Nama merek premium BYD yang selama ini dikenal sebagai Denza dikabarkan akan berubah menjadi Danza agar bisa tetap dipakai di Indonesia. Perubahan ini muncul setelah sengketa hukum terkait nama tersebut berujung pada kekalahan pihak BYD di persidangan, sehingga merek itu perlu memakai identitas baru untuk melanjutkan penjualan.
Langkah pergantian nama ini tidak hanya menyasar satu model, tetapi berpotensi diterapkan ke seluruh lini yang dipasarkan. Model MPV mewah D9 disebut menjadi produk pertama yang akan memakai nama baru tersebut, meski untuk saat ini mobil itu masih dijual sebagai Denza D9.
Nama Danza Sudah Didaftarkan
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa nama Danza sudah terdaftar di PDKI Kemenkumham RI. Pendaftaran itu menjadi sinyal kuat bahwa merek premium BYD tersebut sedang menyiapkan penyesuaian identitas agar tetap bisa beroperasi di pasar domestik.
Kondisi ini juga menunjukkan bahwa perubahan nama bukan sekadar wacana, melainkan bagian dari langkah administratif yang sudah disiapkan. Selama nama baru belum sepenuhnya diterapkan, produk yang ada masih memakai nama lama di pasar.
D9 Jadi Model yang Paling Terlihat Dampaknya
D9 menjadi model paling penting dalam pembahasan ini karena mobil tersebut selama ini menjadi andalan penjualan. Jika nama baru benar-benar digunakan, D9 hampir pasti menjadi produk pertama yang menampilkan merek Danza di pasar Indonesia.
Model ini juga punya posisi strategis karena membantu membangun citra BYD di segmen premium. Dengan penjualan yang disebut memuaskan, pergantian nama pada D9 menjadi perhatian karena akan langsung terlihat oleh konsumen yang sudah mengenal model tersebut.
Dua Model Baru Masih Dinanti
Selain D9, ada dua model lain yang ikut disebut dalam rencana merek baru ini, yaitu B5 dan Z9 GT. B5 diposisikan sebagai SUV mewah, dan model ini menjadi sorotan karena akan menjadi mobil PHEV pertama yang dijual setelah BYD selama ini lebih banyak menghadirkan mobil listrik.
Sementara itu, Z9 GT sudah pernah diperlihatkan ke publik sekitar setahun lalu, tetapi belum juga masuk tahap peluncuran. Pihak terkait disebut masih melakukan persiapan penjualan untuk model tersebut, dan Z9 GT akan hadir sebagai station wagon bertenaga listrik murni.
Belum Ada Komentar Resmi
Hingga kini, BYD belum memberikan pernyataan resmi soal penggunaan nama Danza sebagai pengganti Denza. Namun, dari situasi yang berkembang, perusahaan tampak masih ingin memastikan bisnisnya terus berjalan tanpa gangguan berarti.
Perubahan nama juga tidak mengubah fakta bahwa D9 tetap menjadi tulang punggung penjualan sementara ini. Model tersebut disebut sudah terjual lebih dari 1.000 unit sepanjang kuartal pertama tahun ini, sementara rival utamanya, Alphard, hanya mencatat penjualan ratusan unit pada periode yang sama.
Dengan dasar itu, nama Danza dipandang sebagai langkah penyesuaian yang paling realistis jika merek premium BYD ingin terus memperkuat posisinya di Indonesia. Selama proses transisi berjalan, perhatian pasar kini tertuju pada kapan nama baru itu benar-benar dipakai pada D9, lalu diterapkan ke B5 dan Z9 GT saat keduanya siap dipasarkan.
