20 Mesin Jerman Terhebat Sepanjang Masa, Dari Legenda Perlombaan hingga Monster 103.000 bhp

Dari mesin paling sederhana hingga unit balap yang nyaris tak masuk akal besar dan kuat, Jerman membangun reputasi mesin yang sulit disaingi. Dalam hampir 140 tahun, daftar itu mencakup mesin harian yang efektif, mesin teknologi tinggi, sampai raksasa berdaya luar biasa yang mengubah sejarah otomotif.

Bila dilihat dari pengaruhnya, tidak semua mesin legendaris itu harus paling bertenaga. Sebagian justru penting karena membuka jalan baru, seperti mesin yang mengantar mobil pertama, mempopulerkan penggerak baru, atau mendefinisikan ulang kemampuan mesin produksi.

Awal dari semuanya

Benz Patent Motorwagen memakai mesin satu silinder buatan Karl Benz pada 1885. Secara angka, mesin 954cc itu tidak mengesankan karena tidak mampu menghasilkan 1bhp, tetapi unit inilah yang dipasang pada Patent Motorwagen yang luas dianggap sebagai mobil pertama di dunia.

Benz kemudian mengembangkan versi yang lebih kuat dengan output hingga 2bhp. Sederhana, tetapi mesin itu menjadi fondasi dari salah satu lompatan terbesar dalam sejarah transportasi.

Di sisi lain, Blitzen Benz menunjukkan sisi ekstrem lain dari era awal. Mobil ini memakai mesin empat silinder setidaknya 12 liter, lalu Benz membuat versi 21,5 liter untuk mobil yang dijuluki Blitzen atau “thunder” Benz.

Mesin itu membantu target 200km/h atau 124mph tercapai dalam upaya Land Speed Record pada 1909. Bob Burman kemudian mencatat lari 142mph yang tidak dilakukan dalam regulasi LSR, tetapi saat itu ia mencapai kecepatan tertinggi yang pernah dicapai kendaraan apa pun, termasuk pesawat.

Era balap yang brutal

Auto Union V16 menjadi simbol kegilaan performa Grand Prix pada 1930-an. Mesin rancangan Porsche ini bukan tipe yang suka putaran tinggi karena tidak pernah dibawa sampai 6000rpm, tetapi torsinya sangat besar dan tenaganya brutal.

Versi terakhirnya, yang dibuat khusus untuk rekor kecepatan, berkapasitas 6,3 liter dan menghasilkan 545bhp. Setelah aturan berubah pada 1938, Auto Union harus beralih ke V12 3,0 liter untuk balap Grand Prix.

Mercedes juga punya peran besar pada periode yang sama lewat DB603. Mesin V12 44,5 liter ini menghasilkan sekitar 3000bhp untuk Mercedes T80 yang disiapkan mengejar Land Speed Record, meski proyek itu akhirnya ditinggalkan ketika target kecepatan sudah tertinggal 21mph dari rekor yang baru.

Teknologi yang mengubah sport

Audi R10 TDI menantang anggapan lama tentang mesin diesel di lintasan. Mesin diesel V12 5,5 liter twin-turbo itu debut di R10 TDI sports racing car pada 2006 dan langsung menang di Le Mans 24 Hours, Sebring 12 Hours, serta kelas LMP1 American Le Mans Series pada tahun yang sama.

Audi mengulang kemenangan Le Mans dan ALMS pada 2007 dan 2008 sebelum R10 digantikan R15 TDI. Keberhasilan itu memperlihatkan kemampuan Volkswagen Group dalam mengolah diesel, meski warisan balap TDI disebut meninggalkan jejak yang rumit.

Audi R5 juga layak masuk daftar karena pengaruhnya di reli. Keluarga mesin lima silinder ini dipakai di banyak Audi dan beberapa Volkswagen, dan versi 2,1 liter turbo yang dipasang pada Audi Quattro sejak 1980 menjadi yang paling terkenal.

Mesin itu membantu Audi mendominasi reli internasional pada awal 1980-an. Peran four-wheel drive yang ditanggapi serius oleh Audi di sport itu membuat tenaganya bisa disalurkan tanpa masalah traksi besar di jalan kerikil.

Mesin jalan raya yang jadi ikon

BMW M20 dikenal lewat karakter halusnya. Mesin straight-six ini hadir pada 3 Series dan 5 Series sejak 1977 sebagai unit 2,0 liter, lalu berkembang hingga 2,7 liter dan juga sempat menggerakkan BMW M1 roadster dalam bentuk 2,5 liter.

BMW S14 mengambil arah berbeda dengan putaran tinggi dan fokus motorsport. Mesin empat silinder ini dipakai pada BMW M3 generasi pertama, hadir sebagai 2,3 liter untuk mobil jalan raya dan kemudian membesar menjadi 2,5 liter, sementara untuk balap sering diperkecil lagi menjadi 2,0 liter agar sesuai regulasi.

Suara S14 yang dituning membuat M3 sangat dramatis di reli. Namun, keberhasilan terbesar justru datang di sirkuit, dengan kemenangan di Australian, British, German, Italian, European, dan World Touring Car Championships.

Mercedes M139 membawa performa empat silinder ke level modern. Mesin dua liter turbo empat silinder ini dipasang pada Mercedes-AMG A 45, CLA 45, dan GLA 45, dengan output 382bhp atau 416bhp, dan versi terkuatnya disebut sebagai mesin empat silinder produksi paling bertenaga.

Mercedes M156 punya nilai historis tersendiri karena menjadi mesin pertama yang benar-benar dirancang dari nol oleh AMG. Mesin V8 hampir 6,2 liter itu dipakai pada model-model seperti E 63 AMG dan bahkan versi performa tinggi R-Class MPV, dengan tenaga hingga 518bhp.

Mercedes M196 juga penting di level balap klasik. Mesin straight-eight 2,5 liter ini dibuat untuk W196 Grand Prix dan diperbesar menjadi 2,9 liter untuk 300 SLR, lengkap dengan direct fuel injection dan desmodromic valves.

Dari Porsche hingga Volkswagen Group

Porsche flat-six lahir dari evolusi desain flat-four berpendingin udara untuk Volkswagen, lalu dipanjangkan menjadi enam silinder untuk 911. Perubahan paling penting datang pada 1997 saat water cooling diperkenalkan, setelah 911 lebih dulu hadir selama 30 tahun.

Volkswagen EA827 menjadi salah satu mesin paling luas pengaruhnya di grup itu. Mesin ini debut di Audi 80 pada 1972, tersedia dalam kapasitas 1,3 hingga 2,0 liter, lalu dipakai di banyak VW, Audi, SEAT, dan Skoda, termasuk Golf GTI generasi pertama.

Volkswagen Type 1 bahkan lebih panjang usianya. Mesin ini dipakai sepanjang hidup Volkswagen Beetle dari 1938 sampai 2003, juga pada Type 2, Type 3 saloon, Karmann Ghia, dan banyak pesawat ringan, dengan kapasitas dari 985cc sampai 1,6 liter.

Volkswagen W8 menunjukkan eksperimen teknis yang langka. Mesin 4,0 liter ini menghasilkan hingga 271bhp, hanya pernah dipakai pada model produksi Passat, dan tidak punya penerus sampai sekarang.

Di sisi yang paling ekstrem, Bugatti W16 menutup daftar dengan cara paling mencolok. Mesin quad-turbo 8,0 liter itu menggabungkan dua V8 narrow-angle 4,0 liter pada satu crankcase, sempat tampil di concept car Audi Rosemeyer dan Bentley Hunaudieres, lalu masuk produksi lewat Bugatti Veyron sebelum tenaganya dinaikkan menjadi 1479bhp pada Chiron.

Berita Terkait

Back to top button