Mitsubishi Destinator menempatkan head unit 12,3 inci sebagai pusat kendali kabin yang paling mudah dijangkau pengemudi dan penumpang. Layar sentuh bergaya mengambang ini bukan hanya dipakai untuk hiburan, tetapi juga untuk konektivitas smartphone, navigasi, komunikasi, dan pengaturan beberapa perangkat kendaraan.
Pendekatan itu membuat interior Destinator terasa lebih terintegrasi. Panel instrumen ini menyatukan Smartphone-link Display Audio atau SDA dengan layar pengemudi ke dalam satu panel besar berdesain monolitik.
Pusat kontrol di dasbor
SDA 12,3 inci ini disebut sebagai yang terbesar di kelasnya. Layar tersebut juga menghadirkan tampilan multimeter yang terinspirasi dari ikon triple-meter pada Pajero, sehingga fungsi informasi berkendara tetap tampil jelas di satu bidang pandang.
Selain itu, layar ini memberi akses ke fitur-fitur kabin seperti panoramic sunroof, ambient lighting, dan fungsi konektivitas. Dengan begitu, pengemudi tidak perlu berpindah ke banyak saklar untuk mengatur fitur yang sering dipakai.
Kesan praktis itu juga ditegaskan Rifat Sungkar, Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia. Ia menyebut layar monitor 12,3 inci menjadi point of view utama Mitsubishi Destinator karena semua interaksi dan fitur interaktif dioperasikan dari sana.
10 pengaturan yang bisa diakses dari layar
Pengaturan fitur dilakukan dengan masuk ke menu “Pengaturan” lalu memilih “Vehicle Setting”. Dari sana, pengguna bisa mengatur berbagai fungsi mobil sesuai kebutuhan melalui menu yang tersedia.
Salah satu kelompok pengaturan ada pada sistem operasi keyless. Di bagian ini, pengguna bisa mengatur jumlah kedipan lampu saat membuka dan mengunci mobil, menyetel suara klakson saat mengunci, serta mengatur bunyi beep untuk proses kunci dan buka.
Fungsi lain juga tersedia untuk wiper. Pengguna dapat menyetel wiper belakang agar bekerja otomatis saat tuas transmisi berada di posisi “R” atau ketika mobil mundur.
Pada pengaturan lampu eksterior dan interior, layar bisa dipakai untuk mengatur durasi lampu depan menyala setelah mesin dikontak. Sistem ini juga bisa diatur agar lampu depan menyala saat tombol unlock pada remote ditekan, serta menentukan lama lampu interior mati otomatis setelah pintu ditutup.
Head unit ini juga mendukung pengaturan lampu sinyal belok. Fitur tersebut memungkinkan lampu berkedip tiga kali saat tuas indikator digunakan untuk berpindah jalur, dan bisa diaktifkan atau dinonaktifkan sesuai kebutuhan.
Fitur yang lebih dekat ke kenyamanan harian
Pengaturan power door locks juga terhubung ke layar. Pengguna bisa mengatur durasi pintu untuk tidak terkunci setelah dibuka dengan sistem keyless entry atau fungsi operasi keyless.
Fitur buka dan tutup panoramic sunroof serta sunshade juga dapat dikontrol tanpa menyentuh tombol fisik. Mitsubishi menyediakan pengaturan ini agar operasinya terasa lebih ringkas saat pengguna ingin mengatur bukaan atap dari layar.
Layar 12,3 inci ini juga dipakai untuk mengatur Multi Around Monitor. Sistem ini menampilkan kamera 360 derajat dari berbagai sisi mobil saat berkendara atau saat parkir.
Masih dari sisi kenyamanan visual, ambient light bisa diubah warnanya sesuai selera dan suasana hati. Pengaturan ACC Power juga tersedia untuk menentukan durasi tombol ACC mati, sementara jendela otomatis dapat diatur agar kaca pintu naik turun secara otomatis.
Didukung sistem keselamatan aktif
Di luar fungsi pengaturan kabin, Destinator juga dibekali sistem bantuan pengemudi canggih Mitsubishi Motors Safety Sensing atau ADAS. Sistem ini menghadirkan bantuan keselamatan preventif melalui Adaptive Cruise Control atau ACC, Forward Collision Mitigation System, Blind Spot Warning, Rear Cross Traffic Alert, Automatic High Beam, Leading Car Departure Notification, dan Multi Around Monitor.
Kehadiran seluruh pengaturan itu membuat head unit 12,3 inci Destinator berperan lebih luas dari sekadar layar hiburan. Dalam satu panel, Mitsubishi menggabungkan kontrol fitur, informasi berkendara, dan akses ke teknologi keselamatan yang mendukung penggunaan SUV keluarga tujuh penumpang ini.
Source: www.oto.com