JETOUR G700 dan T2 i-DM Diuji di Lintasan Ekstrem, Hybrid Ini Tunjukkan Dua Karakter Berbeda

JETOUR menguji dua SUV hybrid andalannya di lintasan ekstrem di Beijing pada 13 Mei 2026. Uji ini menjadi panggung pembuktian bagi G700 dan T2 i-DM untuk menunjukkan karakter yang berbeda, dari performa off-road berat hingga fleksibilitas penggunaan harian.

Sorotan utama mengarah ke JETOUR G700 yang tampil agresif di jalur berat dan genangan air. Di sisi lain, JETOUR T2 i-DM menonjol lewat kombinasi efisiensi mesin hybrid, tenaga besar, dan teknologi kabin yang mendukung mobilitas beragam.

Menurut Marketing Director PT JETOUR Sales Indonesia Moch Ranggy Radiansyah, sesi test drive ini dirancang agar inovasi JETOUR bisa dirasakan langsung. Langkah tersebut juga disebut sebagai bagian dari komitmen merek dalam menghadirkan pengalaman Travel+ yang menggabungkan teknologi, performa, dan gaya hidup dalam satu perjalanan.

Pendekatan itu terlihat dari cara JETOUR menyiapkan dua model dengan peran yang tidak sama. G700 diarahkan untuk medan ekstrem, sementara T2 i-DM ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan efisien namun tetap bertenaga.

G700 unjuk kemampuan di medan berat

JETOUR G700 hadir sebagai All-Terrain Premium Hybrid Off-road SUV. Model ini membawa perpaduan desain tangguh dan kabin yang menekankan kenyamanan.

Di dalam kabin, G700 dibekali sistem audio Lexicon dan fitur pijat delapan titik pada kursi. Paket ini menunjukkan bahwa kemampuan off-road tidak datang dengan mengorbankan sisi premium.

Dalam pengujian performa, G700 mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km per jam dalam 4,6 detik. Catatan ini menegaskan bahwa SUV tersebut tidak hanya kuat di lintasan berat, tetapi juga responsif saat membutuhkan tenaga instan.

Kemampuan lainnya terlihat saat mobil melintasi genangan air setinggi 970 mm. Angka itu menjadi salah satu indikator penting untuk menunjukkan kesiapan kendaraan menghadapi kondisi jalan yang sulit.

Keunggulan teknis G700 ditopang oleh GAIA Architecture. JETOUR juga membekali model ini dengan sistem tiga differential lock untuk menjaga traksi tetap maksimal di medan berat.

Kombinasi struktur dan sistem penggerak itu membuat G700 diposisikan sebagai model yang fokus pada daya jelajah. Dalam konteks pengujian ekstrem, unsur ini menjadi pembeda utama saat kendaraan harus tetap stabil dan bergerak di permukaan yang menantang.

T2 i-DM fokus pada efisiensi dan fleksibilitas

Jika G700 menekankan ketangguhan, JETOUR T2 i-DM hadir dengan pendekatan yang lebih serbaguna. SUV Plug-in Hybrid ini dirancang untuk memadukan efisiensi dengan tenaga yang tetap besar.

T2 i-DM menggunakan mesin hybrid 1.5TD-3DHT. Sistem tersebut menghasilkan tenaga 280 kW dan torsi 610 Nm, angka yang menunjukkan bahwa efisiensi tidak berarti mengorbankan performa.

Di area kabin, JETOUR menyematkan Snapdragon 8155 Smart Chip dan layar kontrol 15,6 inci. Kehadiran teknologi ini memperkuat kesan modern sekaligus mendukung pengalaman berkendara yang lebih terhubung.

T2 i-DM juga membawa panoramic imaging 540 derajat. Fitur ini membantu visibilitas pengguna saat bermanuver di berbagai situasi, termasuk area sempit atau medan yang memerlukan pemantauan lebih detail.

Fitur suplai daya eksternal 3.3 kW turut menambah nilai fungsional kendaraan ini. Kehadiran sistem tersebut memperluas skenario penggunaan, terutama untuk perjalanan yang membutuhkan dukungan daya di luar kendaraan.

Dengan paket itu, T2 i-DM diposisikan sebagai SUV hybrid yang tidak hanya efisien, tetapi juga adaptif. Karakter ini membuatnya relevan untuk kebutuhan perjalanan yang berubah-ubah, dari rutinitas harian hingga aktivitas eksplorasi.

Dua karakter, satu strategi

Ranggy menyebut pengalaman ini dimaksudkan untuk menunjukkan perbedaan karakter yang kuat dari masing-masing model. Menurut dia, G700 dirancang untuk menghadapi medan ekstrem dengan performa maksimal, sedangkan T2 i-DM menawarkan fleksibilitas dan efisiensi untuk berbagai kebutuhan perjalanan.

Ia juga menilai keduanya relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia. Relevansi itu mencakup penggunaan harian maupun kebutuhan eksplorasi, dua pola penggunaan yang kini sama-sama dicari di segmen SUV.

Melalui pengujian di lintasan ekstrem, JETOUR tidak hanya menampilkan daftar fitur di atas kertas. Merek ini berupaya memperlihatkan bagaimana teknologi, sistem penggerak, efisiensi hybrid, dan kenyamanan kabin bekerja dalam situasi nyata.

Hasilnya, G700 dan T2 i-DM tampil sebagai dua interpretasi berbeda dari SUV hybrid modern. Satu menonjol lewat kemampuan menaklukkan rintangan berat, sementara yang lain mengedepankan tenaga, efisiensi, dan teknologi pintar untuk kebutuhan perjalanan yang lebih luas.

Source: www.suara.com
Exit mobile version