BYD bersiap membawa Seagull 2026 ke pasar pada 11 Mei, dan sorotan utamanya bukan sekadar penyegaran model. Mobil listrik mungil ini akan menjadi model kelas A00 pertama yang mendukung LiDAR, menandai langkah besar BYD dalam membawa fitur bantuan berkendara cerdas ke segmen yang paling terjangkau.
Langkah itu penting karena Seagull selama ini sudah menjadi salah satu model andalan BYD di pasar China. Sepanjang 2025, model ini mencatat penjualan kumulatif 529.537 unit, sementara versi saat ini dibanderol mulai 69.800 yuan atau sekitar $10.260.
LiDAR masuk ke kelas EV paling kecil
BYD menyebut 2026 Seagull sebagai model A00 pertama yang dibekali LiDAR. Sebuah gambar teaser juga memperlihatkan sensor itu terpasang di atap kendaraan, memperkuat sinyal bahwa teknologi tersebut akan hadir secara resmi di mobil listrik berukuran mikro.
A00-class adalah kategori yang umum dipakai di pasar otomotif China untuk sedan mikro, dengan panjang bodi biasanya berkisar 3,5 meter hingga 4,0 meter. Masuknya LiDAR ke kelas ini menunjukkan upaya BYD mendorong fitur persepsi canggih dari mobil premium ke segmen yang jauh lebih luas.
Performa dan jarak tempuh ikut ditingkatkan
Selain sensor baru, BYD juga menaikkan output motor pada Seagull 2026. Tenaga maksimum motor meningkat dari 55 kilowatt menjadi 60 kW, sementara kecepatan puncaknya tetap 130 kilometer per jam.
Jarak tempuh juga ikut diperpanjang menjadi 505 kilometer dari sebelumnya 405 kilometer. Peningkatan ini membuat model baru tidak hanya lebih canggih di sisi bantuan berkendara, tetapi juga lebih kuat secara teknis untuk penggunaan harian.
Dimensi dan posisi model di pasar
Dalam katalog regulasi Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China pada Januari, Seagull 2026 tercatat memiliki panjang 3.780 mm, lebar 1.715 mm, tinggi 1.550 mm, dan wheelbase 2.500 mm. Data ini menunjukkan model tersebut tetap mempertahankan format kompak khas mobil perkotaan.
Di bagian belakang kendaraan, badge “God’s Eye B” juga mengindikasikan penggunaan teknologi LiDAR. Jika teknologi ini benar-benar dibawa ke model tersebut, maka perangkat persepsi berpresisi tinggi akan hadir pada mobil dengan harga di bawah 100.000 yuan atau sekitar $14.700.
Harga dan varian masih menjadi perhatian
Dokumen invoice dealer yang bocor menunjukkan Seagull baru akan hadir dalam empat trim. Harga awalnya diperkirakan berada di kisaran 65.000 yuan hingga 80.000 yuan, lebih rendah dari harga awal model 2025 yang tersedia saat ini.
Saat ini, Seagull 2025 dijual dalam tiga versi dengan harga mulai 69.800 yuan, 75.800 yuan, dan 85.800 yuan. Dengan rentang harga yang tetap agresif, BYD tampaknya ingin menjaga daya tarik Seagull di tengah persaingan harga yang ketat di pasar EV China.
Dampak untuk strategi BYD
Seagull dan Dolphin kini sama-sama muncul dalam dokumen regulasi dengan tanda-tanda penggunaan LiDAR. Untuk BYD, ini memperlihatkan strategi yang lebih luas untuk mempercepat penyebaran teknologi smart driving dari kelas atas ke lini produk massal.
Pergeseran itu berpotensi memperkuat posisi BYD di segmen entry-level. Di saat yang sama, langkah ini juga dapat mendorong pabrikan lain meninjau ulang isi fitur pada model terjangkau mereka agar tetap kompetitif di pasar yang bergerak cepat.
Source: cnevpost.com