dibekali baterai 97,682 kWh dan diklaim sanggup melaju sejauh 682 km hingga 726 km dalam sekali pengisian daya. Dengan spesifikasi tersebut, EX7 diposisikan sebagai penantang serius di kelasnya, termasuk untuk rival seperti Li Auto L8.

Kehadiran EX7 menunjukkan bahwa Chery Exeed tidak hanya mengejar jarak tempuh dan tampilan premium, tetapi juga ingin membawa lompatan teknologi yang lebih terasa pada aspek pengereman, stabilitas, dan efisiensi kendaraan listrik modern.

Berita Terkait

Back to top button