Kebijakan penyaluran Pertalite dan Solar subsidi kini menuntut ketelitian lebih tinggi dari masyarakat yang ingin membeli BBM bersubsidi. Melalui program Subsidi Tepat MyPertamina, Pertamina mewajibkan pendaftaran data diri dan kendaraan agar distribusi subsidi bisa lebih tepat sasaran.
Langkah ini muncul di tengah kondisi harga BBM yang membuat banyak orang semakin berhati-hati dalam mengatur pengeluaran. Sistem registrasi online juga dipakai untuk meminimalkan potensi penyalahgunaan di lapangan, terutama pada penyaluran BBM subsidi yang harus diberikan kepada pihak yang berhak.
Mengapa pendaftaran menjadi penting
Kewajiban registrasi ini mengacu pada sejumlah regulasi, termasuk Perpres No. 191 Tahun 2014 dan aturan dari BPH Migas tentang distribusi BBM berbasis teknologi informasi. Sejak 1 Juli 2022, konsumen Pertalite, khususnya pengguna kendaraan roda empat, sudah diwajibkan mendaftar melalui sistem Subsidi Tepat sebelum melakukan pembelian.
Melalui sistem tersebut, data kendaraan akan diverifikasi lebih dulu sebelum pengguna bisa mengakses jatah BBM subsidi. Jika data dinyatakan sesuai, pengguna akan mendapatkan QR Code yang dipakai saat transaksi di SPBU.
Situs resmi untuk daftar MyPertamina
Pendaftaran dilakukan melalui situs resmi Subsidi Tepat MyPertamina di https://subsiditepat.mypertamina.id. Lewat laman itu, pengguna bisa registrasi, melengkapi data kendaraan, memantau status verifikasi, hingga mengunduh QR Code bila pengajuan disetujui.
Proses ini bisa dibuka lewat browser di HP atau laptop agar lebih lancar. Sistem online ini disiapkan supaya masyarakat dapat mengurus registrasi dari rumah tanpa harus datang langsung ke lokasi layanan.
Dokumen yang perlu disiapkan
Sebelum mulai mendaftar, ada beberapa dokumen yang harus disiapkan agar proses verifikasi berjalan mulus. Data yang diminta mencakup KTP, STNK, foto kendaraan, nomor ponsel aktif, dan email aktif.
Berikut kebutuhan dokumen yang disebut dalam panduan pendaftaran:
- Foto KTP yang masih berlaku dan terbaca jelas.
- Foto STNK asli bagian depan dan belakang.
- Foto kendaraan tampak samping dengan nomor polisi terlihat jelas.
- Email aktif untuk aktivasi akun.
- Nomor ponsel yang bisa dihubungi untuk verifikasi.
Kualitas foto juga perlu diperhatikan. Gambar yang blur, gelap, atau tidak terbaca berisiko menghambat verifikasi data.
Langkah mendaftar Subsidi Tepat MyPertamina
Setelah dokumen siap, pengguna bisa memulai pendaftaran secara mandiri lewat platform resmi. Alurnya dimulai dari pembuatan akun baru, lalu dilanjutkan dengan pengisian data diri sesuai identitas resmi.
Setelah itu, sistem akan meminta aktivasi email. Pengguna perlu membuka email yang didaftarkan dan mengklik tautan aktivasi yang dikirim sistem untuk mengonfirmasi akun.
Tahap berikutnya adalah login menggunakan NIK dan kata sandi yang sudah dibuat. Setelah masuk, pengguna harus mengisi data domisili secara lengkap sesuai KTP dan mengunggah identitas yang diminta oleh sistem.
Bagian penting lain ada pada data kendaraan. Informasi yang harus diisi meliputi nomor polisi, merek dan tipe kendaraan, tahun produksi, nomor rangka dan mesin, serta kapasitas silinder atau CC.
Data kendaraan dan verifikasi
Selain mengisi formulir, pengguna juga wajib mengunggah dokumen pendukung kendaraan. Dokumen itu meliputi STNK, bukti pajak, dan foto kendaraan yang menampilkan nomor polisi secara jelas.
Jika kendaraan digunakan lebih dari satu orang, sistem juga memberi ruang untuk menambahkan pengguna lain secara opsional. Fitur ini membantu anggota keluarga atau pihak lain yang ikut memakai kendaraan agar tetap bisa menggunakan QR Code yang sama.
Setelah semua data masuk, sistem akan memproses verifikasi. Dalam panduan yang disebutkan, proses ini dapat memakan waktu maksimal 14 hari kerja dan hasilnya dikirim melalui email serta notifikasi di aplikasi MyPertamina.
Cara memakai QR Code di SPBU
QR Code yang sudah disetujui menjadi syarat penting saat membeli BBM subsidi di SPBU. Pengguna cukup menunjukkan kode tersebut kepada petugas sebelum pengisian bahan bakar dilakukan.
Petugas kemudian akan memindai kode melalui aplikasi Pertamina. Sistem akan mengecek kuota dan kelayakan kendaraan, lalu pengisian bisa dilanjutkan jika data dinyatakan valid.
Struk pembelian juga sebaiknya disimpan sebagai bukti transaksi. Langkah ini penting untuk memastikan setiap pembelian BBM subsidi tercatat dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku.
Di tengah penyaluran subsidi yang makin ketat, pendaftaran MyPertamina menjadi langkah yang perlu dipahami oleh pengguna Pertalite dan Solar subsidi. Dengan menyiapkan dokumen yang benar, mengisi data secara akurat, dan mengikuti proses verifikasi sampai tuntas, akses terhadap jatah BBM subsidi tetap bisa berlangsung sesuai aturan.







