JETOUR T1 tidak hanya tampil gagah sebagai SUV modern, tetapi juga langsung menonjol lewat pencapaian keselamatan yang tinggi. Model ini meraih rating lima bintang ASEAN NCAP dengan skor total 87,67 poin.
Hasil itu memberi sinyal penting bagi konsumen yang kini semakin menaruh perhatian pada keamanan kendaraan keluarga. Di tengah mobilitas yang makin dinamis, fitur keselamatan bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan salah satu pertimbangan utama saat memilih mobil.
ASEAN NCAP dikenal sebagai lembaga pengujian keselamatan kendaraan di Asia Tenggara dengan standar penilaian yang ketat. Dalam pengujian tersebut, JETOUR T1 mencatat skor tinggi di empat kategori utama, yakni Adult Occupant Protection sebesar 38,09 poin, Child Occupant Protection 16,18 poin, Safety Assist 17,14 poin, dan Motorcyclist Safety 16,25 poin.
Komposisi nilai itu menunjukkan bahwa JETOUR T1 tidak hanya kuat melindungi penumpang di dalam kabin. SUV ini juga memperhatikan keselamatan pengguna jalan lain, termasuk pengendara motor dan pejalan kaki.
Fitur keselamatan standar yang lengkap
Pencapaian tersebut ditopang oleh sederet fitur keselamatan standar yang sudah disematkan pada JETOUR T1. Daftarnya mencakup 6 airbags, Electronic Stability Control (ESC), Anti-lock Braking System (ABS), seatbelt reminder depan dan belakang, Rear Seat Detection, Child Presence Detection, ISOFIX, Blind Spot Detection, dan Pedestrian Protection.
Kelengkapan ini membuat JETOUR T1 tampil sebagai SUV yang dirancang untuk kebutuhan harian sekaligus perjalanan keluarga. Di sisi lain, fitur-fitur itu juga menunjukkan bahwa aspek perlindungan mendapat perhatian serius sejak tahap pengembangan.
Tambahan ADAS untuk bantuan berkendara
JETOUR T1 juga dibekali teknologi Advanced Driver Assistance System atau ADAS. Teknologi ini menghadirkan fitur seperti Autonomous Emergency Braking (AEB), Lane Departure Warning (LDW), Forward Collision Warning (FCW), Lane Keep Assist (LKA), dan Auto High Beam (AHB).
Kehadiran ADAS memperkuat posisi JETOUR T1 sebagai SUV yang mengikuti tuntutan mobilitas modern. Fitur-fitur tersebut membantu meningkatkan kewaspadaan pengemudi saat melintas di jalan perkotaan maupun saat menempuh perjalanan jarak jauh.
Caroline Ling, President Director PT JETOUR Sales Indonesia, menegaskan bahwa keselamatan menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan seluruh lini kendaraan JETOUR. Ia menyebut raihan bintang lima ASEAN NCAP untuk JETOUR T1 sebagai bukti bahwa produk JETOUR tidak hanya mendukung kenyamanan dan petualangan, tetapi juga perlindungan maksimal bagi pengguna.
Respons pasar dan posisi global JETOUR
Di luar hasil uji keselamatan, JETOUR T1 juga mencatat performa pasar yang kuat. Sejak diluncurkan, model ini telah membukukan penjualan 169.831 unit, yang menunjukkan tingginya minat konsumen pada SUV dengan kombinasi desain modern, teknologi, dan perlindungan.
Pencapaian tersebut ikut menguatkan posisi JETOUR sebagai merek otomotif global yang berkembang pesat. Perusahaan yang berdiri pada 2018 itu mengusung strategi “Travel+” untuk menghadirkan kendaraan yang mendukung gaya hidup aktif dan petualangan keluarga modern.
Dalam delapan tahun, JETOUR telah hadir di lebih dari 100 negara dan wilayah. Total penjualan globalnya juga telah melampaui 2,26 juta unit, dengan ekspor menjangkau lebih dari 50 negara di Timur Tengah, Afrika, Amerika Tengah, Amerika Selatan, Asia Pasifik, dan Commonwealth of Independent States atau CIS.
Di Indonesia, JETOUR sudah memperkenalkan beberapa model seperti JETOUR T2, JETOUR DASHING, dan JETOUR X70 Plus. Dengan raihan lima bintang ASEAN NCAP untuk JETOUR T1, merek ini semakin menegaskan fokusnya pada kendaraan yang aman, modern, dan relevan untuk kebutuhan keluarga Indonesia.
