Chery resmi memperkenalkan Tiggo V di Beijing Auto Show 2026, Shunyi Hall, China International Exhibition Center, dengan pendekatan produk yang tidak biasa. Mobil ini hadir sebagai model modular yang mencoba menggabungkan karakter SUV, MPV, dan pick up dalam satu kendaraan.
Tiggo V diposisikan sebagai solusi mobilitas keluarga yang lebih fleksibel dan praktis. Chery menyebut model ini sebagai mobil multifungsi pertama di lini Tiggo, dengan konsep transformable multi-functional family SUV yang dirancang mengikuti kebutuhan penggunaan sehari-hari.
Fokus pada kebutuhan keluarga modern
CEO Chery Brand Jeff Zhang menegaskan bahwa seluruh inovasi Chery berangkat dari semangat “For Family”. Menurut dia, Tiggo V dikembangkan agar dapat menyesuaikan diri dengan berbagai kebutuhan, mulai dari aktivitas harian di dalam kota, perjalanan bersama keluarga besar, hingga membawa barang untuk kegiatan luar ruang.
Pendekatan itu terlihat dari cara Chery menyusun Tiggo V sebagai kendaraan berbasis skenario penggunaan atau scenario-driven product. Artinya, mobil ini tidak hanya mengejar tampilan, tetapi juga fungsi yang bisa berubah sesuai kebutuhan pemiliknya.
Huruf “V” pada Tiggo V juga punya tiga makna utama. Tiga makna tersebut adalah Versatility, Value, dan Victory.
Tiga mode dalam satu kendaraan
Konsep paling menonjol dari Tiggo V terletak pada skema 3-in-1 family vehicle. Chery memadukan fungsi SUV, MPV, dan Pickup/PUP dalam satu mobil agar pengguna tidak perlu memilih satu karakter saja.
Dalam mode SUV, Tiggo V tampil dengan desain eksterior yang tegas dan khas keluarga Tiggo. Grille berbentuk V menjadi elemen utama, sementara garis desain lain dibuat untuk memperkuat kesan modern dan berkarakter.
Saat dibutuhkan untuk membawa penumpang lebih banyak, mobil ini bisa bertransformasi menjadi mode MPV. Wheelbase 2.800 mm memungkinkan konfigurasi tiga baris dengan kapasitas tujuh penumpang, sehingga kabin terasa lebih luas untuk perjalanan keluarga.
Baris kedua memakai model captain seat yang bisa digeser hingga 380 mm. Kursi ini juga dapat dilipat menjadi mode rebah atau bed mode, yang memberi kenyamanan lebih saat perjalanan jauh.
Bisa berubah jadi ruang angkut
Selain untuk keluarga, Tiggo V juga disiapkan untuk kebutuhan barang dan aktivitas luar ruang. Pada mode PUP alias pick up, bagian belakang kendaraan dapat dikonfigurasi agar kapasitas angkut meningkat.
Ruang belakang juga memakai sistem pembatas bongkar-pasang yang membuat area kargo lebih fleksibel. Bukaan bagasi dibuat lebar agar lebih mudah memasukkan koper besar, perlengkapan camping, sepeda, hingga kebutuhan usaha.
Chery juga menyebut Tiggo V kompatibel dengan aksesori seperti roof tent, bed liner, dan kulkas portable tanpa perlu modifikasi tambahan. Ini membuat karakter kendaraan terasa lebih dekat dengan pengguna yang aktif dan membutuhkan mobil serbaguna.
Dibangun untuk efisiensi dan keamanan
Tiggo V dibekali sistem hybrid generasi terbaru Chery Super Hybrid atau CSH. Sistem ini dirancang untuk memberi tenaga yang responsif sekaligus tetap efisien untuk penggunaan di kota, tol, maupun saat membawa muatan penuh.
Dari sisi efisiensi, versi PHEV mencatat konsumsi bahan bakar mulai 6L/100 km. Sementara itu, versi mesin bensin disebut mengonsumsi 7,84L/100 km.
Pada aspek kemampuan jalan, Tiggo V memiliki ground clearance 220 mm. Mobil ini juga diklaim sanggup melewati genangan hingga 700 mm untuk versi PHEV dan 650 mm untuk versi bensin, serta mampu menanjak sampai sudut kemiringan 30°.
Keamanan menjadi salah satu titik penting lain pada model ini. Struktur bodinya memakai 76% high-strength steel dan aluminum pada area penting, lalu diperkuat dengan fitur Advanced Driver Assistance Systems atau ADAS.
Dengan pendekatan yang memadukan wajah SUV, kepraktisan MPV, dan fungsi angkut ala pick up, Tiggo V tampil sebagai produk yang coba menjembatani banyak kebutuhan dalam satu kendaraan. Chery menempatkannya sebagai jawaban untuk keluarga modern yang membutuhkan mobil fleksibel, aman, dan siap dipakai dalam berbagai skenario perjalanan.
Source: oto.detik.com





