Suzuki akhirnya memperkenalkan Burgman 150 untuk debut global, dan langkah itu bukan dilakukan di Indonesia. Kolombia justru dipilih sebagai panggung pertama untuk skuter premium 150 cc yang diposisikan menantang Yamaha NMax dan Honda PCX.
Kabar ini langsung menarik perhatian karena selama ini banyak yang menilai Suzuki belum serius masuk ke persaingan skuter premium. Di tengah dominasi dua nama besar di kelas tersebut, kehadiran Burgman 150 memberi sinyal baru dari pabrikan asal Jepang itu.
Secara produk, Burgman 150 yang meluncur di Kolombia berbeda jauh dari Burgman Street 125 EX yang sudah lebih dulu dijual di Indonesia. Model baru ini hadir sebagai skuter gambot dengan pendekatan desain yang lebih elegan dan premium.
Suzuki tetap mempertahankan ciri khas keluarga Burgman yang menonjolkan kenyamanan. Hal itu terlihat dari pijakan kaki yang luas, jok lebar, serta kapasitas bagasi besar karena posisi tangki ditempatkan di tengah dek.
Dari sisi tampilan, bodinya terlihat lebar dan gagah dengan garis desain yang mengalir. Area depan dibuat cukup unik lewat susunan lampu ganda dengan satu lampu tunggal yang berada tepat di tengah.
Kemunculan model ini sebenarnya bukan benar-benar tanpa jejak. Sebelumnya, basis Burgman 150 sudah lebih dulu muncul di Cina, namun hanya untuk kebutuhan pasar lokal.
Model di Cina itu menggunakan basis Haojue UFR150. Haojue sendiri merupakan partner Suzuki di Cina untuk merakit motor-motornya.
Mesin dan performa
Untuk urusan dapur pacu, Suzuki membekali Burgman 150 dengan mesin 4-tak satu silinder berpendingin cairan. Kapasitasnya 149 cc dengan tenaga maksimum 14,4 dk pada 8.500 rpm dan torsi 14,2 Nm pada 6.500 rpm.
Seluruh tenaga itu disalurkan ke roda melalui transmisi otomatis CVT. Kombinasi tersebut menempatkan Burgman 150 sebagai skuter yang disiapkan untuk kebutuhan mobilitas harian dengan karakter berkendara praktis.
Fitur yang dibawa
Suzuki juga memberi perhatian besar pada fitur. Sistem pencahayaan sudah mengandalkan full LED untuk menunjang visibilitas sekaligus memperkuat kesan modern.
Panel instrumennya memakai layar digital TFT. Fitur ini dilengkapi navigasi Turn by Turn dan konektivitas handphone, yang menambah nilai praktis untuk penggunaan harian.
Fitur lain yang tersedia meliputi soket USB dan sistem keyless. Di sektor keselamatan, motor ini memakai rem cakram ganda dengan opsi Anti-lock Braking System dan Traction Control System pada varian premium.
Paket fitur tersebut membuat Burgman 150 tampil cukup kompetitif di kelasnya. Suzuki terlihat tidak sekadar menghadirkan skuter 150 cc biasa, tetapi mencoba menyusun paket produk yang lebih lengkap.
Dimensi dan aspek fungsional
Sebagai skuter yang mengutamakan kenyamanan, detail penunjang lain juga cukup menonjol. Tangkinya memiliki kapasitas 8 liter, sementara ruang bagasinya mencapai 25 liter.
Tinggi jok tercatat 760 mm. Ukuran ini berpotensi membantu akses pengendara saat naik dan turun motor, sekaligus mendukung karakter skuter premium yang nyaman dipakai harian.
Suzuki juga memakai pelek berukuran 14 inci di depan dan belakang. Pemilihan ukuran roda yang seragam ini menjadi bagian dari paket desain dan proporsi khas skuter gambot modern.
Jika dilihat secara keseluruhan, Burgman 150 menawarkan kombinasi desain premium, posisi duduk nyaman, fitur modern, dan mesin 149 cc berpendingin cairan. Formula itu membuatnya langsung relevan dalam pembicaraan pasar skuter premium global.
Bagi pasar Indonesia, debut global di Kolombia juga memunculkan pertanyaan baru. Banyak perhatian kini tertuju pada kemungkinan kapan PT Suzuki Indomobil Sales akan membawa model ini ke pasar domestik.
Source: kabaroto.com






