88 Ribu Motor Harley-Davidson Ditarik, Risiko Oli Panas Bisa Muncrat Saat Dicek

Author: Qoo Media

Harley-Davidson menarik kembali lebih dari 88.000 motor di Amerika Serikat setelah menemukan masalah yang bisa membuat oli mesin muncrat saat pemeriksaan rutin. Risiko itu membuat pemilik perlu segera mengecek apakah unit mereka termasuk dalam kampanye recall ini.

Masalahnya tidak muncul dari komponen pemakaian harian, melainkan dari proses produksi pada airbox backplate. Sisa material yang tertinggal saat pembuatan diduga dapat menyumbat breather port dan memicu tekanan berlebih di dalam crankcase.

Risiko saat dipakai dan diperiksa

Jika tekanan itu naik melebihi batas normal, membuka dipstick oli tanpa lebih dulu melepaskan tekanan bisa mendorong oli panas keluar dari lubang pengisian. Harley-Davidson menyebut kondisi itu dapat meningkatkan risiko cedera pengendara, terutama bila oli mengenai kulit atau komponen di sekitar mesin saat motor masih berjalan.

Perusahaan mengatakan sejauh ini ada satu insiden yang diduga terkait dengan masalah tersebut. Meski hanya sekitar 0,4 persen motor yang diperkirakan benar-benar terdampak, jumlah unit yang masuk recall tetap besar karena potensi cacatnya tersebar di banyak model.

Model yang ikut recall

Recall ini mencakup 88.039 motor yang diproduksi antara Oktober 2023 dan 11 Februari 2026. Model yang terdampak berasal dari lini touring dan cruiser yang selama ini menjadi andalan Harley-Davidson, termasuk Street Glide, Road Glide, Breakout, dan Fat Boy.

Kode model yang masuk daftar recall adalah FXBR, FLTRXL, FLTRX, FLTRT, FLHXU, FLHXL, FLHX, FLHTL, dan FLFB. Harley-Davidson menyebut motor yang diproduksi setelah 11 Februari 2026 sudah diperiksa dengan prosedur pabrik terbaru untuk mencegah masalah serupa.

Gejala yang perlu diwaspadai

Harley-Davidson menjelaskan ada beberapa tanda yang bisa muncul sebelum masalah menjadi lebih serius. Salah satunya adalah konsumsi oli berlebih atau asap yang terlihat dari sistem knalpot saat motor digunakan.

Pemilik juga mungkin mendengar selang breather terlepas atau merasakan tekanan keluar saat dipstick oli dicabut. Dalam beberapa kasus, tekanan crankcase yang meningkat dapat memicu perilaku mesin yang tidak biasa dan tidak boleh diabaikan.

Pabrikan meminta pemilik tidak mencoba memperbaiki sendiri motor yang dicurigai terdampak. Langkah yang disarankan adalah mengatur pemeriksaan di dealer resmi Harley-Davidson.

Langkah dealer dan jadwal pemberitahuan

Harley-Davidson mulai memberi tahu dealer pada akhir April. Surat pemberitahuan kepada pemilik dijadwalkan dikirim antara 11 Mei dan 20 Mei.

Sistem pencarian VIN sudah aktif sehingga pemilik bisa langsung memeriksa apakah motor mereka termasuk dalam kampanye recall. Dealer nantinya akan memeriksa breather port dan melakukan perbaikan yang diperlukan tanpa biaya.

Harley-Davidson juga menyebut banyak motor kemungkinan hanya membutuhkan pemeriksaan dan pembersihan, bukan penggantian komponen. Bagi pemilik, langkah paling penting saat ini adalah memastikan status kendaraan dan segera menjadwalkan inspeksi jika unit mereka masuk daftar terdampak.

Terbaru