Kunjungan ke kantor pusat Xpeng di Guangzhou memperlihatkan satu hal yang ingin ditekankan perusahaan ini: mereka tidak ingin dikenal hanya sebagai pembuat mobil listrik. Di Xiaopeng Science Park, Xpeng menampilkan ekosistem yang mencampur kendaraan listrik, kecerdasan buatan, robotika, dan konsep mobilitas masa depan.
Di ruang pamer, konsep mobil terbang langsung jadi sorotan karena memberi gambaran arah pengembangan Xpeng di luar produk otomotif biasa. Pendekatan itu terasa kuat karena perusahaan tidak hanya memajang kendaraan, tetapi juga teknologi yang ingin mereka bawa ke pasar dalam bentuk yang lebih luas.
Mobil terbang dan kendaraan masa depan
Salah satu yang dipamerkan adalah Xpeng X2, kendaraan electric vertical take-off and landing atau e-VTOL. Kendaraan ini bisa lepas landas dan mendarat secara vertikal tanpa landasan panjang, dan pernah diperlihatkan di ajang Indonesia International Motor Show 2026.
Xpeng juga menampilkan Aridge A868, kendaraan terbang mirip pesawat yang diklaim mampu menempuh jarak sekitar 500 km. Kecepatan maksimalnya disebut mencapai 360 km/jam, dengan sistem penggerak hibrida listrik dan enam baling-baling tilt-rotor.
Ada pula XPeng AeroHT, mobil konsep bergaya sport yang tampil agresif dan stylish. Selain itu, Xpeng memperlihatkan dua kendaraan angkut yang saling terhubung sebagai bagian dari visi mobilitas terintegrasi.
Salah satunya adalah e-Vtol Aircraft, yang rotornya bisa terbuka dan terlipat secara otomatis. Kendaraan ini dapat dikemudikan manual lewat satu tuas di kokpit seperti helikopter mini, atau dijalankan otomatis dengan perencanaan rute, lepas landas, dan pendaratan ke titik awal hanya lewat satu tombol.
Pasangannya adalah kendaraan darat beroda enam yang disebut sebagai kapal induk. Kendaraan ini dirancang agar pesawat bisa masuk ke dalam mobil tersebut dan mengisi daya sampai enam kali.
Xpeng menyebut seluruh paket itu rencananya dijual sebagai satu kesatuan. Produksi massalnya juga dijadwalkan berlangsung dalam tahun 2026 ini.
Masih ada lini EV yang sudah dipasarkan
Di tengah semua tampilan futuristik itu, Xpeng tetap memamerkan mobil listrik yang sudah diproduksi massal. Model yang disebut antara lain seri G6 dan X9, dua lini yang sudah lebih dulu mengaspal di Indonesia.
Ada juga G9, P7, dan P7+ yang telah dipasangi sistem smart-driving VLA 2.0. Teknologi ini tidak hanya membuat mobil berjalan otomatis, tetapi juga memahami situasi jalan dan mengambil keputusan cerdas layaknya pengemudi manusia.
Teknologi, robotika, dan identitas perusahaan
Di kantor pusat Xpeng, terdapat museum mini yang menampilkan perjalanan perusahaan sejak berdiri. Dari ruang ini terlihat identitas Xpeng sebagai perusahaan teknologi otomotif yang mengembangkan sistem pengemudian cerdas dan perangkat keras inti secara mandiri.
Pendekatan itu membuat Xpeng mendapat perhatian investor, mitra industri, dan pengguna di berbagai belahan dunia. Di luar mobil, pengunjung juga diperlihatkan robot anjing dan robot humanoid yang memperjelas ambisi perusahaan di bidang robotika masa depan.
Fasilitas produksi yang serba otomatis
Kunjungan juga berlanjut ke fasilitas produksi Xpeng, tempat mobil-mobil andalan perusahaan lahir dari lembaran baja hingga siap digunakan di jalan. Di sana, proses perakitan terlihat sangat futuristik karena robot industri bekerja presisi pada tahap pembentukan rangka hingga pengecatan.
Namun, peran manusia tetap hadir di tahap akhir. Para teknisi masih melakukan pengecekan langsung untuk memastikan setiap mobil yang keluar dari lini produksi siap dipasarkan.
SUV mewah untuk daya jelajah panjang
Selain inovasi ekstrem, Xpeng juga membawa SUV mewah enam kursi bernama GX. Model ini hadir dalam dua varian jarak tempuh, masing-masing hingga sekitar 750 km dan 1.585 km, sehingga menegaskan ambisi perusahaan dalam menghadirkan kendaraan listrik dengan daya jelajah panjang.
Interior GX dibuat dengan monitor lebar, setir berisi tombol pengaturan, dan material soft touch. Bagasi belakang dapat terbuka otomatis, seluruh pintu bisa dibuka dan ditutup dengan satu sentuhan, sementara jendelanya memiliki fitur penggelapan untuk menambah kenyamanan dan menjaga privasi penumpang.
