Persaingan kendaraan energi baru atau NEV pada April 2026 menunjukkan dua cerita yang sama kuat: BYD masih memimpin pasar, tetapi Leapmotor tampil sebagai kejutan paling mencolok dari kelompok pemain baru. Di saat banyak produsen memburu volume, peta penjualan juga memperlihatkan pergeseran penting ke arah ekspansi global, peningkatan kapasitas produksi, dan penguatan merek premium.
BYD mencatat penjualan 314.100 unit dan tetap menjadi produsen NEV terbesar pada bulan tersebut. Namun, angka itu juga menandai bulan kedelapan berturut-turut perusahaan tersebut mengalami penurunan secara tahunan.
BYD tetap dominan, tetapi sorotan bergeser ke pasar luar negeri
Meski tekanan tahunan masih terasa, BYD mendapat penopang besar dari pasar internasional. Penjualan mobil penumpang dan pikap di luar negeri mencapai rekor 134.500 unit, melonjak 70,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kontribusi pasar luar negeri itu menyumbang lebih dari 40 persen dari total volume bulanan BYD. Selain itu, instalasi baterai grup untuk kendaraan listrik dan penyimpanan energi tercatat mencapai 20,977 GWh.
Leapmotor menyalip ekspektasi di kelompok “kekuatan baru”
Di antara pemain baru, Leapmotor mencuri perhatian dengan pengiriman 71.387 unit sepanjang April. Capaian itu tumbuh 73,9 persen secara tahunan dan menjadi bulan ketiga berturut-turut Leapmotor memimpin kelompok produsen “kekuatan baru”.
Perusahaan juga menyebut kapasitas produksi pabrik A10 kini telah melampaui 1.000 unit per hari. Angka ini memperlihatkan bahwa lonjakan penjualan Leapmotor tidak hanya datang dari permintaan, tetapi juga dari kesiapan kapasitas produksi.
Geely, Chery, dan Zeekr ikut menekan persaingan
Geely membukukan penjualan NEV 135.591 unit dengan tingkat penetrasi 58 persen. Di dalam grup itu, Zeekr tampil menonjol dengan penjualan 31.787 unit, tumbuh 132 persen secara tahunan, sementara harga rata-rata kendaraannya mendekati 350.000 yuan.
Chery juga mencatat pencapaian penting setelah penjualan NEV-nya menembus 100.000 unit untuk pertama kalinya. Totalnya mencapai 100.276 unit, melewati ambang psikologis yang selama ini menjadi penanda penting bagi banyak pabrikan di pasar kendaraan listrik.
Merek lain ikut bergerak, dari Li Auto hingga Nio
Li Auto mengirimkan 34.085 unit, naik tipis 0,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Perusahaan itu juga tengah bersiap meluncurkan L9 Livis pada 15 Mei dengan harga pra-penjualan 559.800 yuan.
Xpeng mencatat penjualan 31.011 unit, sementara Nio membukukan 29.356 unit dan naik 22,8 persen secara tahunan. Dalam strategi multi-merek Nio, merek utama menyumbang 19.024 unit, disusul Onvo sebanyak 5.352 unit dan Firefly 4.980 unit.
Pemain teknologi dan aliansi otomotif ikut memperlebar persaingan
Xiaomi melaporkan pengiriman lebih dari 30.000 unit sepanjang April. Perusahaan itu juga memperluas jaringan layanan dengan total 495 toko yang tersebar di 143 kota.
Di sisi lain, aliansi HIMA milik Huawei mencatat pengiriman 32.759 unit pada periode yang sama. Kehadiran pemain berbasis teknologi ini menambah tekanan kompetitif di tengah pasar NEV yang makin padat.
Data April 2026 memperlihatkan bahwa pasar NEV tidak lagi hanya ditentukan oleh volume tertinggi semata. Dorongan ekspansi global, inovasi teknologi, dan peningkatan kapasitas produksi kini menjadi faktor yang sama pentingnya dalam menentukan siapa yang benar-benar unggul di persaingan berikutnya.
