Ngetes Langsung Lepas E4 Di Beijing, Ternyata Enak Diajak Selap-Selip Dan Lari

SUV listrik Lepas E4 mulai menarik perhatian karena uji jalan awalnya dilakukan langsung di Wuhu, China, atau kampung halaman merek new energy vehicle di bawah Chery Group. Pengujian itu memberi gambaran awal tentang mobil yang bakal dipasarkan di Indonesia dengan nama E4.

Langkah ini penting karena Lepas Indonesia membawa beberapa jurnalis otomotif nasional untuk mencoba langsung kendaraan tersebut sebelum masuk pasar domestik. Unit yang diuji masih memakai setir kiri, sehingga bukan spesifikasi final untuk Indonesia, tetapi karakter teknisnya disebut tidak akan jauh berbeda dari versi jual nanti.

Di Beijing Auto Show 2026, mobil ini sudah melakukan debut dan diposisikan sebagai SUV listrik kompak untuk kebutuhan harian. Di atas kertas, Lepas E4 dirancang sebagai kendaraan yang menyenangkan dikendarai tanpa meninggalkan sisi praktis.

Dimensi kompak, cocok untuk lalu lintas padat

Lepas E4 punya ukuran yang relatif ringkas untuk sebuah SUV listrik. Panjangnya 4.406 mm, lebar 1.820 mm, tinggi 1.635 mm, wheelbase 2.700 mm, dan ground clearance 160 mm.

Karakter kompak itu terasa saat mobil melewati area uji yang dibuat terbatas dengan halang rintang. Di tengah kondisi seperti itu, mobil tetap menunjukkan kelincahan yang cukup baik.

Saat masuk kabin, kesan modern langsung terlihat dari desain interior yang minimalis tetapi tetap terasa mewah. Jok berlapis kulit sintetis terasa empuk, sementara pengaturan jok sudah elektrik dan setir mendukung tilt serta telescopic.

Posisi duduk disebut masih cukup tinggi, mirip beberapa model Chery lain. Posisi setir juga dinilai agak tinggi, tetapi tata letak kabin tetap memudahkan pengemudi mencari posisi nyaman.

Fitur kabin dibuat mudah dioperasikan

Di tengah dashboard, terdapat layar vertikal besar yang menjadi pusat pengaturan fitur dan hiburan. Selain itu, tombol fisik masih cukup banyak sehingga pengoperasian tetap terasa mudah.

Di balik setir multifungsi model palang dua, tersedia head up display atau HUD. Informasi seperti kondisi baterai, kecepatan, dan jarak tempuh bisa dilihat tanpa perlu menunduk terlalu lama.

Beberapa fitur lain juga teramati saat pengujian, meski detail resminya belum dibuka lengkap. Mobil ini disebut memiliki tiga mode berkendara, yakni eco, normal, dan sport, serta wireless charging, ventilated seat, front trunk, Android Auto, dan Apple CarPlay.

Akselerasi spontan, handling cukup meyakinkan

Saat pedal gas diinjak pada mode normal, tenaga dan torsi langsung terasa instan. Karakter ini wajar untuk mobil listrik dan membuat akselerasinya terasa cepat.

Dalam pengujian, mobil mampu melaju hingga 60 km/jam dengan pengereman yang dinilai mantap. Saat melewati rangkaian halang rintang, handling juga terasa enak dan cukup meyakinkan.

Penguji juga merasakan bantingan suspensi yang empuk saat melewati speedbump kecil. Saat mobil dipaksa bermanuver zigzag pada kecepatan rendah, body roll masih terasa sedikit, tetapi masih dalam batas wajar.

Pindah ke mode sport, respons tenaga terasa makin agresif. Karakter itu membuat Lepas E4 terlihat punya tenaga yang cukup untuk penggunaan harian, termasuk saat menghadapi lalu lintas padat di kota besar seperti Jakarta.

Spesifikasi teknis dan jarak tempuh

Di sisi teknis, Lepas E4 dibekali motor listrik tunggal dengan tenaga 160 kW atau sekitar 217 tk. Penggeraknya memakai sistem roda depan atau FWD.

Baterainya menggunakan teknologi LFP dengan kapasitas 65 kWh. Pabrikan mengklaim jarak tempuhnya bisa mencapai 500 km berdasarkan pengukuran NEDC.

Meski begitu, detail lengkap soal fitur dan spesifikasi final untuk pasar Indonesia belum dibuka sepenuhnya. Layar monitor yang digunakan dalam pengujian pun masih berbahasa Mandarin, sehingga masih ada ruang untuk melihat bentuk akhir mobil ini saat resmi hadir di Indonesia.

Source: www.liputan6.com

Berita Terkait

Back to top button