Harga BBM pada 24 April 2026 menunjukkan perbedaan yang cukup mencolok antardaerah, terutama pada jenis diesel non-subsidi. Di beberapa wilayah, Harga Pertamina Dex sudah berada di kisaran Rp23 ribu hingga mendekati Rp25 ribu per liter, sementara BP Ultimate Diesel bahkan tercatat Rp25.560 per liter.
Penyesuaian ini mengikuti perubahan harga BBM non-subsidi yang dilakukan sejak 18 April 2026. Pertamina mempertahankan harga Pertamax dan Pertamina Green, tetapi menaikkan sejumlah produk lain seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex karena pergerakan harga minyak global yang masih fluktuatif.
Harga BBM Pertamina di Jawa Masih Jadi Acuan
Untuk wilayah Jawa, harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter. Sementara itu, Pertamax dipatok Rp12.300 per liter, Pertamax Turbo Rp19.400 per liter, dan Pertamax Green 95 Rp12.900 per liter.
Kenaikan paling terasa ada pada diesel non-subsidi. Dexlite tercatat Rp23.600 per liter dan Pertamina Dex Rp23.900 per liter di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.
Dalam data yang sama, wilayah Bali dan Nusa Tenggara Barat juga mengikuti angka serupa untuk kelompok harga tersebut. Kondisi ini menunjukkan bahwa harga BBM non-subsidi di Jawa dan Bali masih bergerak dalam satu kisaran yang relatif berdekatan.
Wilayah yang Menyentuh Rp25 Ribu
Sejumlah daerah di luar Jawa mencatat harga yang lebih tinggi untuk produk diesel non-subsidi. Di Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara, Pertamina Dex tercatat Rp24.950 per liter dan Dexlite Rp24.650 per liter.
Angka serupa juga terlihat di beberapa wilayah lain seperti Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Tengah, Timur, serta seluruh wilayah Sulawesi. Di daerah-daerah tersebut, Pertamina Dex berada di Rp24.450 per liter dan Dexlite Rp24.150 per liter.
Di FTZ Batam, harga masih lebih rendah dibanding banyak wilayah lain. Pertamax tercatat Rp11.750 per liter, Dexlite Rp22.450 per liter, dan Pertamina Dex Rp22.700 per liter.
BP-AKR Juga Menyesuaikan Harga
Penyesuaian harga tidak hanya terjadi di Pertamina. Jaringan SPBU BP-AKR juga memperbarui harga BBM pada April 2026 dan masih menerapkannya hingga 24 April 2026.
BP 92 tercatat Rp12.390 per liter dan BP Ultimate Rp12.930 per liter. Pada kategori diesel, BP Ultimate Diesel berada di Rp25.560 per liter dan menjadi salah satu yang paling mahal dalam daftar harga terbaru.
Kenaikan itu menunjukkan bahwa tren harga BBM diesel non-subsidi sedang bergerak naik di banyak jaringan SPBU. Pada saat yang sama, harga bensin cenderung lebih stabil dibanding diesel.
Harga Subsidi Tetap Dipertahankan
Meski sebagian produk naik, BBM bersubsidi masih tidak berubah. Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter di seluruh wilayah yang disebut dalam data.
Kebijakan harga yang berbeda antardaerah dipengaruhi oleh pajak daerah serta biaya distribusi. Faktor geografis dan tantangan logistik membuat harga satu jenis BBM bisa berbeda antara Jawa, Kalimantan, Papua, hingga kawasan kepulauan seperti Batam dan FTZ Sabang.
Dengan kondisi tersebut, konsumen yang menggunakan BBM non-subsidi perlu mencermati harga terbaru di wilayah masing-masing. Perbedaan kecil pada daftar harga bisa berpengaruh pada biaya operasional harian, terutama bagi pengguna kendaraan pribadi, armada logistik, dan sektor usaha yang bergantung pada bahan bakar diesel.
