Toyota Kijang Super 2026 kembali mencuri perhatian karena membawa nama legendaris yang sangat lekat di Indonesia. Mobil ini tidak hanya mengandalkan nostalgia, tetapi juga hadir dengan pendekatan yang lebih modern, lebih nyaman, dan lebih efisien untuk kebutuhan keluarga masa kini.
Daya tarik terbesarnya ada pada perpaduan karakter lama dan teknologi baru. Kijang yang dulu dikenal tangguh dan sederhana kini tampil sebagai MPV keluarga dengan wajah lebih premium serta fitur yang jauh lebih lengkap.
Desain lebih modern dan terasa lebih mewah
Secara visual, Kijang Super 2026 tetap mempertahankan siluet khas mobil keluarga dengan kabin lega. Namun, garis bodinya dibuat lebih tegas agar tampilannya terlihat lebih berkelas dan relevan dengan tren mobil saat ini.
Bagian depan memakai grille yang lebih besar dengan sentuhan krom. Lampu utama sudah menggunakan LED projector dengan DRL, sementara velg alloy berukuran sekitar 16 sampai 17 inci memberi kesan lebih mewah.
Di bagian belakang, lampu horizontal LED membuat mobil terlihat lebih lebar dan elegan. Sentuhan ini membuat Kijang Super 2026 jauh berbeda dari generasi lamanya yang lebih sederhana.
Interior dibuat lebih praktis dan nyaman
Perubahan terbesar terasa saat masuk ke kabin. Dashboard dibuat lebih minimalis dan modern, lalu dipadukan dengan head unit layar sentuh 9 inci yang mendukung Android Auto dan Apple CarPlay.
Panel instrumen sudah digital sehingga informasi berkendara lebih mudah dibaca. Kabin juga dirancang untuk 7 penumpang dengan tiga baris kursi yang dibuat lebih nyaman untuk penggunaan harian maupun perjalanan keluarga.
Material jok dan dashboard ikut ditingkatkan agar nuansa interior terasa lebih premium. Toyota juga menambahkan AC digital double blower, keyless entry, push start button, serta banyak ruang penyimpanan untuk menunjang kebutuhan keluarga.
Dua pilihan mesin, termasuk versi hybrid irit BBM
Di sektor mesin, Toyota menyiapkan dua pilihan utama. Varian bensin menggunakan mesin 1.5 liter Dual VVT-i dengan tenaga sekitar 106 PS dan tersedia dengan transmisi manual 5 percepatan atau CVT otomatis.
Efisiensi bahan bakarnya diklaim cukup baik, dengan konsumsi sekitar 14 sampai 16 km per liter. Angka ini membuatnya tetap relevan sebagai MPV keluarga yang dipakai setiap hari.
Pilihan lain adalah versi hybrid 1.5 liter yang dipadukan motor listrik. Tenaga gabungannya sekitar 115 PS dan menggunakan transmisi e-CVT.
Varian hybrid menjadi sorotan utama karena konsumsi BBM bisa mencapai sekitar 23 sampai 25 km per liter. Efisiensi itu membuatnya menarik untuk pemakaian dalam kota maupun perjalanan keluarga jarak jauh.
Fitur keselamatan ikut ditingkatkan
Kijang Super 2026 juga dibekali perangkat keselamatan yang lebih lengkap. Fitur yang tersedia mencakup ABS, EBD, Vehicle Stability Control, Hill Start Assist, serta airbags yang bisa mencapai hingga 6 titik tergantung varian.
Platform bodinya disebut lebih kuat namun tetap ringan. Kombinasi ini membantu menjaga kenyamanan berkendara sekaligus mendukung efisiensi bahan bakar.
Dengan paket tersebut, Kijang baru tidak lagi hanya diposisikan sebagai mobil sederhana. Mobil ini juga diarahkan untuk bersaing dengan MPV modern lain yang menawarkan teknologi dan keselamatan lebih baik.
Harga diposisikan di tengah pasar MPV
Dari sisi harga, varian dasar diperkirakan mulai dari sekitar 240 jutaan rupiah. Varian menengah berada di kisaran 270 sampai 300 jutaan, sedangkan varian tertinggi hybrid bisa mencapai 320 sampai 390 jutaan tergantung fitur dan wilayah penjualan.
Posisi harga itu membuat Kijang Super 2026 berada di antara MPV keluarga biasa dan MPV premium. Strategi ini memperlihatkan ambisi Toyota untuk menjangkau pembeli yang menginginkan mobil keluarga dengan rasa naik kelas.
Yang paling penting, filosofi Kijang tetap dipertahankan. Mobil ini masih diarahkan sebagai kendaraan keluarga yang tangguh, nyaman, mudah digunakan, dan cocok untuk kebutuhan harian masyarakat Indonesia.
Bedanya, Kijang Super 2026 hadir dengan tampilan yang lebih modern, teknologi yang lebih lengkap, dan efisiensi yang jauh lebih baik. Evolusi ini membuat nama besar Kijang kembali relevan untuk generasi baru.
