Kabar soal jadwal keberangkatan haji sering memicu cemas di kalangan calon jemaah. Karena itu, pengecekan nomor porsi lewat saluran resmi menjadi langkah penting agar data antrean bisa dipastikan langsung dari sistem.
Nomor porsi haji adalah identitas utama calon jemaah setelah mendaftar di Sistem Komputerisasi Haji Terpadu atau SISKOHAT Kementerian Agama dan membayar setoran awal Biaya Perjalanan Ibadah Haji. Nomor ini menandakan bahwa calon jemaah sudah tercatat dalam sistem nasional dan masuk daftar tunggu keberangkatan.
Fungsi nomor porsi yang perlu dipahami
Nomor porsi bukan sekadar angka administrasi. Nomor ini dipakai untuk menentukan urutan antrean keberangkatan, memeriksa estimasi tahun keberangkatan, dan mengakses sejumlah layanan haji dari Kementerian Agama.
Dengan memegang nomor porsi, calon jemaah juga bisa memantau apakah data yang tercatat sudah benar. Langkah ini membantu mereka menyiapkan fisik, mental, dan finansial dengan lebih terukur.
Cara cek lewat website resmi Kemenag
Pengecekan nomor porsi bisa dilakukan secara online melalui website resmi Kementerian Agama Republik Indonesia. Calon jemaah cukup membuka laman haji.kemenag.go.id lalu mencari bagian “Estimasi Keberangkatan”.
Setelah itu, nomor haji dimasukkan ke kolom yang tersedia dan kotak verifikasi “I’m Not Robot” harus dicentang. Jika data sudah sesuai, klik “Cari” dan informasi estimasi keberangkatan akan muncul di layar.
Cara cek lewat website Kemenhaj dan Umrah
Selain situs Kemenag, pengecekan juga bisa dilakukan melalui website Kementerian Haji dan Umrah. Alamat yang digunakan adalah https://haji.go.id/estimasi-keberangkatan.
Pada laman tersebut, nomor porsi haji sebanyak 10 digit dimasukkan ke kolom yang tersedia. Setelah verifikasi captcha dengan klik “I’m Not Robot”, tekan “Cek Estimasi” dan sistem akan menampilkan informasi estimasi tahun keberangkatan sesuai data yang tercatat.
Cara cek lewat aplikasi Pusaka
Aplikasi Pusaka juga bisa digunakan untuk mengecek nomor porsi haji. Aplikasi resmi Kementerian Agama ini memuat berbagai layanan keagamaan, termasuk layanan haji dan umrah.
Pengguna perlu mengunduh dan memasang aplikasi itu di gawai, lalu membuka menu “Layanan Haji & Umrah”. Setelah memilih submenu “Estimasi Keberangkatan”, masukkan nomor porsi haji dan klik “Cari Nomor Porsi” untuk melihat data estimasi keberangkatan.
Alternatif lain melalui Haji Pintar dan kantor layanan
Selain Pusaka, aplikasi Haji Pintar juga bisa dipakai untuk mengecek estimasi keberangkatan. Langkahnya dimulai dari mengunduh aplikasi, memilih menu “Estimasi Keberangkatan”, lalu memasukkan nomor porsi dan menekan “Submit”.
Bagi yang ingin bertanya langsung, pengecekan juga bisa dilakukan di kantor Kemenag setempat. Calon jemaah perlu membawa bukti setoran awal atau Surat Pendaftaran Pergi Haji yang memuat nomor porsi, lalu menyampaikan maksud kepada petugas untuk dibantu memeriksa estimasi keberangkatan, pelunasan, dan daftar tunggu.
Opsi pembiayaan untuk mengamankan nomor porsi
Di tengah masa tunggu haji yang terus memanjang, kepastian nomor porsi menjadi hal yang semakin dicari. Salah satu opsi yang disebut adalah Pembiayaan Porsi Haji di Pegadaian, yang memungkinkan calon jemaah mengamankan posisi dalam sistem nasional dengan menjaminkan emas atau Tabungan Emas melalui kantor cabang Pegadaian terdekat.
Emas yang dijaminkan disebut berfungsi sebagai pengaman sekaligus membantu pelunasan biaya haji ketika masa keberangkatan tiba. Opsi ini ditujukan agar langkah menuju Baitullah lebih terukur tanpa mengganggu stabilitas finansial.
