Jetour memperkenalkan strategi global baru bertajuk Travel Plus dalam ajang Beijing Auto Show, yang menandai pergeseran arah perusahaan dari sekadar produsen kendaraan menjadi penyedia ekosistem perjalanan dan gaya hidup. Melalui pendekatan ini, Jetour ingin menghubungkan produk otomotif dengan pengalaman budaya, komunitas pengguna, dan kebutuhan mobilitas yang lebih luas di berbagai negara.
Presiden JETOUR International, Ke Chuandeng, mengatakan bahwa konsep tersebut kini berkembang menjadi jembatan antara manusia dan pengalaman. Ia menyebut Travel Plus sudah melampaui atribut produk dan menjadi representasi gaya hidup, koneksi emosional, serta penghubung antara manusia, budaya, dan perjalanan.
Fokus Baru Jetour di Pasar Global
Strategi Travel Plus menunjukkan bahwa Jetour tidak hanya membangun kendaraan untuk berpindah tempat, tetapi juga membentuk pengalaman yang menyertai perjalanan pengguna. Pendekatan ini terlihat dari penguatan ekosistem global yang melibatkan ratusan komunitas pengguna di berbagai negara.
Langkah tersebut juga memperlihatkan ambisi Jetour untuk memperluas identitas merek di tengah persaingan industri otomotif yang semakin ketat. Dengan menggabungkan produk, komunitas, dan gaya hidup, Jetour berupaya membangun kedekatan yang lebih kuat dengan konsumen di berbagai pasar.
Deretan Model yang Dibawa ke Pameran
Di ajang itu, Jetour menampilkan Jetour T2 i-DM sebagai SUV plug-in hybrid yang menjadi salah satu sorotan utama. Mobil ini mengusung tenaga 280 kW atau setara 375 Tk dengan torsi 610 Nm, serta diklaim mampu menempuh jarak perjalanan lebih dari 1.000 kilometer.
Selain T2 i-DM, Jetour juga memperkenalkan Jetour G700 sebagai SUV off-road hybrid premium. Model ini membawa tenaga 665 kW atau 891 Tk dengan torsi mencapai 1.135 Nm, dan mampu berakselerasi dari 0–100 kilometer per jam dalam 4,6 detik berkat dukungan suspensi udara adaptif.
Pendekatan Multi-Brand untuk Kebutuhan Berbeda
Jetour tidak hanya mengandalkan satu lini produk dalam pameran tersebut. Perusahaan juga menghadirkan Soueast S08 DM, model yang diarahkan untuk kebutuhan mobilitas perkotaan melalui pendekatan multi-brand.
Strategi ini menunjukkan bahwa Jetour ingin menjangkau segmen yang lebih beragam, mulai dari pengguna yang mencari kendaraan untuk perjalanan jauh, penggemar off-road, hingga konsumen perkotaan yang membutuhkan mobil praktis. Kehadiran beberapa merek dalam satu payung bisnis memberi ruang bagi Jetour untuk menyesuaikan produk dengan preferensi pasar yang berbeda.
Ekspansi Didukung Jaringan Pengguna yang Luas
Perluasan strategi global Jetour ikut ditopang oleh catatan penjualan yang telah menembus 2,27 juta unit di lebih dari 100 negara. Angka tersebut menjadi indikator bahwa merek ini sudah memiliki pijakan yang semakin kuat di pasar internasional.
Di tingkat komunitas, Jetour mencatat pembentukan lebih dari 300 komunitas pengguna dan menyediakan program personalisasi kendaraan di 30 negara. Perusahaan juga menggandeng figur publik seperti Alan Walker dan Hazen Audel untuk memperkuat citra merek di pasar global.
Kombinasi antara produk baru, komunitas pengguna, dan kolaborasi internasional menempatkan Travel Plus sebagai strategi yang tidak hanya berbicara tentang kendaraan, tetapi juga tentang cara Jetour membangun hubungan jangka panjang dengan konsumennya. Pendekatan ini memperlihatkan bahwa persaingan merek otomotif kini tidak lagi bertumpu pada spesifikasi semata, melainkan juga pada pengalaman yang dibawa setiap produk ke dalam kehidupan penggunanya.







