
Changan menarik perhatian pasar mobil listrik lewat teknologi baterai yang disebut Golden Shield. Sistem ini bukan hanya dirancang untuk mendukung efisiensi, tetapi juga untuk menjaga daya tahan baterai agar tetap stabil dalam pemakaian jangka panjang.
Pada mobil listrik, baterai sering menjadi komponen paling penting karena menentukan jarak tempuh, performa, dan faktor keselamatan. Changan mencoba menjawab tiga hal itu sekaligus melalui Golden Shield Battery yang diklaim mampu mempertahankan kualitas baterai hingga menempuh 600.000 km.
Fokus pada umur baterai dan keamanan
Golden Shield diperkenalkan Changan pada November 2023. Teknologi ini dirancang untuk menahan penurunan kualitas baterai meski sudah digunakan dalam jarak sangat jauh, sehingga pemilik tidak hanya mendapat manfaat dari sisi efisiensi, tetapi juga dari sisi ketahanan.
Salah satu keunggulan utamanya adalah kemampuannya menjaga suhu baterai agar tidak berlebihan. Langkah ini penting karena overheat dapat mempercepat penurunan performa dan membuat usia pakai baterai menjadi lebih pendek.
Changan juga menyoroti aspek keselamatan melalui pencegahan korsleting. Risiko ini menjadi perhatian besar pada mobil listrik karena dalam kondisi tertentu bisa memicu kebakaran, sehingga kontrol suhu dan perlindungan sistem menjadi bagian penting dari desain baterai.
Dukungan sistem diagnosis berbasis AI
Untuk memperkuat perlindungan, Changan membekali mobil listriknya dengan lebih dari 20 sistem diagnosis AI Vehicle Cloud yang memakai machine learning. Sistem ini memantau kondisi baterai secara terus-menerus dan membantu mendeteksi potensi masalah lebih dini.
Pendekatan tersebut dipadukan dengan sistem ganda agar thermal runway pada baterai bisa dicegah. Dalam dunia baterai, thermal runway menjadi salah satu situasi paling berbahaya karena dapat memicu peningkatan suhu tak terkendali dan berujung pada kerusakan serius.
Changan juga menyebut teknologi cell-to-vehicle atau CTV dapat memberikan efisiensi energi hingga 86 persen. Angka ini menunjukkan bahwa baterai tidak hanya diarahkan untuk tahan lama, tetapi juga untuk mengoptimalkan penggunaan energi selama mobil dipakai.
Lapisan perlindungan tambahan
Golden Shield tidak berhenti pada pengaturan suhu dan pemantauan digital. Baterai ini juga mendapat Honeycomb Aluminium Shield yang diklaim memberi tingkat keamanan tiga kali lipat dibanding perlindungan baterai sesuai standar C-IASI.
Selain itu, Changan memperkenalkan teknologi high-frequency pulse heating untuk pemanasan baterai. Menurut klaim perusahaan, teknologi ini menjadi yang pertama di dunia, sehingga menambah nilai pembeda dari baterai yang digunakan pada mobil listrik lain.
Kombinasi perlindungan fisik, pemantauan berbasis AI, dan pengelolaan suhu membuat Golden Shield Battery diposisikan sebagai salah satu inovasi penting Changan di bidang elektrifikasi. Pendekatan ini menunjukkan bahwa baterai mobil listrik kini tidak hanya dinilai dari kapasitasnya, tetapi juga dari ketahanan, pengamanan, dan konsistensi performanya dalam penggunaan panjang.
Sudah dipakai pada model elektrifikasi Changan
Teknologi Golden Shield sudah disematkan pada beberapa model elektrifikasi Changan, termasuk Lumin dan Deepal S07. Keduanya menjadi produk andalan Changan sejak debut perdananya di Indonesia dan disebut mencatat penjualan yang cukup baik.
Lumin disebut telah terjual 110 unit selama kuartal pertama tahun ini, dan hasil tersebut dinilai memuaskan. Kehadiran teknologi baterai seperti Golden Shield memberi konteks mengapa model elektrifikasi Changan mendapat sorotan, karena pabrikan berusaha menonjolkan sisi daya tahan sekaligus keselamatan pada lini mobil listriknya.
Dengan kombinasi daya tahan hingga 600.000 km, perlindungan terhadap overheat, pencegahan korsleting, dan dukungan AI diagnosis, Golden Shield menjadi salah satu kartu penting Changan dalam membangun kepercayaan konsumen terhadap mobil listrik. Teknologi ini juga memperlihatkan arah pengembangan baterai yang tidak lagi hanya mengejar jarak tempuh, tetapi juga umur pakai dan keamanan penggunaan sehari-hari.









