Li Auto Bergerak Cepat ke Timur Tengah dan Asia, Siapkan Serangan Global Baru

Li Auto mempercepat langkah globalnya lewat kemitraan baru di Timur Tengah dan rencana ekspansi yang lebih luas ke Asia-Pasifik. Produsen kendaraan energi baru asal China itu menandatangani kerja sama dealer di Uni Emirat Arab dan Arab Saudi, sembari menyiapkan masuk ke beberapa pasar Asia mulai Mei.

Langkah ini menandai dorongan Li Auto untuk memperkuat bisnis luar negeri di tengah persaingan ekspor otomotif China yang makin ketat. Fokus utamanya bukan hanya menjual mobil, tetapi juga membangun sistem operasional yang lebih lengkap agar ekspansi bisa berjalan lebih stabil.

Kemitraan baru di Timur Tengah

Li Auto meneken perjanjian kerja sama dengan Al Fahim Motors di UEA dan Mohamed Yousuf Naghi Motors di Arab Saudi di kantor pusatnya di Beijing pada Sabtu. Kesepakatan ini membuka jalan bagi masuknya model EREV seri L ke dua pasar tersebut.

Perusahaan menyebut model L-series akan menjadi produk pertama yang dipasarkan di Timur Tengah, terutama di UEA dan Arab Saudi. Portofolio ini terdiri dari Li L6, Li L7, Li L8, dan Li L9, yang dikenal sebagai lini andalan dengan teknologi extended-range electric vehicle.

Li Auto menilai karakter produk tersebut selaras dengan kebutuhan konsumen lokal. “The premium, family oriented positioning and extended range technology of the L series perfectly match the needs of Middle Eastern customers,” kata Wu Zuomin, kepala bisnis internasional Li Auto, saat seremoni penandatanganan.

Strategi produk dan penyesuaian pasar

Di luar lini L-series, Li Auto juga sudah menawarkan model baterai listrik seperti Li Mega MPV serta SUV listrik Li i6 dan Li i8. Namun, untuk tahap awal ekspansi Timur Tengah, perusahaan memilih memprioritaskan model yang sudah paling kuat identitasnya di pasar domestik.

Li Auto juga menyiapkan pendekatan teknis yang disesuaikan dengan kondisi wilayah tersebut. Perusahaan akan membangun gudang pusat di Timur Tengah untuk menjaga pasokan suku cadang dan menyesuaikan perangkat keras kendaraan agar lebih tahan terhadap suhu tinggi dan lingkungan berdebu.

Pendekatan itu menunjukkan bahwa Li Auto tidak hanya membawa produk, tetapi juga mencoba mengantisipasi tantangan operasional sejak awal. Hal ini penting karena layanan purna jual dan ketersediaan komponen sering menjadi penentu penerimaan merek baru di pasar luar negeri.

Ekspansi Asia-Pasifik dimulai dari beberapa pasar

Di Asia-Pasifik, Li Auto mengumumkan rencana masuk ke Kamboja, Laos, Makau, dan Myanmar. Perusahaan juga menyiapkan kemitraan distribusi dengan sejumlah mitra regional, termasuk SDB di Kamboja, Hongyun di Laos, dan Hongyue Group di Makau.

Li Auto menyampaikan bahwa pasar-pasar tersebut ditargetkan mulai dimasuki secara resmi pada Mei. Perusahaan menyebut persiapan untuk ekspansi itu masih berlangsung, termasuk soal jaringan distribusi dan operasional pendukung.

Render toko Li Auto yang akan hadir di Makau juga telah diperlihatkan perusahaan sebagai bagian dari sinyal kesiapan ekspansi kawasan. Ini memperlihatkan bahwa strategi global Li Auto tidak hanya bertumpu pada pengiriman unit, tetapi juga pada pembentukan kehadiran merek di lapangan.

Bangun sistem sebelum mengejar penjualan

Presiden Li Auto, Ma Donghui, menegaskan bahwa ekspansi luar negeri masih berada pada tahap awal. Ia mengatakan perusahaan tidak memprioritaskan penjualan jangka pendek atau margin kotor, melainkan membangun sistem yang lengkap terlebih dahulu.

Sistem itu mencakup jaringan kanal penjualan, layanan purna jual, logistik lokal, pergudangan suku cadang, dan pembentukan kesadaran merek dalam jangka panjang. Dengan pendekatan ini, Li Auto memilih ekspansi yang lebih hati-hati dibandingkan sejumlah pabrikan China lain yang telah lebih dulu agresif ke luar negeri.

Perusahaan juga menyoroti pengalaman di Asia Tengah sebagai modal penting. Li Auto menyebut ada sekitar 10.000 kendaraan di sana melalui ekspor paralel tidak resmi, dan kini berupaya membawa pengguna tersebut masuk ke dalam sistem resmi lewat ketersediaan suku cadang dan pembaruan OTA.

Di tahap berikutnya, Eropa sudah ditetapkan sebagai target utama. Li Auto memastikan akan tampil di Paris Motor Show 2026, yang akan menjadi debutnya di ajang otomotif internasional papan atas di Eropa.

Terkait