Toyota Alphard Tahun 2001-2016 Diminta Masuk Bengkel, Ada Risiko Airbag Bermasalah

Toyota mengingatkan pemilik Alphard tahun produksi 2001-2016 untuk segera mengecek kendaraan ke bengkel resmi. Langkah ini terkait program recall untuk pemeriksaan airbag inflator penumpang depan yang disebut berpotensi bermasalah pada VIN tertentu.

Peringatan ini bukan muncul tanpa alasan. Toyota menjelaskan bahwa recall tersebut melibatkan sekitar 100 ribu unit kendaraan di Indonesia, termasuk Alphard, NAV1, Camry, Corolla, Vios, dan Yaris, meski tidak semua mobil dalam rentang tahun produksi itu terdampak.

Pemeriksaan difokuskan pada airbag inflator

Masalah yang menjadi perhatian berkaitan dengan airbag inflator di sisi penumpang depan kiri. Berdasarkan informasi dari Toyota Motor Corporation, ada ketidaksesuaian pada komponen tersebut yang dapat membuat airbag tidak bekerja sempurna saat dibutuhkan.

Kondisi itu juga disebut bisa menimbulkan risiko cedera bagi penumpang. Karena itu, Toyota meminta pemilik kendaraan yang masuk daftar terkait untuk tidak menunda pengecekan di bengkel resmi.

Toyota menekankan bahwa langkah ini dilakukan untuk memastikan kendaraan yang sudah dipasarkan di Indonesia tetap aman digunakan. Pemeriksaan di bengkel resmi menjadi cara paling tepat untuk memastikan apakah mobil termasuk dalam panggilan perbaikan atau tidak.

Cara cek apakah mobil masuk recall

Toyota memberi beberapa jalur pengecekan bagi pelanggan yang ingin memastikan status kendaraannya. Pemilik dapat menghubungi dealer resmi Toyota terdekat, membuka situs resmi https://ssc.toyota.astra.co.id, atau menghubungi Toyota Customer Care yang beroperasi 24 jam di nomor 1-500-315.

Pengecekan juga bisa dilakukan melalui Toyota Interactive Virtual Assistant (TARRA) lewat WhatsApp di nomor 08111500315. Informasi ini penting karena recall hanya berlaku untuk VIN tertentu, sehingga verifikasi menjadi langkah awal sebelum datang ke bengkel.

Proses perbaikan gratis dan tidak lama

Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Bansar Maduma, menegaskan bahwa program ini bersifat “worry-free dan gratis”. Ia menyebut langkah tersebut sebagai bentuk tanggung jawab Toyota untuk menjamin keselamatan berkendara semua orang.

Toyota juga menyampaikan bahwa proses penggantian komponen akan memakan waktu sekitar 3,5 jam. Pemilik kendaraan tidak akan dikenakan biaya apa pun untuk pengerjaan tersebut.

Bagi pemilik Alphard yang masuk kelompok produksi 2001-2016, pengecekan ini menjadi penting karena status recall tidak bisa ditentukan hanya dari tahun produksi. Yang menentukan adalah nomor identifikasi kendaraan atau VIN, sehingga pemeriksaan resmi tetap diperlukan.

Mengapa pemilik Alphard sebaiknya tidak menunda

Recall airbag inflator sudah diumumkan sejak 2015, tetapi Toyota kembali mengingatkan pemilik kendaraan yang terkait agar segera datang ke bengkel. Pengingat ini menunjukkan bahwa program perbaikan tetap terbuka untuk memastikan seluruh unit yang berpotensi terdampak bisa diperiksa.

Dalam konteks keselamatan, sistem airbag termasuk komponen penting saat terjadi benturan. Jika ada potensi gangguan pada inflator, pengecekan dini membantu mengurangi risiko saat kendaraan digunakan sehari-hari.

Untuk pemilik Alphard yang memenuhi kriteria tersebut, langkah paling aman adalah segera memverifikasi nomor rangka kendaraan melalui saluran resmi Toyota. Jika mobil masuk daftar recall, bengkel resmi akan menangani pemeriksaan dan penggantian tanpa biaya dengan durasi pengerjaan sekitar 3,5 jam.

Source: oto.detik.com

Terkait